<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Amankan Dua Orang Diduga Penyusup Demo Tolak Kenaikan Harga BBM</title><description>&quot;Tadi sempat kami amankan kita mintai keterangan namun masih didalami,&quot; jelasnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/12/337/2666016/polisi-amankan-dua-orang-diduga-penyusup-demo-tolak-kenaikan-harga-bbm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/12/337/2666016/polisi-amankan-dua-orang-diduga-penyusup-demo-tolak-kenaikan-harga-bbm"/><item><title>Polisi Amankan Dua Orang Diduga Penyusup Demo Tolak Kenaikan Harga BBM</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/12/337/2666016/polisi-amankan-dua-orang-diduga-penyusup-demo-tolak-kenaikan-harga-bbm</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/12/337/2666016/polisi-amankan-dua-orang-diduga-penyusup-demo-tolak-kenaikan-harga-bbm</guid><pubDate>Senin 12 September 2022 18:46 WIB</pubDate><dc:creator>Rizky Syahrial</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/12/337/2666016/polisi-amankan-dua-orang-diduga-penyusup-demo-tolak-kenaikan-harga-bbm-KF1cy7tiB7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolres Jakpus Kombes Pol Kamarudin (Foto: MNC Portal)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/12/337/2666016/polisi-amankan-dua-orang-diduga-penyusup-demo-tolak-kenaikan-harga-bbm-KF1cy7tiB7.jpg</image><title>Kapolres Jakpus Kombes Pol Kamarudin (Foto: MNC Portal)</title></images><description>JAKARTA - Sejumlah elemen masyarakat melakukan aksi yang menolak kenaikan harga BBM di kawasan Patung Kuda, Monas Jakarta Pusat, Senin (12/9/2022).
Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin mengatakan, jajarannya sempat mengamankan dua orang yang diduga bukan bagian dari elemen massa aksi tersebut.
&quot;Sementara, ada dua yang sempat kita amankan. Kita lihat mereka bukan bagian dari yang sedang menyampaikan aspirasi,&quot; ujar Komarudin kepada wartawan.
&quot;Tadi sempat kami amankan kita mintai keterangan namun masih didalami,&quot; jelasnya.
Ia menambahkan, dalam pengamanan aksi hari ini, jajarannya menyebar serta mendeteksi, untuk mengetahui mana yang bukan kelompok massa aksi.
Baca juga:&amp;nbsp;Diduga Terganggu saat Bersholawat, Masa Aksi PA 212 Bersitegang dengan Demonstran Lain
&quot;Dalam sebuah konsep pengamanan, tentu pasukan atau personel pengaman tertutup kami menyebar mendeteksi mana kelompok yang tergabung dalam satu elemen tertentu atau tidak atau mereka penyusup, itu sudah terpetakan oleh kami,&quot; tambahnya.
Komarudin melanjutkan, pihaknya sangat mengantisipasi adanya provokator yang bukan bagian dari massa aksi hari ini.
Baca juga:&amp;nbsp;Demo BBM, Massa Buruh Gotong Keranda Mayat
&quot;Tapi mungkin kita lebih ke mengantisipasi jangan sampai orang-orang yang memang bukan dari kelompoknya ikut ikutan dan ini bisa menjadi trigger bagi jalannya aksi massa,&quot; kata Komarudin.

</description><content:encoded>JAKARTA - Sejumlah elemen masyarakat melakukan aksi yang menolak kenaikan harga BBM di kawasan Patung Kuda, Monas Jakarta Pusat, Senin (12/9/2022).
Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin mengatakan, jajarannya sempat mengamankan dua orang yang diduga bukan bagian dari elemen massa aksi tersebut.
&quot;Sementara, ada dua yang sempat kita amankan. Kita lihat mereka bukan bagian dari yang sedang menyampaikan aspirasi,&quot; ujar Komarudin kepada wartawan.
&quot;Tadi sempat kami amankan kita mintai keterangan namun masih didalami,&quot; jelasnya.
Ia menambahkan, dalam pengamanan aksi hari ini, jajarannya menyebar serta mendeteksi, untuk mengetahui mana yang bukan kelompok massa aksi.
Baca juga:&amp;nbsp;Diduga Terganggu saat Bersholawat, Masa Aksi PA 212 Bersitegang dengan Demonstran Lain
&quot;Dalam sebuah konsep pengamanan, tentu pasukan atau personel pengaman tertutup kami menyebar mendeteksi mana kelompok yang tergabung dalam satu elemen tertentu atau tidak atau mereka penyusup, itu sudah terpetakan oleh kami,&quot; tambahnya.
Komarudin melanjutkan, pihaknya sangat mengantisipasi adanya provokator yang bukan bagian dari massa aksi hari ini.
Baca juga:&amp;nbsp;Demo BBM, Massa Buruh Gotong Keranda Mayat
&quot;Tapi mungkin kita lebih ke mengantisipasi jangan sampai orang-orang yang memang bukan dari kelompoknya ikut ikutan dan ini bisa menjadi trigger bagi jalannya aksi massa,&quot; kata Komarudin.

</content:encoded></item></channel></rss>
