<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga BBM Naik, Antrean di SPBU Puncak Bogor Mengular Buntut Gunakan Barcode</title><description>Pemerrintah mengumumkan harga kenaikan bahan bakar minyak (BBM) pada hari ini, Sabtu (3/9/2022) sejak pukul 14.30 WIB.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/03/338/2660317/harga-bbm-naik-antrean-di-spbu-puncak-bogor-mengular-buntut-gunakan-barcode</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/03/338/2660317/harga-bbm-naik-antrean-di-spbu-puncak-bogor-mengular-buntut-gunakan-barcode"/><item><title>Harga BBM Naik, Antrean di SPBU Puncak Bogor Mengular Buntut Gunakan Barcode</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/03/338/2660317/harga-bbm-naik-antrean-di-spbu-puncak-bogor-mengular-buntut-gunakan-barcode</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/03/338/2660317/harga-bbm-naik-antrean-di-spbu-puncak-bogor-mengular-buntut-gunakan-barcode</guid><pubDate>Sabtu 03 September 2022 22:18 WIB</pubDate><dc:creator>Wildan Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/03/338/2660317/harga-bbm-naik-antrean-di-spbu-puncak-bogor-mengular-buntut-gunakan-barcode-93f8hlFHnX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Antrean di SPBU kawasan Megamendung, Puncak, Bogor (Foto: Wildan Hidayat)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/03/338/2660317/harga-bbm-naik-antrean-di-spbu-puncak-bogor-mengular-buntut-gunakan-barcode-93f8hlFHnX.jpg</image><title>Antrean di SPBU kawasan Megamendung, Puncak, Bogor (Foto: Wildan Hidayat)</title></images><description>BOGOR - Pemerrintah mengumumkan harga kenaikan bahan bakar minyak (BBM) pada hari ini, Sabtu (3/9/2022) sejak pukul 14.30 WIB. Salah satunya, harga Pertalite naik menjadi Rp10 ribu per liter.&amp;nbsp;
Selain harga naik, pihak Pertamina memberlakukan sistem barcode yang mempersulit petugas untuk melakukan transaksi. Akibatnya, antrean pembeli BBM pun mengular.
BACA JUGA:Harga BBM Naik, Mahasiswa Demo Bakar Ban dan Blokade Jalan di Makassar

Antrean panjang mengular di sejumlah SPBU di Kabupaten Bogor dan seperti terlihat di SPBU Megamendung kawasan wisata Puncak, Bogor. Ratusan kendaraan memadati SPBU.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8wMy80LzE1MjgwMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui kenaikan harga BBM membuat masyarakat kebingungan. Terlebih, pihak Pertamina memberlakukan sistem barcode, yakni transaksi melalui sistem aplikasi yang telah disediakan pihak Pertamina. Untuk mengisi BBM, petugas harus menulis nominal dalam mesin EDC.

Wahyu, salah satu pembeli BBM Pertalite mengatakan, dirinya pasrah dengan harga kenaikan BBM dan sistem baru ini. Selain pembeli, pihak petugas, Adit juga mengaku kesulitan.
BACA JUGA:Antisipasi Panic Buying Usai Kenaikan Harga BBM, Polisi Jaga 15 SPBU di Gunung Putri Bogor&amp;nbsp;
Kenaikan harga BBM yang merasakan dampaknya masyarakat, terutama kalangan bawah. Kenaikannya sendiri dari semula harga Pertalite Rp7.650 kini naik menjadi Rp10 ribu per liter.

Diketahui, hari ini pemerrintah resmi menaikkan harga BBM. Bukan hanya Pertalite, kenaikan juga pada Pertamax naik menjadi Rp14.500 per liter dari harga sebelumnya, Rp12.500 per liter. Solar naik menjadi Rp6.800 dari harga sebelumnya, Rp5.150 per liter.

</description><content:encoded>BOGOR - Pemerrintah mengumumkan harga kenaikan bahan bakar minyak (BBM) pada hari ini, Sabtu (3/9/2022) sejak pukul 14.30 WIB. Salah satunya, harga Pertalite naik menjadi Rp10 ribu per liter.&amp;nbsp;
Selain harga naik, pihak Pertamina memberlakukan sistem barcode yang mempersulit petugas untuk melakukan transaksi. Akibatnya, antrean pembeli BBM pun mengular.
BACA JUGA:Harga BBM Naik, Mahasiswa Demo Bakar Ban dan Blokade Jalan di Makassar

Antrean panjang mengular di sejumlah SPBU di Kabupaten Bogor dan seperti terlihat di SPBU Megamendung kawasan wisata Puncak, Bogor. Ratusan kendaraan memadati SPBU.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8wMy80LzE1MjgwMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui kenaikan harga BBM membuat masyarakat kebingungan. Terlebih, pihak Pertamina memberlakukan sistem barcode, yakni transaksi melalui sistem aplikasi yang telah disediakan pihak Pertamina. Untuk mengisi BBM, petugas harus menulis nominal dalam mesin EDC.

Wahyu, salah satu pembeli BBM Pertalite mengatakan, dirinya pasrah dengan harga kenaikan BBM dan sistem baru ini. Selain pembeli, pihak petugas, Adit juga mengaku kesulitan.
BACA JUGA:Antisipasi Panic Buying Usai Kenaikan Harga BBM, Polisi Jaga 15 SPBU di Gunung Putri Bogor&amp;nbsp;
Kenaikan harga BBM yang merasakan dampaknya masyarakat, terutama kalangan bawah. Kenaikannya sendiri dari semula harga Pertalite Rp7.650 kini naik menjadi Rp10 ribu per liter.

Diketahui, hari ini pemerrintah resmi menaikkan harga BBM. Bukan hanya Pertalite, kenaikan juga pada Pertamax naik menjadi Rp14.500 per liter dari harga sebelumnya, Rp12.500 per liter. Solar naik menjadi Rp6.800 dari harga sebelumnya, Rp5.150 per liter.

</content:encoded></item></channel></rss>
