<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketum ISKI: Khawatir Keamanan Digital, Stop Ekspose Data Sendiri!</title><description>Maraknya kebocoran data pribadi secara digital akhir akhir ini menjadi topik hangat di tengah masyarakat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/10/337/2664830/ketum-iski-khawatir-keamanan-digital-stop-ekspose-data-sendiri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/10/337/2664830/ketum-iski-khawatir-keamanan-digital-stop-ekspose-data-sendiri"/><item><title>Ketum ISKI: Khawatir Keamanan Digital, Stop Ekspose Data Sendiri!</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/10/337/2664830/ketum-iski-khawatir-keamanan-digital-stop-ekspose-data-sendiri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/10/337/2664830/ketum-iski-khawatir-keamanan-digital-stop-ekspose-data-sendiri</guid><pubDate>Sabtu 10 September 2022 16:08 WIB</pubDate><dc:creator>Khafid Mardiyansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/10/337/2664830/ketum-iski-khawatir-keamanan-digital-stop-ekspose-data-sendiri-ryObO0OEI1.jfif" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/10/337/2664830/ketum-iski-khawatir-keamanan-digital-stop-ekspose-data-sendiri-ryObO0OEI1.jfif</image><title></title></images><description>JAKARTA - Maraknya kebocoran data pribadi secara digital akhir akhir ini menjadi topik hangat di tengah masyarakat.

Kekhawatiran ini direspons Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) sebagai masalah yang serius. Setidaknya membutuhkan kesadaran publik dan pembenahan secara regulasi. Selain negara, masyarakat juga memiliki kewajiban untuk hati hati dalam melakukan ekspose data pribadi.

&amp;ldquo;Kecenderungan masyarakat kita suka ekspose data pribadi, contoh umum di kendaraan ada ilustratsi keluarga, nama anak, istri dll.&amp;rdquo; Ungkap Ketua Umum ISKI Dadang Rahmat Hidayat dalam acara ISKI talk dengan tema Gagap Digital pada Kamis 8 September 2022.  Menurut Dadang, ekspos data pribadi bisa membuat keamanan menjadi terancam. Dalam konteks digital Dadang menekankan perlunya kesadaran  bersama untuk melindungi pribadi.

BACA JUGA:RUU Perlindungan Data Pribadi Bakal Disahkan Jadi Undang-Undang Pekan Depan

Dalam kesempatan yang sama, Ardi Sutedja, Chairman of Indonesia Chyber Security Forum (ICSF) memberikan kritik. &amp;ldquo; kasus kebocoran data ternyata tidak ada satu pun lembaga yang siap menghadapi&amp;rdquo; katanya.

Ardi menekankan perlunya SDM untuk membuat pertahanan serangan digital. Terkait regulasi, Ardi menganggap sudah ada UU ITE yang bisa jadi instrumen keamanan digital. &amp;ldquo;Publik perlu memahami aspek hukum&amp;rdquo; pungkasnya.

ISKI Talk dengan tema Gagap Digital ini juga dihadiri oleh dua narasumber lain;  Rully Nasrullah sebagai peneliti Komunikasi Digital dan juga Gerry Firmansyah, Direktur aeksekutif Dewan TIK Nasional.</description><content:encoded>JAKARTA - Maraknya kebocoran data pribadi secara digital akhir akhir ini menjadi topik hangat di tengah masyarakat.

Kekhawatiran ini direspons Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) sebagai masalah yang serius. Setidaknya membutuhkan kesadaran publik dan pembenahan secara regulasi. Selain negara, masyarakat juga memiliki kewajiban untuk hati hati dalam melakukan ekspose data pribadi.

&amp;ldquo;Kecenderungan masyarakat kita suka ekspose data pribadi, contoh umum di kendaraan ada ilustratsi keluarga, nama anak, istri dll.&amp;rdquo; Ungkap Ketua Umum ISKI Dadang Rahmat Hidayat dalam acara ISKI talk dengan tema Gagap Digital pada Kamis 8 September 2022.  Menurut Dadang, ekspos data pribadi bisa membuat keamanan menjadi terancam. Dalam konteks digital Dadang menekankan perlunya kesadaran  bersama untuk melindungi pribadi.

BACA JUGA:RUU Perlindungan Data Pribadi Bakal Disahkan Jadi Undang-Undang Pekan Depan

Dalam kesempatan yang sama, Ardi Sutedja, Chairman of Indonesia Chyber Security Forum (ICSF) memberikan kritik. &amp;ldquo; kasus kebocoran data ternyata tidak ada satu pun lembaga yang siap menghadapi&amp;rdquo; katanya.

Ardi menekankan perlunya SDM untuk membuat pertahanan serangan digital. Terkait regulasi, Ardi menganggap sudah ada UU ITE yang bisa jadi instrumen keamanan digital. &amp;ldquo;Publik perlu memahami aspek hukum&amp;rdquo; pungkasnya.

ISKI Talk dengan tema Gagap Digital ini juga dihadiri oleh dua narasumber lain;  Rully Nasrullah sebagai peneliti Komunikasi Digital dan juga Gerry Firmansyah, Direktur aeksekutif Dewan TIK Nasional.</content:encoded></item></channel></rss>
