<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gabung Bersama Buruh, Massa HMI Gelar Unjuk Rasa Tolak Kenaikan Harga BBM di DPR</title><description>Setidaknya ada sekitar 100 anggota HMI berunjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) itu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/06/337/2661944/gabung-bersama-buruh-massa-hmi-gelar-unjuk-rasa-tolak-kenaikan-harga-bbm-di-dpr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/06/337/2661944/gabung-bersama-buruh-massa-hmi-gelar-unjuk-rasa-tolak-kenaikan-harga-bbm-di-dpr"/><item><title>Gabung Bersama Buruh, Massa HMI Gelar Unjuk Rasa Tolak Kenaikan Harga BBM di DPR</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/06/337/2661944/gabung-bersama-buruh-massa-hmi-gelar-unjuk-rasa-tolak-kenaikan-harga-bbm-di-dpr</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/06/337/2661944/gabung-bersama-buruh-massa-hmi-gelar-unjuk-rasa-tolak-kenaikan-harga-bbm-di-dpr</guid><pubDate>Selasa 06 September 2022 15:01 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/06/337/2661944/gabung-bersama-buruh-massa-hmi-gelar-unjuk-rasa-tolak-kenaikan-harga-bbm-di-dpr-xv75RHVCSw.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Demo tolak kenaikan harga BBM (Foto; MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/06/337/2661944/gabung-bersama-buruh-massa-hmi-gelar-unjuk-rasa-tolak-kenaikan-harga-bbm-di-dpr-xv75RHVCSw.JPG</image><title>Demo tolak kenaikan harga BBM (Foto; MPI)</title></images><description>JAKARTA - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) turut serta dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (6/9/2022). Setidaknya ada sekitar 100 anggota HMI berunjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) itu.

Dari pantauan MNC Portal di lapangan, massa HMI tiba di gerbang utama DPR RI tiba sekitar pukul 14.40 WIB. Dipandu dengan orator dari mobil komando, ratusan massa HMI itu berjalan ke arah gerbang utama DPR RI.

Dari pantauan, anggota HMI yang turun ke jalan memakai ikat kepala bewarna hijau. Sejumlah bendera HMI juga dikibarkan dari atas mobil komando.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8wNi8xLzE1Mjg5Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Setiba di depan gerbang utama DPR RI, ratusan anggota HMI itu langsung berbaur dalam para buruh yang juga menggelar aksi unjuk rasa.

Sementara itu, arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto mulai terpantau padat. Petugas kepolisian yang telah disigakan, turut mengatur arus lalu ljntas agar tidak terjadi kemacetan.

BACA JUGA:Massa Aksi Buruh Bubarkan Diri, Lalu Lintas Jalan Gatot Subroto Arah Slipi Padat

Sebelumnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan aksi unjuk rasa buruh turut digelar di 34 provinsi. Dari jumlah itu, sudah ada 20 provinsi yang mengonfirmasi kegiatan unjuk rasa.

Said berkata, sejumlah provinsi belum bisa menginfirmasi kegiatan demonstrasi lantaran faktor keamanan, seperti di daerah Papua dan Papua barat.

&quot;Pada hari ini untuk Jabodetabek dipusatkan di DPR RI, konfirmasi sekitar 2000 massa akan hadir di DPR RI,&quot; terang Said di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (6/9/2022).
&quot;Sedangkan di provinsi lain, di depan kantor gubernur masing masing,&quot; terang Said.

Dalam aksi unjuk rasa itu, kata Iqbal, terdqoat tiga tuntutan. Pertama, menolak kenaikan harga BBM. Kedua, menolak pembahasan Omnibuslaw UU Cipta Kerja. Ketiga, naikan upah minimum tahun 2023 sebesar 10% hingga 13%.

&quot;Itu lah tiga tuntutan. Yang paling kami tekankan adalah meminta pemerintah RI untuk membatalkan tentang kenaikan harga BBM,&quot; tegasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) turut serta dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (6/9/2022). Setidaknya ada sekitar 100 anggota HMI berunjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) itu.

Dari pantauan MNC Portal di lapangan, massa HMI tiba di gerbang utama DPR RI tiba sekitar pukul 14.40 WIB. Dipandu dengan orator dari mobil komando, ratusan massa HMI itu berjalan ke arah gerbang utama DPR RI.

Dari pantauan, anggota HMI yang turun ke jalan memakai ikat kepala bewarna hijau. Sejumlah bendera HMI juga dikibarkan dari atas mobil komando.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8wNi8xLzE1Mjg5Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Setiba di depan gerbang utama DPR RI, ratusan anggota HMI itu langsung berbaur dalam para buruh yang juga menggelar aksi unjuk rasa.

Sementara itu, arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto mulai terpantau padat. Petugas kepolisian yang telah disigakan, turut mengatur arus lalu ljntas agar tidak terjadi kemacetan.

BACA JUGA:Massa Aksi Buruh Bubarkan Diri, Lalu Lintas Jalan Gatot Subroto Arah Slipi Padat

Sebelumnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan aksi unjuk rasa buruh turut digelar di 34 provinsi. Dari jumlah itu, sudah ada 20 provinsi yang mengonfirmasi kegiatan unjuk rasa.

Said berkata, sejumlah provinsi belum bisa menginfirmasi kegiatan demonstrasi lantaran faktor keamanan, seperti di daerah Papua dan Papua barat.

&quot;Pada hari ini untuk Jabodetabek dipusatkan di DPR RI, konfirmasi sekitar 2000 massa akan hadir di DPR RI,&quot; terang Said di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (6/9/2022).
&quot;Sedangkan di provinsi lain, di depan kantor gubernur masing masing,&quot; terang Said.

Dalam aksi unjuk rasa itu, kata Iqbal, terdqoat tiga tuntutan. Pertama, menolak kenaikan harga BBM. Kedua, menolak pembahasan Omnibuslaw UU Cipta Kerja. Ketiga, naikan upah minimum tahun 2023 sebesar 10% hingga 13%.

&quot;Itu lah tiga tuntutan. Yang paling kami tekankan adalah meminta pemerintah RI untuk membatalkan tentang kenaikan harga BBM,&quot; tegasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
