<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa Dahsyat Papua Nugini Tewaskan Setidaknya 3 Orang</title><description>Gempa sempat memicu peringatan tsunami meski kemudian dicabut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/11/18/2665213/gempa-dahsyat-papua-nugini-tewaskan-setidaknya-3-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/11/18/2665213/gempa-dahsyat-papua-nugini-tewaskan-setidaknya-3-orang"/><item><title>Gempa Dahsyat Papua Nugini Tewaskan Setidaknya 3 Orang</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/11/18/2665213/gempa-dahsyat-papua-nugini-tewaskan-setidaknya-3-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/11/18/2665213/gempa-dahsyat-papua-nugini-tewaskan-setidaknya-3-orang</guid><pubDate>Minggu 11 September 2022 15:59 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/11/18/2665213/gempa-dahsyat-papua-nugini-tewaskan-setidaknya-3-orang-XgfTfsHpwJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/11/18/2665213/gempa-dahsyat-papua-nugini-tewaskan-setidaknya-3-orang-XgfTfsHpwJ.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>PORT MORESBY - Setidaknya tiga orang tewas setelah gempa kuat melanda bagian terpencil Papua Nugini (PNG) pada Minggu, (11/9/2022) pagi, kata pihak berwenang. Lainnya terluka dan infrastruktur rusak dalam goncangan berkekuatan (M) 7,6 yang dirasakan di seluruh negara Pasifik itu.&amp;nbsp;
Direktur Bencana Provinsi Morobe Charley Masange mengatakan bahwa tiga orang tewas dalam tanah longsor di kota pertambangan emas Wau.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Gempa M 7,6 Guncang Papua Nugini, Sempat Picu Peringatan Tsunami
Tiga orang tewas dalam tanah longsor di kota pertambangan emas Wau, kata Direktur Bencana Provinsi Morobe Charley Masange kepada Associated Press. Dia menambahkan bahwa beberapa orang lain telah terluka dari struktur atau puing-puing yang jatuh, dan ada kerusakan pada beberapa pusat kesehatan, rumah, jalan pedesaan dan jalan raya.
Masange mengatakan perlu beberapa waktu untuk menilai tingkat penuh cedera dan kerusakan di wilayah tersebut. Namun dia mengatakan populasi yang jarang dan tersebar serta kurangnya bangunan besar di dekat pusat gempa di dataran tinggi yang sebagian besar belum berkembang di negara itu mungkin telah membantu mencegah bencana yang lebih besar, mengingat gempanya begitu kuat.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Gempa M7,5 Guncang Port Moresby, Getarannya Terasa Sampai Papua

Renagi Ravu, seorang warga dari kota terdekat dengan pusat gempa mengatakan kepada AP bahwa dia sedang bertemu dengan dua rekannya di rumahnya di Kainantu saat gempa terjadi.
Ravu mencoba berdiri dari kursinya tetapi tidak bisa menjaga keseimbangannya dan terjatuh, seperti juga teman-temannya, sementara piring dan cangkir jatuh dari raknya ke tanah.
Anak-anaknya, yang berusia 9 dan 2 tahun, minuman dan sarapan mereka tumpah.Ravu, seorang ahli geologi, mengatakan dia mencoba menenangkan semua orang saat guncangan berlanjut selama lebih dari satu menit.
Ravu mengatakan bahwa sekira 10.000 orang tinggal di dalam dan sekitar kotanya, yang terletak 66 kilometer dari pusat gempa.
Dia mengatakan orang-orang merasa bingung.
&amp;ldquo;Ini adalah hal yang umum bahwa gempa bumi dirasakan di sini, tetapi biasanya tidak berlangsung lama dan tidak separah ini,&amp;rdquo; kata Ravu kepada&amp;nbsp;AP. &amp;ldquo;Itu cukup intens.&amp;rdquo;
Ravu sedang memilah-milah kerusakan rumahnya, yang katanya kemungkinan termasuk pipa saluran pembuangan yang rusak diketahui dari baunya. Dia mengatakan teman-teman di tempat lain di Kainantu telah mengirim pesan kepadanya dengan deskripsi jalan yang retak, pipa yang rusak dan puing-puing yang jatuh, tetapi tidak menggambarkan keruntuhan atau cedera bangunan besar.
&amp;ldquo;Mereka mulai membersihkan rumah dan jalan-jalan mereka,&amp;rdquo; katanya. Komunikasi tampaknya telah terpengaruh, tambahnya, dengan beberapa menara seluler kemungkinan telah ambruk.Gempa dengan kedalaman 80 km, melanda wilayah timur Papua Nugini sekira pukul 09:45 waktu setempat, tetapi guncangannya terasa hingga ibu kota Port Moresby, sekira 500 km jauhnya.
Sistem peringatan tsunami Amerika Serikat (AS) mengeluarkan peringatan tsunami setelah gempa tetapi kemudian mengatakan ancaman itu telah berlalu, menurut Reuters. Tidak ada ancaman tsunami langsung ke Australia, kata Biro Meteorologi.
