<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Burhanuddin Sebut Pihaknya Punya Bukti Dugaan Intervensi Pencabutan Kuasanya dari Bharada E</title><description>Bukti itu berupa chat WhatsApp dari penyidik dan polisi berpangkat jenderal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/07/337/2662843/burhanuddin-sebut-pihaknya-punya-bukti-dugaan-intervensi-pencabutan-kuasanya-dari-bharada-e</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/07/337/2662843/burhanuddin-sebut-pihaknya-punya-bukti-dugaan-intervensi-pencabutan-kuasanya-dari-bharada-e"/><item><title>Burhanuddin Sebut Pihaknya Punya Bukti Dugaan Intervensi Pencabutan Kuasanya dari Bharada E</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/07/337/2662843/burhanuddin-sebut-pihaknya-punya-bukti-dugaan-intervensi-pencabutan-kuasanya-dari-bharada-e</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/07/337/2662843/burhanuddin-sebut-pihaknya-punya-bukti-dugaan-intervensi-pencabutan-kuasanya-dari-bharada-e</guid><pubDate>Rabu 07 September 2022 16:52 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/07/337/2662843/burhanuddin-sebut-pihaknya-punya-bukti-dugaan-intervensi-pencabutan-kuasanya-dari-bharada-e-yPU0Zv7urB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Burhanuddin dan Deolipa Yumara/ Foto: MPI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/07/337/2662843/burhanuddin-sebut-pihaknya-punya-bukti-dugaan-intervensi-pencabutan-kuasanya-dari-bharada-e-yPU0Zv7urB.jpg</image><title>Burhanuddin dan Deolipa Yumara/ Foto: MPI</title></images><description>

JAKARTA - Mantan pengacara Bharada E, Burhanuddin mengatakan, pihaknya memiliki bukti tentang adanya dugaan intervensi dalam pencabutannya sebagai kuasa hukum Bharada E. Bukti itu berupa chat WhatsApp dari penyidik dan polisi berpangkat jenderal.

BACA JUGA:Demo Mahasiswa Tolak Kenaikan Harga BBM Berlangsung di Patung Kuda, Ban Dibakar

&quot;Ada kan di Bang Olip (Deolipa Yumara), ada capture WA-nya dari penyidik minta mundur, jenderal yang minta mundur gitu kan ada, ini kan otomatis dengan adanya capture WA itu,&quot; ujarnya pada wartawan, Rabu (7/9/2022).



Menururnya, dugaan adanya intervensi tentang pencabutannya sebagai pengacara Bharada E lantaran selama pihaknya memberikan pendampingan, Bharada E terkesan nyaman. Misalnya saja saat pihaknya mendampingi Bharada E ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) hingga akhirnya dia diberikan perlindungan oleh LPSK.

BACA JUGA:TNI AL Pastikan Pesawat yang Jatuh Masih Layak Terbang

&quot;Jumatnya jadi perlindungan sementara, langsung keseluruhan keluarganya juga dilindungi, apanya lawyer gak kerja, kita kan kelihatan gitu, masyarakat juga lihat sudah pintar pas kita jadi lawyernya penyidikan jadi terang benderang, sudah kebuka,&quot; tuturnya.



Dia menilai, pihaknya selalu mementingkan kepentingan kliennya selama menjadi pengacara Bharada E. Di samping itu, terkait keterangan Bharada E yang disampaikan pihaknya ke publik, semua yang disampaikan itu bukan simpulan penyidikan, tapi perspektif Bharada E dan dinilai tak jadi persoalan.



&quot;Itu tak papa diungkap ke publik karena keterangan Bharada E ini masih harus diuji dengan keterangan saksi lainnya, kecuali kita ngomong ini hasil penyidikan, ini tak bisa. Namun, kalau kita ngomong keterangan persis Bharada E ini omongannya tidak ada tembak menembak, silahkan diuji dengan keterangan si Ricky, si kuat dan seterusnya,&quot; jelasnya.



Dia menambahkan, sejauh ini pihaknya terkadang ada panggilan gelap dari nomor tak dikenal, khususnya Deolipa. Namun, dia tak begitu mempersoalkannya.


Sedangkan terkait isu keluarga Bharada E tak nyaman saat pihaknya mendampingi Bharada E, Burhanuddin menambahkan, pihaknya tak pernah bertemu keluarga Bharada E. Sebabnya, saat hendak membuka skenario baru di kasus kematian Brigadir J, keluarga Bharada E telah dilindungi secara ketat oleh Bareskrim Polri sehingga tak bisa bertemu.</description><content:encoded>

JAKARTA - Mantan pengacara Bharada E, Burhanuddin mengatakan, pihaknya memiliki bukti tentang adanya dugaan intervensi dalam pencabutannya sebagai kuasa hukum Bharada E. Bukti itu berupa chat WhatsApp dari penyidik dan polisi berpangkat jenderal.

BACA JUGA:Demo Mahasiswa Tolak Kenaikan Harga BBM Berlangsung di Patung Kuda, Ban Dibakar

&quot;Ada kan di Bang Olip (Deolipa Yumara), ada capture WA-nya dari penyidik minta mundur, jenderal yang minta mundur gitu kan ada, ini kan otomatis dengan adanya capture WA itu,&quot; ujarnya pada wartawan, Rabu (7/9/2022).



Menururnya, dugaan adanya intervensi tentang pencabutannya sebagai pengacara Bharada E lantaran selama pihaknya memberikan pendampingan, Bharada E terkesan nyaman. Misalnya saja saat pihaknya mendampingi Bharada E ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) hingga akhirnya dia diberikan perlindungan oleh LPSK.

BACA JUGA:TNI AL Pastikan Pesawat yang Jatuh Masih Layak Terbang

&quot;Jumatnya jadi perlindungan sementara, langsung keseluruhan keluarganya juga dilindungi, apanya lawyer gak kerja, kita kan kelihatan gitu, masyarakat juga lihat sudah pintar pas kita jadi lawyernya penyidikan jadi terang benderang, sudah kebuka,&quot; tuturnya.



Dia menilai, pihaknya selalu mementingkan kepentingan kliennya selama menjadi pengacara Bharada E. Di samping itu, terkait keterangan Bharada E yang disampaikan pihaknya ke publik, semua yang disampaikan itu bukan simpulan penyidikan, tapi perspektif Bharada E dan dinilai tak jadi persoalan.



&quot;Itu tak papa diungkap ke publik karena keterangan Bharada E ini masih harus diuji dengan keterangan saksi lainnya, kecuali kita ngomong ini hasil penyidikan, ini tak bisa. Namun, kalau kita ngomong keterangan persis Bharada E ini omongannya tidak ada tembak menembak, silahkan diuji dengan keterangan si Ricky, si kuat dan seterusnya,&quot; jelasnya.



Dia menambahkan, sejauh ini pihaknya terkadang ada panggilan gelap dari nomor tak dikenal, khususnya Deolipa. Namun, dia tak begitu mempersoalkannya.


Sedangkan terkait isu keluarga Bharada E tak nyaman saat pihaknya mendampingi Bharada E, Burhanuddin menambahkan, pihaknya tak pernah bertemu keluarga Bharada E. Sebabnya, saat hendak membuka skenario baru di kasus kematian Brigadir J, keluarga Bharada E telah dilindungi secara ketat oleh Bareskrim Polri sehingga tak bisa bertemu.</content:encoded></item></channel></rss>
