<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Ungkap Motif dan Jumlah Santri Senior Pelaku Penganiayaan Santri Gontor</title><description>Bahwa hingga saat ini sudah terdapat 18 orang saksi yang diperiksa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/08/610/2663453/polisi-ungkap-motif-dan-jumlah-santri-senior-pelaku-penganiayaan-santri-gontor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/08/610/2663453/polisi-ungkap-motif-dan-jumlah-santri-senior-pelaku-penganiayaan-santri-gontor"/><item><title>Polisi Ungkap Motif dan Jumlah Santri Senior Pelaku Penganiayaan Santri Gontor</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/08/610/2663453/polisi-ungkap-motif-dan-jumlah-santri-senior-pelaku-penganiayaan-santri-gontor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/08/610/2663453/polisi-ungkap-motif-dan-jumlah-santri-senior-pelaku-penganiayaan-santri-gontor</guid><pubDate>Kamis 08 September 2022 14:06 WIB</pubDate><dc:creator>Dede Febriansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/08/610/2663453/polisi-ungkap-motif-dan-jumlah-santri-senior-pelaku-penganiayaan-santri-gontor-vx0hQjIqEs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Keluarga yang tengah berduka akibat kehilangan nyawa sang anak/ Foto: Dede Febriansyah</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/08/610/2663453/polisi-ungkap-motif-dan-jumlah-santri-senior-pelaku-penganiayaan-santri-gontor-vx0hQjIqEs.jpg</image><title>Keluarga yang tengah berduka akibat kehilangan nyawa sang anak/ Foto: Dede Febriansyah</title></images><description>
PALEMBANG - Setelah memeriksa 18 orang saksi terkait tewasnya AM (17), seorang santri Pondok Modern Darussalam Gontor 1 asal Palembang, polisi mendapati dua santri senior yang diduga pelaku penganiayaan hingga menyebabkan korban tewas.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo Jawa Timur, AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia mengatakan, bahwa hingga saat ini sudah terdapat 18 orang saksi yang diperiksa. Dan akan ada sejumlah saksi lainnya yang akan ikut diperiksa.
BACA JUGA:BLT BBM Rp300.000 Cair, Kemensos Siapkan Petunjuk Teknis untuk Hindari Maladministrasi

&quot;Ada dua orang santri senior AM menjadi terduga pelaku yang saat ini masih menjalani proses pemeriksaan. Soal domisili terduga pelaku akan dijelaskan nanti,&quot; ujat AKP Nikolas saat diwawancarai di sela pelaksanaan autopsi jenazah AM di TPU Sei Selayur, Kalidoni Palembang, Kamis (8/9/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Hari Keempat, di Bawah Guyuran Hujan Demo Mahasiswa Tolak Kenaikan Harga BBM Berlangsung di Patung Kuda
Dijelaskan Kasat Reskrim, belasan saksi aksi yang saat ini sedang menjalani pemeriksaan yakni mulai dari staff pengasuh Ponpes, pengajar, dokter rumah sakit Ponpes, dua orang rekan almarhum AM, serta beberapa staff IGD.

&quot;Motif dari peristiwa penganiayaan terhadap AM hingga menyebabkan korban tewas yakni diduga karena adanya kesalahpahaman. Ada kaitannya dengan kegiatan perkemahan,&quot; jelasnya.
</description><content:encoded>
PALEMBANG - Setelah memeriksa 18 orang saksi terkait tewasnya AM (17), seorang santri Pondok Modern Darussalam Gontor 1 asal Palembang, polisi mendapati dua santri senior yang diduga pelaku penganiayaan hingga menyebabkan korban tewas.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo Jawa Timur, AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia mengatakan, bahwa hingga saat ini sudah terdapat 18 orang saksi yang diperiksa. Dan akan ada sejumlah saksi lainnya yang akan ikut diperiksa.
BACA JUGA:BLT BBM Rp300.000 Cair, Kemensos Siapkan Petunjuk Teknis untuk Hindari Maladministrasi

&quot;Ada dua orang santri senior AM menjadi terduga pelaku yang saat ini masih menjalani proses pemeriksaan. Soal domisili terduga pelaku akan dijelaskan nanti,&quot; ujat AKP Nikolas saat diwawancarai di sela pelaksanaan autopsi jenazah AM di TPU Sei Selayur, Kalidoni Palembang, Kamis (8/9/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Hari Keempat, di Bawah Guyuran Hujan Demo Mahasiswa Tolak Kenaikan Harga BBM Berlangsung di Patung Kuda
Dijelaskan Kasat Reskrim, belasan saksi aksi yang saat ini sedang menjalani pemeriksaan yakni mulai dari staff pengasuh Ponpes, pengajar, dokter rumah sakit Ponpes, dua orang rekan almarhum AM, serta beberapa staff IGD.

&quot;Motif dari peristiwa penganiayaan terhadap AM hingga menyebabkan korban tewas yakni diduga karena adanya kesalahpahaman. Ada kaitannya dengan kegiatan perkemahan,&quot; jelasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
