<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Curhat Nelayan Pulau Seribu soal Harga BBM Naik: Berat Sih Tapi Ikuti Saja Aturannya</title><description>Menurut Amsar, setiap melaut dirinya biasa membeli BBM sebanyak lima liter. Hal ini biasanya digunakan untuk tiga hari melaut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/08/338/2663113/curhat-nelayan-pulau-seribu-soal-harga-bbm-naik-berat-sih-tapi-ikuti-saja-aturannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/08/338/2663113/curhat-nelayan-pulau-seribu-soal-harga-bbm-naik-berat-sih-tapi-ikuti-saja-aturannya"/><item><title>Curhat Nelayan Pulau Seribu soal Harga BBM Naik: Berat Sih Tapi Ikuti Saja Aturannya</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/08/338/2663113/curhat-nelayan-pulau-seribu-soal-harga-bbm-naik-berat-sih-tapi-ikuti-saja-aturannya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/08/338/2663113/curhat-nelayan-pulau-seribu-soal-harga-bbm-naik-berat-sih-tapi-ikuti-saja-aturannya</guid><pubDate>Kamis 08 September 2022 06:00 WIB</pubDate><dc:creator>Yohannes Tobing</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/08/338/2663113/curhat-nelayan-pulau-seribu-soal-harga-bbm-naik-berat-sih-tapi-ikuti-saja-aturannya-7a0X2WyYzr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nelayan di Pulau Seribu (Foto: MNC Portal)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/08/338/2663113/curhat-nelayan-pulau-seribu-soal-harga-bbm-naik-berat-sih-tapi-ikuti-saja-aturannya-7a0X2WyYzr.jpg</image><title>Nelayan di Pulau Seribu (Foto: MNC Portal)</title></images><description>JAKARTA - Usai Pemerintah menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis pertalite dan solar pada beberapa hari yang lalu membuat banyak masyarakat yang keberatan. Salah satunya kelompok nelayan.
Hal itu seperti yang dirasakan nelayan di Kepulauan Seribu, Amsar (55). Kata dia, dengan adanya kenaikan harga BBM tersebut membuat dirinya hanya bisa pasrah.&amp;nbsp;
Apalagi harga BBM jenis solar yang biasa dirinya pakai untuk melaut berbeda jauh dari harga di darat.
&quot;Merasakan (berat) sih, tapi ngikutin aja sudah saya mah. Ya harga segitu ya segitu. Kalau dulu Rp8 ribu sekarang jadi Rp10 ribu. Kalau kita enggak beli usaha nelayan enggak jalan,&quot; Kata Amsar, Kamis (8/9/2022)
Menurut Amsar, setiap melaut dirinya biasa membeli BBM sebanyak lima liter. Hal ini biasanya digunakan untuk tiga hari melaut.
BACA JUGA:Wapres: Demo Tolak Harga BBM Naik Bagian Demokrasi, Kita Harap Tak Anarkis&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Di sisi lain, pendapatan melaut pun kadang menurun dan tidak mendapat keuntungan.
&quot;Kadang kalau saya beli 5 liter itu satu hari. Jadi mendapat tiga hari terus beli lagi. Tapi kalau penangkapan tergantung rezeki. Kalau bagus dapat duitnya Rp200 ribu. Kadang kosong paling rokok aja enggak kebeli,&quot; ucapnya.
BACA JUGA:Harga BBM Naik, Polisi di Tanjung Priok Bagi-bagi Beras ke Ojol hingga Sopir Angkot&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Adanya kenaikan harga BBM ini, menurut warga Pulau Untung Jawa itu cukup memberatkan dirinya dan nelayan lainnya, apalagi pendapatan ikan yang tidak sesuai dengan pengeluaran.
&quot;Berat sih berat. Tapi biasakan sajalah. Nelayan mah ikutin aja aturan mainnya. Harga lumayan sih, berat juga ya ngikut aja, kita mah nelayan enggak bisa apa-apa. Orang kecil susah,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Usai Pemerintah menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis pertalite dan solar pada beberapa hari yang lalu membuat banyak masyarakat yang keberatan. Salah satunya kelompok nelayan.
Hal itu seperti yang dirasakan nelayan di Kepulauan Seribu, Amsar (55). Kata dia, dengan adanya kenaikan harga BBM tersebut membuat dirinya hanya bisa pasrah.&amp;nbsp;
Apalagi harga BBM jenis solar yang biasa dirinya pakai untuk melaut berbeda jauh dari harga di darat.
&quot;Merasakan (berat) sih, tapi ngikutin aja sudah saya mah. Ya harga segitu ya segitu. Kalau dulu Rp8 ribu sekarang jadi Rp10 ribu. Kalau kita enggak beli usaha nelayan enggak jalan,&quot; Kata Amsar, Kamis (8/9/2022)
Menurut Amsar, setiap melaut dirinya biasa membeli BBM sebanyak lima liter. Hal ini biasanya digunakan untuk tiga hari melaut.
BACA JUGA:Wapres: Demo Tolak Harga BBM Naik Bagian Demokrasi, Kita Harap Tak Anarkis&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Di sisi lain, pendapatan melaut pun kadang menurun dan tidak mendapat keuntungan.
&quot;Kadang kalau saya beli 5 liter itu satu hari. Jadi mendapat tiga hari terus beli lagi. Tapi kalau penangkapan tergantung rezeki. Kalau bagus dapat duitnya Rp200 ribu. Kadang kosong paling rokok aja enggak kebeli,&quot; ucapnya.
BACA JUGA:Harga BBM Naik, Polisi di Tanjung Priok Bagi-bagi Beras ke Ojol hingga Sopir Angkot&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Adanya kenaikan harga BBM ini, menurut warga Pulau Untung Jawa itu cukup memberatkan dirinya dan nelayan lainnya, apalagi pendapatan ikan yang tidak sesuai dengan pengeluaran.
&quot;Berat sih berat. Tapi biasakan sajalah. Nelayan mah ikutin aja aturan mainnya. Harga lumayan sih, berat juga ya ngikut aja, kita mah nelayan enggak bisa apa-apa. Orang kecil susah,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
