<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Andika Perkasa Blak-blakan soal Isu Tak Harmonis dengan Dudung karena Gagal Masuk Akmil</title><description>Jenderal yang malang melintang di Korps baret merah Kopassus ini akhirnya mengungkapkan hubungannya dengan Dudung.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/06/337/2661957/andika-perkasa-blak-blakan-soal-isu-tak-harmonis-dengan-dudung-karena-gagal-masuk-akmil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/06/337/2661957/andika-perkasa-blak-blakan-soal-isu-tak-harmonis-dengan-dudung-karena-gagal-masuk-akmil"/><item><title>Andika Perkasa Blak-blakan soal Isu Tak Harmonis dengan Dudung karena Gagal Masuk Akmil</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/06/337/2661957/andika-perkasa-blak-blakan-soal-isu-tak-harmonis-dengan-dudung-karena-gagal-masuk-akmil</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/06/337/2661957/andika-perkasa-blak-blakan-soal-isu-tak-harmonis-dengan-dudung-karena-gagal-masuk-akmil</guid><pubDate>Selasa 06 September 2022 15:17 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/06/337/2661957/andika-perkasa-blak-blakan-soal-isu-tak-harmonis-dengan-dudung-karena-gagal-masuk-akmil-fqcmlbicGP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jenderal Dudung dan Jenderal Andika Perkasa </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/06/337/2661957/andika-perkasa-blak-blakan-soal-isu-tak-harmonis-dengan-dudung-karena-gagal-masuk-akmil-fqcmlbicGP.jpg</image><title>Jenderal Dudung dan Jenderal Andika Perkasa </title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dikabarkan sedang tidak harmonis dengan Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman.
Bahkan, Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI-P Effendi Simbolon menyinggung hubungan kedua jenderal bintang empat dari matra TNI AD tersebut saat rapat Komisi I DPR, Senayan, Jakarta, Selasa 6/ September 2022.
(Baca juga: Akhirnya Jenderal Dudung Angkat Bicara soal Hubungannya dengan Panglima TNI)
&quot;Ini semua menjadi rahasia umum, Pak. Rahasia umum, Jenderal Andika. Di mana ada Jenderal Andika, tidak ada KSAD. Jenderal Andika membuat Super Garuda Shield, tidak ada KSAD di situ,&quot; ujar Effendi.
Politikus PDIP itu menyebut,  Andika dan Dudung dapat merusak tatanan hubungan di TNI. &quot;Ego Bapak berdua itu merusak tatanan hubungan junior dan senior di TNI,&quot;tegasnya.
Sekadar diketahui, Dudung tidak hadir di Komisi I karena alasan urgensi ke Lampung. Rapat Komisi I DPR itu sempat berjalan secara tertutup.
Rapat tersebut juga dihadiri KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo dan KSAL Yudo Margono. Sementara itu, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto diwakili oleh M Herindra dan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman diwakili oleh Wakasad Letjen Agus Subiyanto.
Jenderal yang malang melintang di Korps baret merah Kopassus ini akhirnya mengungkapkan hubungannya dengan Dudung setelah mengikuti rapat.
Andika mengaku tak memiliki masalah dengan Dudung. Dia memastikan, kerjanya sebagai Panglima TNI sesuai dengan tugas dan aturan main. &quot;Jadi nggak ada yang berbeda, dan nggak ada yang kemudian melenceng dari tupoksi kita,&quot; kata Andika.
Sementara itu, terkait isu bahwa anak Dudung tidak lolos Akmil, Andika memastikan saat ini anak Dudung akan mengikuti pendidikan di Lembah Tidar. &amp;ldquo;Sekarang sudah masuk, sekarang sudah masuk, jadi bagian dari mereka yang diterima,&amp;rdquo; ujarnya.
Andika yang juga mantan KSAD ini meminta wartawan menanyakan langsung ke Dudung terkait rumor keduanya yang dikabarkan tidak harmonis. &amp;ldquo;Nah, itu ditanyakan langsung saja (ke Dudung),&amp;rdquo; singkatnya.

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menghubungi Komisi I DPR RI untuk menjawab rumor disharmoni dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Isu ini berhembus ketika Dudung tak hadir dalam rapat kerja (Raker) Senin kemarin.



Pernyataan Jenderal Dudung tersebut diungkapkan oleh Ketua Komisi I DPR, Meutya Hafid, Selasa (6/9/2022).



&quot;Dari KSAD usai rapat Jenderal Dudung sudah menghubungi kami juga menyatakan hal serupa. Beliau minta maaf tidak dapat hadir, menjelaskan ketidakhadirannya semata karena ada urgensi beliau harus berangkat ke Lampung,&quot; kata Meutya Hafid.



Meutya, menyebut bahwa dalam komunikasi itu, Jenderal Dudung menyatakan bahwa hubungannya dengan Jenderal Andika baik-baik saja.



