<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tepis Disharmonis dengan Jenderal Andika, KASAD Dudung: Saya Pergi Atas Perintah Panglima TNI   </title><description>Anggota Komisi I DPR RI, Effendi Simbolon dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) menyoroti hubungan Panglima TNI, Jenderal Andika&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/07/337/2662625/tepis-disharmonis-dengan-jenderal-andika-kasad-dudung-saya-pergi-atas-perintah-panglima-tni</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/07/337/2662625/tepis-disharmonis-dengan-jenderal-andika-kasad-dudung-saya-pergi-atas-perintah-panglima-tni"/><item><title>Tepis Disharmonis dengan Jenderal Andika, KASAD Dudung: Saya Pergi Atas Perintah Panglima TNI   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/07/337/2662625/tepis-disharmonis-dengan-jenderal-andika-kasad-dudung-saya-pergi-atas-perintah-panglima-tni</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/07/337/2662625/tepis-disharmonis-dengan-jenderal-andika-kasad-dudung-saya-pergi-atas-perintah-panglima-tni</guid><pubDate>Rabu 07 September 2022 13:26 WIB</pubDate><dc:creator>Bachtiar Rojab</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/07/337/2662625/tepis-disharmonis-dengan-jenderal-andika-kasad-dudung-saya-pergi-atas-perintah-panglima-tni-QePF8gMJUS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kasad TNI Jenderal Dudung Abdurachman (foto: dok MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/07/337/2662625/tepis-disharmonis-dengan-jenderal-andika-kasad-dudung-saya-pergi-atas-perintah-panglima-tni-QePF8gMJUS.jpg</image><title>Kasad TNI Jenderal Dudung Abdurachman (foto: dok MPI)</title></images><description>



JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI, Effendi Simbolon dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) menyoroti hubungan Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa dengan KSAD Dudung Abdurachman. Isu tersebut berhembus ketika Dudung tak hadir dalam rapat kerja (Raker) pada Senin 5 September 2022.

Menanggapi hal itu, Dudung mengatakan, Ia tidak memiliki masalah apapun dengan Panglima. Menurut Dudung, ketidakhadirannya di RDP adalah bagian dari menjalankan tugas yang diperintahkan oleh Andika sendiri.

&quot;Kemarin saya tidak hadir melaksanakan RDP itu salah satu perintah Panglima TNI untuk mengecek kesiapan Batalyon 143 yang akan berangkat ke daerah operasi. Saya sebagai pimpinan Angkatan Darat saya cek kesiapannya,&quot; ujar Dudung di Mabes TNI AD, Rabu (7/9/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Tepis Isu Tidak Harmonis dengan Panglima, KSAD Dudung: Perbedaan Pendapat Itu Biasa
Lebih lanjut, Dudung menuturkan, pengecekan tersebut dikarenakan nantinya pasukan Batalyon 143 beserta alat-alat lain akan digunakan langsung oleh Panglima saat bertolak ke Papua.

&quot;Karena nanti akan digunakan oleh Panglima TNI di Papua. Kita menyiapkan, kita membina, kita melatih sejauh mana kesiapan itu, nanti akan dipakai oleh Panglima karena Panglima sebagai pengguna,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Tepis Isu Tidak Harmonis dengan Panglima, KSAD Dudung: Perbedaan Pendapat Itu Biasa
&quot;Karena beberapa kali ditunda, saya cek dulu kesiapannya, latihannya bagaimana, kesiapan materiilnya bagaimana, itu lebih penting menurut saya,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>



JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI, Effendi Simbolon dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) menyoroti hubungan Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa dengan KSAD Dudung Abdurachman. Isu tersebut berhembus ketika Dudung tak hadir dalam rapat kerja (Raker) pada Senin 5 September 2022.

Menanggapi hal itu, Dudung mengatakan, Ia tidak memiliki masalah apapun dengan Panglima. Menurut Dudung, ketidakhadirannya di RDP adalah bagian dari menjalankan tugas yang diperintahkan oleh Andika sendiri.

&quot;Kemarin saya tidak hadir melaksanakan RDP itu salah satu perintah Panglima TNI untuk mengecek kesiapan Batalyon 143 yang akan berangkat ke daerah operasi. Saya sebagai pimpinan Angkatan Darat saya cek kesiapannya,&quot; ujar Dudung di Mabes TNI AD, Rabu (7/9/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Tepis Isu Tidak Harmonis dengan Panglima, KSAD Dudung: Perbedaan Pendapat Itu Biasa
Lebih lanjut, Dudung menuturkan, pengecekan tersebut dikarenakan nantinya pasukan Batalyon 143 beserta alat-alat lain akan digunakan langsung oleh Panglima saat bertolak ke Papua.

&quot;Karena nanti akan digunakan oleh Panglima TNI di Papua. Kita menyiapkan, kita membina, kita melatih sejauh mana kesiapan itu, nanti akan dipakai oleh Panglima karena Panglima sebagai pengguna,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Tepis Isu Tidak Harmonis dengan Panglima, KSAD Dudung: Perbedaan Pendapat Itu Biasa
&quot;Karena beberapa kali ditunda, saya cek dulu kesiapannya, latihannya bagaimana, kesiapan materiilnya bagaimana, itu lebih penting menurut saya,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
