<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TNI AL Sebut Pesawat G-36 Bonanza yang Jatuh Baru Dilakukan Perawatan</title><description>Dijelaskan Dwika pesawat tersebut masuk dan digunakan di lingkungan AL sejak 2013 silam&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/08/337/2663161/tni-al-sebut-pesawat-g-36-bonanza-yang-jatuh-baru-dilakukan-perawatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/08/337/2663161/tni-al-sebut-pesawat-g-36-bonanza-yang-jatuh-baru-dilakukan-perawatan"/><item><title>TNI AL Sebut Pesawat G-36 Bonanza yang Jatuh Baru Dilakukan Perawatan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/08/337/2663161/tni-al-sebut-pesawat-g-36-bonanza-yang-jatuh-baru-dilakukan-perawatan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/08/337/2663161/tni-al-sebut-pesawat-g-36-bonanza-yang-jatuh-baru-dilakukan-perawatan</guid><pubDate>Kamis 08 September 2022 08:09 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/08/337/2663161/tni-al-sebut-pesawat-g-36-bonanza-yang-jatuh-baru-dilakukan-perawatan-5QUBCuQw2Z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/ Doc: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/08/337/2663161/tni-al-sebut-pesawat-g-36-bonanza-yang-jatuh-baru-dilakukan-perawatan-5QUBCuQw2Z.jpg</image><title>Ilustrasi/ Doc: Istimewa</title></images><description>
JAKARTA - Pesawat G-36 Bonanza milik TNI Angkatan Laut (TNI AL) kecelakaan di perairan Selat Madura pada Rabu pagi (7/9/2022). Belakangan terungkap pesawat buatan Amerika Serikat (AS) itu baru dilakukan perawatan.

&amp;nbsp;BACA JUGA:Kiprah Pramodhawardani: Menyempurnakan Pembangunan Borobudur hingga Menumpas Pemberontakan di Mataram

&amp;ldquo;Relatif masih sangat layak, karena baru saja melaksanakan pemeliharaan pada 22 Agustus 2022,&amp;rdquo; kata Komandan Pusat Penerbang Angkatan Laut (Danpuspenerbal) Laksamana Muda TNI Dwika Tjahja Setiawan, dalam konferensi pers Rabu (7/9/2022).

&amp;nbsp;BACA JUGA:5 Fakta Pemandu Lagu Kenakan Seragam SMA, Disdik Selidiki

Dijelaskan Dwika pesawat tersebut masuk dan digunakan di lingkungan AL sejak 2013 silam. Adapun, saat terjadi kecelakaan, pesawat itu sedang melaksanakan kegiatan latihan.



&amp;ldquo;Kebetulan sedang melaksanakan latihan antiserangan udara,&amp;rdquo; ucap dia.



Dwika juga menjelaskan pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Juanda di Surabaya pada pukul 08.45 WIB sebelum akhirnya mengalami hilang kontak sepuluh menit setelahnya. Meski pesawat resmi dinyatakan jatuh pada pukul 09.30 WIB, namum belum diketahui penyebab jatuhnya pesawat.



&amp;ldquo;Sehingga kita belum tahu apakah ini teknis atau yang lain (penyebab), karena kita belum menurunkan tim investigasi,&amp;rdquo; pungkasnya.


Sementara dua awak pesawat yang berada di dalam pesawat juga belum diketahui kondisinya. Dwika menginformasikan jajaran tim pencarian baru dapat menentukan dugaan titik jatuhnya lokasi pesawat.

&amp;nbsp;BACA JUGA:Polisi Gelar Prarekonstruksi Penganiayaan Santri Ponpes Gontor

&amp;ldquo;Kembali saya sampaikan bahwa hasil yang dilihat dari monitor sonor adalah bentukan hanya siluet pesawat. Jadi tidak bisa detail melihat apakah masih ada kru. Kondisinya memang tidak terlihat,&amp;rdquo; tuturnya.

</description><content:encoded>
JAKARTA - Pesawat G-36 Bonanza milik TNI Angkatan Laut (TNI AL) kecelakaan di perairan Selat Madura pada Rabu pagi (7/9/2022). Belakangan terungkap pesawat buatan Amerika Serikat (AS) itu baru dilakukan perawatan.

&amp;nbsp;BACA JUGA:Kiprah Pramodhawardani: Menyempurnakan Pembangunan Borobudur hingga Menumpas Pemberontakan di Mataram

&amp;ldquo;Relatif masih sangat layak, karena baru saja melaksanakan pemeliharaan pada 22 Agustus 2022,&amp;rdquo; kata Komandan Pusat Penerbang Angkatan Laut (Danpuspenerbal) Laksamana Muda TNI Dwika Tjahja Setiawan, dalam konferensi pers Rabu (7/9/2022).

&amp;nbsp;BACA JUGA:5 Fakta Pemandu Lagu Kenakan Seragam SMA, Disdik Selidiki

Dijelaskan Dwika pesawat tersebut masuk dan digunakan di lingkungan AL sejak 2013 silam. Adapun, saat terjadi kecelakaan, pesawat itu sedang melaksanakan kegiatan latihan.



&amp;ldquo;Kebetulan sedang melaksanakan latihan antiserangan udara,&amp;rdquo; ucap dia.



Dwika juga menjelaskan pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Juanda di Surabaya pada pukul 08.45 WIB sebelum akhirnya mengalami hilang kontak sepuluh menit setelahnya. Meski pesawat resmi dinyatakan jatuh pada pukul 09.30 WIB, namum belum diketahui penyebab jatuhnya pesawat.



&amp;ldquo;Sehingga kita belum tahu apakah ini teknis atau yang lain (penyebab), karena kita belum menurunkan tim investigasi,&amp;rdquo; pungkasnya.


Sementara dua awak pesawat yang berada di dalam pesawat juga belum diketahui kondisinya. Dwika menginformasikan jajaran tim pencarian baru dapat menentukan dugaan titik jatuhnya lokasi pesawat.

&amp;nbsp;BACA JUGA:Polisi Gelar Prarekonstruksi Penganiayaan Santri Ponpes Gontor

&amp;ldquo;Kembali saya sampaikan bahwa hasil yang dilihat dari monitor sonor adalah bentukan hanya siluet pesawat. Jadi tidak bisa detail melihat apakah masih ada kru. Kondisinya memang tidak terlihat,&amp;rdquo; tuturnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
