<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Zelensky: Pasukan Ukraina Rebut Kembali 6.000 Km Persegi Wilayah dari Rusia</title><description>Pasukan Ukraina telah mendapatkan kemajuan dalam serangan balasan di wilayah timur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/13/18/2666444/zelensky-pasukan-ukraina-rebut-kembali-6-000-km-persegi-wilayah-dari-rusia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/13/18/2666444/zelensky-pasukan-ukraina-rebut-kembali-6-000-km-persegi-wilayah-dari-rusia"/><item><title>Zelensky: Pasukan Ukraina Rebut Kembali 6.000 Km Persegi Wilayah dari Rusia</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/13/18/2666444/zelensky-pasukan-ukraina-rebut-kembali-6-000-km-persegi-wilayah-dari-rusia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/13/18/2666444/zelensky-pasukan-ukraina-rebut-kembali-6-000-km-persegi-wilayah-dari-rusia</guid><pubDate>Selasa 13 September 2022 12:53 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/13/18/2666444/zelensky-pasukan-ukraina-rebut-kembali-6-000-km-persegi-wilayah-dari-rusia-b5xth13oGW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/13/18/2666444/zelensky-pasukan-ukraina-rebut-kembali-6-000-km-persegi-wilayah-dari-rusia-b5xth13oGW.jpg</image><title>Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. (Foto: Reuters)</title></images><description>KIEV -  Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan pada Senin, (12/9/2022) bahwa pasukan Ukraina telah merebut kembali 6.000 km persegi wilayah yang dikuasai Rusia sejak awal bulan ini.
&quot;Sejak awal September dan hingga hari ini, para pejuang kami telah membebaskan lebih dari 6.000 km persegi wilayah Ukraina di selatan dan di timur,&quot; kata Zelensky dalam video yang dilansir Reuters.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Pasukan Rusia Mundur, Ukraina: Lebih dari 40 Pemukiman di Wilayah Kharkiv Dibebaskan

&quot;Kemajuan pasukan kami terus berlanjut.&quot;
Komandan kepala Ukraina Jenderal Valeriy Zaluzhnyi mengatakan pada Minggu, (11/9/2022) pasukannya telah merebut kembali lebih dari 3.000 km persegi wilayah bulan ini.
Kementerian Pertahanan Rusia pada Minggu menerbitkan sebuah peta, yang menunjukkan bahwa pasukan Rusia hampir seluruhnya telah meninggalkan wilayah Kharkiv.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Balas Serangan Ukraina, Rusia Dituding Padamkan Listrik di Ukraina Timur

Di wilayah Kherson, Ukraina selatan yang dikuasai Rusia, di mana serangan yang bergerak lebih lambat telah membuat pasukan Kiev memperoleh keuntungan sederhana dalam beberapa pekan terakhir. Seorang pejabat yang ditempatkan di Rusia mengatakan tidak ada alasan untuk khawatir.
&quot;Di Kherson tidak ada kepanikan,&quot; kata Kirill Stremousov dalam sebuah video yang diposting di Telegram, mengakui bahwa berita dari wilayah Kharkiv telah mengganggu beberapa penduduk lokal yang pro-Rusia.

Institut Studi Perang (ISW) yang berbasis di Amerika Serikat (AS) pada Senin melaporkan peningkatan kemajuan Ukraina di wilayah Kherson, dengan pasukan Kiev semakin dekat ke kota Kherson, setelah berminggu-minggu pemboman artileri telah membebani jalur pasokan Rusia di seberang sungai Dnipro.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8xMy8xLzE1MzE1Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Ini tenang. Mungkin ini adalah ketenangan sebelum badai, tetapi kami siap untuk berdiri sampai akhir dan tidak akan menyerahkan kota Kherson Rusia kami kepada siapa pun,&quot; kata Stremousov.</description><content:encoded>KIEV -  Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan pada Senin, (12/9/2022) bahwa pasukan Ukraina telah merebut kembali 6.000 km persegi wilayah yang dikuasai Rusia sejak awal bulan ini.
&quot;Sejak awal September dan hingga hari ini, para pejuang kami telah membebaskan lebih dari 6.000 km persegi wilayah Ukraina di selatan dan di timur,&quot; kata Zelensky dalam video yang dilansir Reuters.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Pasukan Rusia Mundur, Ukraina: Lebih dari 40 Pemukiman di Wilayah Kharkiv Dibebaskan

&quot;Kemajuan pasukan kami terus berlanjut.&quot;
Komandan kepala Ukraina Jenderal Valeriy Zaluzhnyi mengatakan pada Minggu, (11/9/2022) pasukannya telah merebut kembali lebih dari 3.000 km persegi wilayah bulan ini.
Kementerian Pertahanan Rusia pada Minggu menerbitkan sebuah peta, yang menunjukkan bahwa pasukan Rusia hampir seluruhnya telah meninggalkan wilayah Kharkiv.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Balas Serangan Ukraina, Rusia Dituding Padamkan Listrik di Ukraina Timur

Di wilayah Kherson, Ukraina selatan yang dikuasai Rusia, di mana serangan yang bergerak lebih lambat telah membuat pasukan Kiev memperoleh keuntungan sederhana dalam beberapa pekan terakhir. Seorang pejabat yang ditempatkan di Rusia mengatakan tidak ada alasan untuk khawatir.
&quot;Di Kherson tidak ada kepanikan,&quot; kata Kirill Stremousov dalam sebuah video yang diposting di Telegram, mengakui bahwa berita dari wilayah Kharkiv telah mengganggu beberapa penduduk lokal yang pro-Rusia.

Institut Studi Perang (ISW) yang berbasis di Amerika Serikat (AS) pada Senin melaporkan peningkatan kemajuan Ukraina di wilayah Kherson, dengan pasukan Kiev semakin dekat ke kota Kherson, setelah berminggu-minggu pemboman artileri telah membebani jalur pasokan Rusia di seberang sungai Dnipro.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8xMy8xLzE1MzE1Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Ini tenang. Mungkin ini adalah ketenangan sebelum badai, tetapi kami siap untuk berdiri sampai akhir dan tidak akan menyerahkan kota Kherson Rusia kami kepada siapa pun,&quot; kata Stremousov.</content:encoded></item></channel></rss>
