<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah RS Apung dr. Lie yang Sudah Layani Ribuan Pasien di Pulau Terluar RI</title><description>dr. Lie mewujudkan mimpi yang muskil, membangun rumah sakit apung, mengobati ribuan warga miskin yang tak memiliki akses pelayanan medis.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/11/1/2665308/kisah-rs-apung-dr-lie-yang-sudah-layani-ribuan-pasien-di-pulau-terluar-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/11/1/2665308/kisah-rs-apung-dr-lie-yang-sudah-layani-ribuan-pasien-di-pulau-terluar-ri"/><item><title>Kisah RS Apung dr. Lie yang Sudah Layani Ribuan Pasien di Pulau Terluar RI</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/11/1/2665308/kisah-rs-apung-dr-lie-yang-sudah-layani-ribuan-pasien-di-pulau-terluar-ri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/11/1/2665308/kisah-rs-apung-dr-lie-yang-sudah-layani-ribuan-pasien-di-pulau-terluar-ri</guid><pubDate>Minggu 11 September 2022 21:12 WIB</pubDate><dc:creator>Agustina Wulandari </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/11/1/2665308/kisah-rs-apung-dr-lie-yang-sudah-layani-ribuan-pasien-di-pulau-terluar-ri-LClcdO7bx4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah sakit apung dr. Lie Dharmawan. (Foto: okezone.com/Benih Baik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/11/1/2665308/kisah-rs-apung-dr-lie-yang-sudah-layani-ribuan-pasien-di-pulau-terluar-ri-LClcdO7bx4.jpg</image><title>Rumah sakit apung dr. Lie Dharmawan. (Foto: okezone.com/Benih Baik)</title></images><description>Lie Dharmawan sudah dikenal sebagai sosok dokter yang dermawan. Ia juga yang mematahkan ungkapan &amp;ldquo;sehat itu mahal&amp;rdquo; dengan mendirikan rumah sakit apung (floating hospital) swasta pertama di Indonesia.
Di bawah Yayasan doctorSHARE, Lie mendirikan Rumah Sakit Apung (RSA) Swasta, yang diberi nama KM RSA DR. LIE DHARMAWAN. Pelayanan medis dalam RSA dilakukan dengan cuma-cuma alias gratis.
Dari dana pribadinya, dr. Lie mewujudkan mimpi yang muskil, membangun rumah sakit apung. Kemudian berlayarlah ia mengunjungi pulau-pulau kecil di Nusantara, mengobati ribuan warga miskin yang tak memiliki akses pada pelayanan medis.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Bantu Rumah Sakit Apung, dr Lie Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Barat Indonesia

Di atas kapal motor (KM) sederhana yang berukuran panjang 25,13 meter dan lebar 6,82 meter serta terbuat dari kayu yang di dalamnya disekat-sekat menjadi bilik-bilik,  dr. Lie telah melakukan banyak pengobatan dan pembedahan di berbagai penjuru nusantara, seperti di Kepulauan Kei (Maluku), Pulau Panggang (Kepulauan Seribu), Bangka Tengah, Belitung Timur (Bangka Belitung), Ketapang dan Pontianak (Kalimantan Barat), Bali, Nusa Tenggara Timur, dan berbagai wilayah lainnya.


Rumah sakit apung dr. Lie. (Foto: dok. Benih Baik)

Hingga saat ini, RSA yang dimiliki dr. Lie berjumlah 3 yaitu RSA dr. Lie Dharmawan, RSA Nusa Waluya I, dan RSA Nusa Waluya II. Misi besar dr. Lie selanjutnya adalah mengurangi angka kematian calon ibu dan bayi di wilayah sulit terjangkau di Indonesia barat.
Namun untuk merealisasikan hal ini tidaklah mudah. Ia harus merenovasi kapal yang sudah ada agar bisa lebih maksimal saat digunakan. Kemudian dia juga berharap bisa membangun ruang operasi di dalam kapal untuk kebutuhan operasi mayor maupun minor, sehingga bisa lebih banyak menyelamatkan banyak nyawa ke depannya.
Biaya yang dibutuhkan dr. Lie cukup besar. Yuk dukung terus semangat tak pernah padam RSA dr. Lie untuk terus memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat di wilayah terpencil dengan cara mengklik link ini.</description><content:encoded>Lie Dharmawan sudah dikenal sebagai sosok dokter yang dermawan. Ia juga yang mematahkan ungkapan &amp;ldquo;sehat itu mahal&amp;rdquo; dengan mendirikan rumah sakit apung (floating hospital) swasta pertama di Indonesia.
Di bawah Yayasan doctorSHARE, Lie mendirikan Rumah Sakit Apung (RSA) Swasta, yang diberi nama KM RSA DR. LIE DHARMAWAN. Pelayanan medis dalam RSA dilakukan dengan cuma-cuma alias gratis.
Dari dana pribadinya, dr. Lie mewujudkan mimpi yang muskil, membangun rumah sakit apung. Kemudian berlayarlah ia mengunjungi pulau-pulau kecil di Nusantara, mengobati ribuan warga miskin yang tak memiliki akses pada pelayanan medis.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Bantu Rumah Sakit Apung, dr Lie Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Barat Indonesia

Di atas kapal motor (KM) sederhana yang berukuran panjang 25,13 meter dan lebar 6,82 meter serta terbuat dari kayu yang di dalamnya disekat-sekat menjadi bilik-bilik,  dr. Lie telah melakukan banyak pengobatan dan pembedahan di berbagai penjuru nusantara, seperti di Kepulauan Kei (Maluku), Pulau Panggang (Kepulauan Seribu), Bangka Tengah, Belitung Timur (Bangka Belitung), Ketapang dan Pontianak (Kalimantan Barat), Bali, Nusa Tenggara Timur, dan berbagai wilayah lainnya.


Rumah sakit apung dr. Lie. (Foto: dok. Benih Baik)

Hingga saat ini, RSA yang dimiliki dr. Lie berjumlah 3 yaitu RSA dr. Lie Dharmawan, RSA Nusa Waluya I, dan RSA Nusa Waluya II. Misi besar dr. Lie selanjutnya adalah mengurangi angka kematian calon ibu dan bayi di wilayah sulit terjangkau di Indonesia barat.
Namun untuk merealisasikan hal ini tidaklah mudah. Ia harus merenovasi kapal yang sudah ada agar bisa lebih maksimal saat digunakan. Kemudian dia juga berharap bisa membangun ruang operasi di dalam kapal untuk kebutuhan operasi mayor maupun minor, sehingga bisa lebih banyak menyelamatkan banyak nyawa ke depannya.
Biaya yang dibutuhkan dr. Lie cukup besar. Yuk dukung terus semangat tak pernah padam RSA dr. Lie untuk terus memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat di wilayah terpencil dengan cara mengklik link ini.</content:encoded></item></channel></rss>
