<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenangan Habibie dan Ainun, Pertunangan Diumumkan di Surat Kabar</title><description>Habibie dan Ainun menjalani kisah asmaranya dan mantap untuk ke tahap selanjutnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/08/337/2663396/kenangan-habibie-dan-ainun-pertunangan-diumumkan-di-surat-kabar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/08/337/2663396/kenangan-habibie-dan-ainun-pertunangan-diumumkan-di-surat-kabar"/><item><title>Kenangan Habibie dan Ainun, Pertunangan Diumumkan di Surat Kabar</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/08/337/2663396/kenangan-habibie-dan-ainun-pertunangan-diumumkan-di-surat-kabar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/08/337/2663396/kenangan-habibie-dan-ainun-pertunangan-diumumkan-di-surat-kabar</guid><pubDate>Kamis 08 September 2022 18:13 WIB</pubDate><dc:creator> Dhea Alvionita</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/08/337/2663396/kenangan-habibie-dan-ainun-pertunangan-diumumkan-di-surat-kabar-JQfCADYXHd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Ant)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/08/337/2663396/kenangan-habibie-dan-ainun-pertunangan-diumumkan-di-surat-kabar-JQfCADYXHd.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Ant)</title></images><description>JAKARTA - Setelah Habibie dan Ainun menjalani kisah asmara selama beberapa bulan. Akhirnya mereka mantap untuk melanjutnya pernikahan sebelum masa cuti Habibie habis dalam tiga bulan.

Seperti dikisahkan dalam buku Habibie &amp;amp; Ainun, keduanya telah siap untuk menghadapi segala tantangan di manapun mereka berada. Mereka berkeyakinan bahwa cinta yang murni, suci, sejati, sempurna dan abadi, Allah SWT akan selalu  mendampingi mereka dalam perjalanan membangun keluarga sakinah.

BACA JUGA:Pacaran Beberapa Minggu, Ini Momen Habibie dan Ainun Memutuskan Serius Menikah


BACA JUGA:Momentum Pacaran Habibie-Ainun: Malam Hari di Dalam Becak dengan Jok Tertutup

Sehingga akhirnya, mereka sepakat untuk bersama-sama menghabiskan sisa umur hingga maut memisahkan.

&amp;ldquo;Segala persiapan dan pelaksanaan akad nikah secara adat dan budaya Jawa hari Sabtu tanggal 12 Mei 1962 di Rangga Malela, diserahkan kepada keluarga Besari. Sedangkan resepsi dengan adat dan budaya Gorontalo, pada keesokan harinya tanggal 13 Mei 1962 di Hotel Preanger, diserahkan kepada keluarga Habibie,&amp;rdquo; dikutip dalam buku Habibie &amp;amp; Ainun.

Pertunangan akan dilaksanakan di rumah orang tua Ainun, di Jalan Rangga Malela. Pertunangan Habibie dan Ainun juga diumumkan di beberapa surat kabar harian daerah dan nasional.

&amp;ldquo;Bertunangan, Dokter Hasri Ainun Besari dengan Dipl.-Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie, April 1962 Bandung/Indonesia - Aachen/Jerman Barat,&quot; isi tulisan undangan pertunangan Habibie dan Ainun.

Beberapa hari setelah iklan pertunangan Ainun dengan saya diumumkan, kami mengalami suatu kejadian yang sangat menarik. Kejadian tersebut terjadi ketika Habibie sedang berjalan bersama Ainun menuju bagian anak di RSCM.

Ada sekelompok Dokter dan Sarjana senior dan lebih besar dari Habibie, kemudian menyapa Ainun sambil bertanya. &amp;ldquo;Hebat, dokter Ainun bertunangan dengan seorang Diplomat (Dipl.) Inggris (Ing.) yang tinggal di Jerman dan berkaliber, Arab (Bacharuddin Jusuf Habibie). Kenalkan dengan Arabiernya (orang Arab dalam bahasa Belanda)!&quot;.

Dengan tenang sambil tersenyum, Ainun memperkenalkan Habibie yang berdiri disampingnya sambil berkata, &amp;ldquo;Ini Javabier saya! (Javabier adalah merk minuman bier seperti sekarang Bir Bintang). Mereka memperhatikan Habibie dan tidak mengira Ainun bereaksi begitu cepat, tenang dan tegas. Mereka senyum, lalu pergi!&amp;rdquo;.
</description><content:encoded>JAKARTA - Setelah Habibie dan Ainun menjalani kisah asmara selama beberapa bulan. Akhirnya mereka mantap untuk melanjutnya pernikahan sebelum masa cuti Habibie habis dalam tiga bulan.

Seperti dikisahkan dalam buku Habibie &amp;amp; Ainun, keduanya telah siap untuk menghadapi segala tantangan di manapun mereka berada. Mereka berkeyakinan bahwa cinta yang murni, suci, sejati, sempurna dan abadi, Allah SWT akan selalu  mendampingi mereka dalam perjalanan membangun keluarga sakinah.

BACA JUGA:Pacaran Beberapa Minggu, Ini Momen Habibie dan Ainun Memutuskan Serius Menikah


BACA JUGA:Momentum Pacaran Habibie-Ainun: Malam Hari di Dalam Becak dengan Jok Tertutup

Sehingga akhirnya, mereka sepakat untuk bersama-sama menghabiskan sisa umur hingga maut memisahkan.

&amp;ldquo;Segala persiapan dan pelaksanaan akad nikah secara adat dan budaya Jawa hari Sabtu tanggal 12 Mei 1962 di Rangga Malela, diserahkan kepada keluarga Besari. Sedangkan resepsi dengan adat dan budaya Gorontalo, pada keesokan harinya tanggal 13 Mei 1962 di Hotel Preanger, diserahkan kepada keluarga Habibie,&amp;rdquo; dikutip dalam buku Habibie &amp;amp; Ainun.

Pertunangan akan dilaksanakan di rumah orang tua Ainun, di Jalan Rangga Malela. Pertunangan Habibie dan Ainun juga diumumkan di beberapa surat kabar harian daerah dan nasional.

&amp;ldquo;Bertunangan, Dokter Hasri Ainun Besari dengan Dipl.-Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie, April 1962 Bandung/Indonesia - Aachen/Jerman Barat,&quot; isi tulisan undangan pertunangan Habibie dan Ainun.

Beberapa hari setelah iklan pertunangan Ainun dengan saya diumumkan, kami mengalami suatu kejadian yang sangat menarik. Kejadian tersebut terjadi ketika Habibie sedang berjalan bersama Ainun menuju bagian anak di RSCM.

Ada sekelompok Dokter dan Sarjana senior dan lebih besar dari Habibie, kemudian menyapa Ainun sambil bertanya. &amp;ldquo;Hebat, dokter Ainun bertunangan dengan seorang Diplomat (Dipl.) Inggris (Ing.) yang tinggal di Jerman dan berkaliber, Arab (Bacharuddin Jusuf Habibie). Kenalkan dengan Arabiernya (orang Arab dalam bahasa Belanda)!&quot;.

Dengan tenang sambil tersenyum, Ainun memperkenalkan Habibie yang berdiri disampingnya sambil berkata, &amp;ldquo;Ini Javabier saya! (Javabier adalah merk minuman bier seperti sekarang Bir Bintang). Mereka memperhatikan Habibie dan tidak mengira Ainun bereaksi begitu cepat, tenang dan tegas. Mereka senyum, lalu pergi!&amp;rdquo;.
</content:encoded></item></channel></rss>