&quot;Beliau menyampaikan hubungan dengan Panglima Andika baik baik saja dan dikala mana diperlukan penjelasan mengenai isu-isu aktual bersama Panglima TNI dan jajaran kepala staf dalam kesempatan berikutnya beliau akan hadir,&quot; ujarnya.



Politikus Golkar itu meminta isu disharmoni tidak lagi diperpanjang. Panglima TNI dan Kasad sudah memberikan klarifikasi. Isu ini perlu dihentikan agar tidak mempengaruhi prajurit.



&quot;Kalau hubungan terlalu pribadi kita tidak mengurus sampai terlalu detil ya, yang utama hubungan profesional keduanya berjalan baik. Panglima serta KSAD telah menjelaskan bahwa tidak ada masalah dari keduanya. Seluruh matra di TNI Insya Allah solid,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dikabarkan sedang tidak harmonis dengan Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman.
Bahkan, Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI-P Effendi Simbolon menyinggung hubungan kedua jenderal bintang empat dari matra TNI AD tersebut saat rapat Komisi I DPR, Senayan, Jakarta, Selasa 6/ September 2022.
(Baca juga: Akhirnya Jenderal Dudung Angkat Bicara soal Hubungannya dengan Panglima TNI)
&quot;Ini semua menjadi rahasia umum, Pak. Rahasia umum, Jenderal Andika. Di mana ada Jenderal Andika, tidak ada KSAD. Jenderal Andika membuat Super Garuda Shield, tidak ada KSAD di situ,&quot; ujar Effendi.
Politikus PDIP itu menyebut,  Andika dan Dudung dapat merusak tatanan hubungan di TNI. &quot;Ego Bapak berdua itu merusak tatanan hubungan junior dan senior di TNI,&quot;tegasnya.
Sekadar diketahui, Dudung tidak hadir di Komisi I karena alasan urgensi ke Lampung. Rapat Komisi I DPR itu sempat berjalan secara tertutup.
Rapat tersebut juga dihadiri KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo dan KSAL Yudo Margono. Sementara itu, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto diwakili oleh M Herindra dan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman diwakili oleh Wakasad Letjen Agus Subiyanto.
Jenderal yang malang melintang di Korps baret merah Kopassus ini akhirnya mengungkapkan hubungannya dengan Dudung setelah mengikuti rapat.
Andika mengaku tak memiliki masalah dengan Dudung. Dia memastikan, kerjanya sebagai Panglima TNI sesuai dengan tugas dan aturan main. &quot;Jadi nggak ada yang berbeda, dan nggak ada yang kemudian melenceng dari tupoksi kita,&quot; kata Andika.
Sementara itu, terkait isu bahwa anak Dudung tidak lolos Akmil, Andika memastikan saat ini anak Dudung akan mengikuti pendidikan di Lembah Tidar. &amp;ldquo;Sekarang sudah masuk, sekarang sudah masuk, jadi bagian dari mereka yang diterima,&amp;rdquo; ujarnya.
Andika yang juga mantan KSAD ini meminta wartawan menanyakan langsung ke Dudung terkait rumor keduanya yang dikabarkan tidak harmonis. &amp;ldquo;Nah, itu ditanyakan langsung saja (ke Dudung),&amp;rdquo; singkatnya.

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menghubungi Komisi I DPR RI untuk menjawab rumor disharmoni dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Isu ini berhembus ketika Dudung tak hadir dalam rapat kerja (Raker) Senin kemarin.



Pernyataan Jenderal Dudung tersebut diungkapkan oleh Ketua Komisi I DPR, Meutya Hafid, Selasa (6/9/2022).



&quot;Dari KSAD usai rapat Jenderal Dudung sudah menghubungi kami juga menyatakan hal serupa. Beliau minta maaf tidak dapat hadir, menjelaskan ketidakhadirannya semata karena ada urgensi beliau harus berangkat ke Lampung,&quot; kata Meutya Hafid.



Meutya, menyebut bahwa dalam komunikasi itu, Jenderal Dudung menyatakan bahwa hubungannya dengan Jenderal Andika baik-baik saja.



&quot;Beliau menyampaikan hubungan dengan Panglima Andika baik baik saja dan dikala mana diperlukan penjelasan mengenai isu-isu aktual bersama Panglima TNI dan jajaran kepala staf dalam kesempatan berikutnya beliau akan hadir,&quot; ujarnya.



Politikus Golkar itu meminta isu disharmoni tidak lagi diperpanjang. Panglima TNI dan Kasad sudah memberikan klarifikasi. Isu ini perlu dihentikan agar tidak mempengaruhi prajurit.



&quot;Kalau hubungan terlalu pribadi kita tidak mengurus sampai terlalu detil ya, yang utama hubungan profesional keduanya berjalan baik. Panglima serta KSAD telah menjelaskan bahwa tidak ada masalah dari keduanya. Seluruh matra di TNI Insya Allah solid,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