Gempa bumi biasa terjadi di Papua Nugini, yang terletak di &amp;ldquo;Cincin Api&amp;rdquo; Samudra Pasifik, sebuah hotspot untuk aktivitas seismik karena gesekan antara lempeng tektonik. Gempa berkekuatan 7,5 mengguncang dataran tinggi pegunungan terpencil PNG pada 2018, menewaskan lebih dari 100 orang dan merusak ribuan rumah.</description><content:encoded>PORT MORESBY - Setidaknya tiga orang tewas setelah gempa kuat melanda bagian terpencil Papua Nugini (PNG) pada Minggu, (11/9/2022) pagi, kata pihak berwenang. Lainnya terluka dan infrastruktur rusak dalam goncangan berkekuatan (M) 7,6 yang dirasakan di seluruh negara Pasifik itu.&amp;nbsp;
Direktur Bencana Provinsi Morobe Charley Masange mengatakan bahwa tiga orang tewas dalam tanah longsor di kota pertambangan emas Wau.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Gempa M 7,6 Guncang Papua Nugini, Sempat Picu Peringatan Tsunami
Tiga orang tewas dalam tanah longsor di kota pertambangan emas Wau, kata Direktur Bencana Provinsi Morobe Charley Masange kepada Associated Press. Dia menambahkan bahwa beberapa orang lain telah terluka dari struktur atau puing-puing yang jatuh, dan ada kerusakan pada beberapa pusat kesehatan, rumah, jalan pedesaan dan jalan raya.
Masange mengatakan perlu beberapa waktu untuk menilai tingkat penuh cedera dan kerusakan di wilayah tersebut. Namun dia mengatakan populasi yang jarang dan tersebar serta kurangnya bangunan besar di dekat pusat gempa di dataran tinggi yang sebagian besar belum berkembang di negara itu mungkin telah membantu mencegah bencana yang lebih besar, mengingat gempanya begitu kuat.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Gempa M7,5 Guncang Port Moresby, Getarannya Terasa Sampai Papua

Renagi Ravu, seorang warga dari kota terdekat dengan pusat gempa mengatakan kepada AP bahwa dia sedang bertemu dengan dua rekannya di rumahnya di Kainantu saat gempa terjadi.
Ravu mencoba berdiri dari kursinya tetapi tidak bisa menjaga keseimbangannya dan terjatuh, seperti juga teman-temannya, sementara piring dan cangkir jatuh dari raknya ke tanah.
Anak-anaknya, yang berusia 9 dan 2 tahun, minuman dan sarapan mereka tumpah.Ravu, seorang ahli geologi, mengatakan dia mencoba menenangkan semua orang saat guncangan berlanjut selama lebih dari satu menit.
Ravu mengatakan bahwa sekira 10.000 orang tinggal di dalam dan sekitar kotanya, yang terletak 66 kilometer dari pusat gempa.
Dia mengatakan orang-orang merasa bingung.
&amp;ldquo;Ini adalah hal yang umum bahwa gempa bumi dirasakan di sini, tetapi biasanya tidak berlangsung lama dan tidak separah ini,&amp;rdquo; kata Ravu kepada&amp;nbsp;AP. &amp;ldquo;Itu cukup intens.&amp;rdquo;
Ravu sedang memilah-milah kerusakan rumahnya, yang katanya kemungkinan termasuk pipa saluran pembuangan yang rusak diketahui dari baunya. Dia mengatakan teman-teman di tempat lain di Kainantu telah mengirim pesan kepadanya dengan deskripsi jalan yang retak, pipa yang rusak dan puing-puing yang jatuh, tetapi tidak menggambarkan keruntuhan atau cedera bangunan besar.
&amp;ldquo;Mereka mulai membersihkan rumah dan jalan-jalan mereka,&amp;rdquo; katanya. Komunikasi tampaknya telah terpengaruh, tambahnya, dengan beberapa menara seluler kemungkinan telah ambruk.Gempa dengan kedalaman 80 km, melanda wilayah timur Papua Nugini sekira pukul 09:45 waktu setempat, tetapi guncangannya terasa hingga ibu kota Port Moresby, sekira 500 km jauhnya.
Sistem peringatan tsunami Amerika Serikat (AS) mengeluarkan peringatan tsunami setelah gempa tetapi kemudian mengatakan ancaman itu telah berlalu, menurut Reuters. Tidak ada ancaman tsunami langsung ke Australia, kata Biro Meteorologi.
Gempa bumi biasa terjadi di Papua Nugini, yang terletak di &amp;ldquo;Cincin Api&amp;rdquo; Samudra Pasifik, sebuah hotspot untuk aktivitas seismik karena gesekan antara lempeng tektonik. Gempa berkekuatan 7,5 mengguncang dataran tinggi pegunungan terpencil PNG pada 2018, menewaskan lebih dari 100 orang dan merusak ribuan rumah.</content:encoded></item></channel></rss>
