<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ratu Elizabeth II Meninggal, Presiden Israel Akui Perubahan Besar Selama Pemerintahan Ratu</title><description>Dia mengatakan bahwa selama ini Ratu &quot;tetap menjadi ikon kepemimpinan yang stabil dan bertanggung jawab.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/09/18/2663890/ratu-elizabeth-ii-meninggal-presiden-israel-akui-perubahan-besar-selama-pemerintahan-ratu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/09/18/2663890/ratu-elizabeth-ii-meninggal-presiden-israel-akui-perubahan-besar-selama-pemerintahan-ratu"/><item><title>Ratu Elizabeth II Meninggal, Presiden Israel Akui Perubahan Besar Selama Pemerintahan Ratu</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/09/18/2663890/ratu-elizabeth-ii-meninggal-presiden-israel-akui-perubahan-besar-selama-pemerintahan-ratu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/09/18/2663890/ratu-elizabeth-ii-meninggal-presiden-israel-akui-perubahan-besar-selama-pemerintahan-ratu</guid><pubDate>Jum'at 09 September 2022 06:08 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/09/18/2663890/ratu-elizabeth-ii-meninggal-presiden-israel-akui-perubahan-besar-selama-pemerintahan-ratu-i2ydlPPMO1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ratu Elizabeth II meninggal dunia (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/09/18/2663890/ratu-elizabeth-ii-meninggal-presiden-israel-akui-perubahan-besar-selama-pemerintahan-ratu-i2ydlPPMO1.jpg</image><title>Ratu Elizabeth II meninggal dunia (Foto: Reuters)</title></images><description>ISRAEL &amp;ndash; Presiden Israel, Isaac Herzog, juga mengakui perubahan besar selama  masa pemerintahan Ratu Elizabeth II. Dia mengatakan bahwa selama ini Ratu &quot;tetap menjadi ikon kepemimpinan yang stabil dan bertanggung jawab dan suar moralitas, kemanusiaan, dan patriotisme&quot;.
&quot;Ratu Elizabeth adalah tokoh bersejarah: dia menjalani sejarah, dia membuat sejarah, dan dengan kepergiannya, dia meninggalkan warisan yang luar biasa dan inspiratif,&quot; tulis Presiden Herzog.
Meski Ratu tidak pernah mengunjungi Israel, namun Pangeran Charles, Edward, William dan mendiang Pangeran Philip - yang ibunya dimakamkan di Yerusalem &amp;ndash; melakukan kunjungan ke sana.
Baca juga:&amp;nbsp;Ratu Elizabeth II Meninggal, Putin Kirim Belasungkawa Mendalam ke Raja Charles
Ungkapan duka juga disampaikan Raja Abdullah II dari Yordania. Dia  mengatakan negaranya &quot;berduka atas meninggalnya seorang pemimpin ikonik&quot;. Dia mengatakan Ratu, yang mengunjungi Yordania pada tahun 1984, adalah &quot;mercusuar kebijaksanaan dan kepemimpinan yang berprinsip ... mitra untuk Yordania dan teman keluarga tersayang&quot;.
Baca juga:&amp;nbsp;Ratu Elizabeth II Meninggal, Dunia Internasional Turunkan Bendera Setengah Tiang
Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese mencatat bahwa banyak yang tidak pernah mengenal dunia tanpa dia.

&quot;Meskipun kebisingan dan keributan selama bertahun-tahun, dia mewujudkan dan menunjukkan kesopanan abadi dan ketenangan abadi,&quot; katanya dalam sebuah pernyataan.



&quot;Dia merayakan saat-saat indah kita, dia berdiri bersama kita di saat-saat buruk. Bahagia dan mulia, tapi juga tabah,&amp;rdquo; lanjutnya.



Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Ant&amp;oacute;nio Guterres, mengatakan Ratu Elizabeth adalah &quot;kehadiran yang meyakinkan selama beberapa dekade perubahan besar, termasuk dekolonisasi Afrika dan Asia dan evolusi Persemakmuran&quot;.



Dalam sebuah pernyataan, dia memberi penghormatan kepada &quot;dedikasinya yang tak tergoyahkan, seumur hidup untuk melayani rakyatnya. Dunia akan lama mengingat pengabdian dan kepemimpinannya&quot;.



</description><content:encoded>ISRAEL &amp;ndash; Presiden Israel, Isaac Herzog, juga mengakui perubahan besar selama  masa pemerintahan Ratu Elizabeth II. Dia mengatakan bahwa selama ini Ratu &quot;tetap menjadi ikon kepemimpinan yang stabil dan bertanggung jawab dan suar moralitas, kemanusiaan, dan patriotisme&quot;.
&quot;Ratu Elizabeth adalah tokoh bersejarah: dia menjalani sejarah, dia membuat sejarah, dan dengan kepergiannya, dia meninggalkan warisan yang luar biasa dan inspiratif,&quot; tulis Presiden Herzog.
Meski Ratu tidak pernah mengunjungi Israel, namun Pangeran Charles, Edward, William dan mendiang Pangeran Philip - yang ibunya dimakamkan di Yerusalem &amp;ndash; melakukan kunjungan ke sana.
Baca juga:&amp;nbsp;Ratu Elizabeth II Meninggal, Putin Kirim Belasungkawa Mendalam ke Raja Charles
Ungkapan duka juga disampaikan Raja Abdullah II dari Yordania. Dia  mengatakan negaranya &quot;berduka atas meninggalnya seorang pemimpin ikonik&quot;. Dia mengatakan Ratu, yang mengunjungi Yordania pada tahun 1984, adalah &quot;mercusuar kebijaksanaan dan kepemimpinan yang berprinsip ... mitra untuk Yordania dan teman keluarga tersayang&quot;.
Baca juga:&amp;nbsp;Ratu Elizabeth II Meninggal, Dunia Internasional Turunkan Bendera Setengah Tiang
Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese mencatat bahwa banyak yang tidak pernah mengenal dunia tanpa dia.

&quot;Meskipun kebisingan dan keributan selama bertahun-tahun, dia mewujudkan dan menunjukkan kesopanan abadi dan ketenangan abadi,&quot; katanya dalam sebuah pernyataan.



&quot;Dia merayakan saat-saat indah kita, dia berdiri bersama kita di saat-saat buruk. Bahagia dan mulia, tapi juga tabah,&amp;rdquo; lanjutnya.



Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Ant&amp;oacute;nio Guterres, mengatakan Ratu Elizabeth adalah &quot;kehadiran yang meyakinkan selama beberapa dekade perubahan besar, termasuk dekolonisasi Afrika dan Asia dan evolusi Persemakmuran&quot;.



Dalam sebuah pernyataan, dia memberi penghormatan kepada &quot;dedikasinya yang tak tergoyahkan, seumur hidup untuk melayani rakyatnya. Dunia akan lama mengingat pengabdian dan kepemimpinannya&quot;.



</content:encoded></item></channel></rss>
