<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR Dorong Kemenkumham Segera Lantik Dirjen Imigrasi Baru</title><description>Presiden Jokowi telah menerima banyak keluhan terkait Visa on Arrival dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas).</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/13/337/2666868/dpr-dorong-kemenkumham-segera-lantik-dirjen-imigrasi-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/13/337/2666868/dpr-dorong-kemenkumham-segera-lantik-dirjen-imigrasi-baru"/><item><title>DPR Dorong Kemenkumham Segera Lantik Dirjen Imigrasi Baru</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/13/337/2666868/dpr-dorong-kemenkumham-segera-lantik-dirjen-imigrasi-baru</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/13/337/2666868/dpr-dorong-kemenkumham-segera-lantik-dirjen-imigrasi-baru</guid><pubDate>Selasa 13 September 2022 22:59 WIB</pubDate><dc:creator>Kiswondari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/13/337/2666868/dpr-dorong-kemenkumham-segera-lantik-dirjen-imigrasi-baru-WwoWbGFjMw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">DPR RI (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/13/337/2666868/dpr-dorong-kemenkumham-segera-lantik-dirjen-imigrasi-baru-WwoWbGFjMw.jpg</image><title>DPR RI (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Komisi III DPR mendukung pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin 12 September 2022, yang meminta agar Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly mengganti pejabat Dirjen Imigrasi apabila tidak mampu memperbaiki layanan keimigrasian.
Apalagi, Presiden Jokowi telah menerima banyak keluhan terkait Visa on Arrival dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas).&amp;nbsp;BACA JUGA:DPRD DKI Usulkan Tiga Nama Pj Gubernur: Marullah, Heru Budi dan Bahtiar
Menurut Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni, permintaan presiden itu perlu didukung dalam upaya membenahi kinerja di imigrasi. Sebab, sudah saatnya imigrasi mengikuti perkembangan zaman, lebih professional dan memudahkan investor asing masuk ke Indonesia.
&amp;ldquo;Ini adalah bentuk dari komitmen tegas presiden dalam membenahi Ditjen Imigrasi. Sudah saatnya imigrasi mengikuti perkembangan zaman dengan berbenah dan bersikap lebih profesional dalam memudahkan investor asing masuk ke Indonesia,&amp;rdquo; kata Sahroni kepada wartawan, Selasa (13/9/2022).

&amp;ldquo;Kita ingin mendapat kepercayaan bahwa Indonesia negara yang nyaman, aman dan mudah diakses. Karena kalau sistemnya rumit, maka hal itu akan menghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sedang berusaha kembali bangkit ini,&amp;rdquo; sambungnya.
BACA JUGA:Profil Syaifullah Tamliha, Loyalis Suharso Monoarfa yang Dicopot sebagai Pimpinan Komisi V DPR&amp;nbsp;
Sahroni juga menyoroti terkait sektor sumber daya manusia yang ada di Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi. Untuk itu, ia meminta Menkumham untuk mempercepat seleksi Dirjen Imigrasi yang saat ini masih diisi oleh pelaksana tugas (Plt). Sudah semestinya struktur di Ditjen Imigrasi diisi oleh orang yang lebih jelas dan mampu menjawab tantangan zaman.

&amp;ldquo;Dirjen imigrasi selama lebih dari setahun ini masih diisi oleh pelaksana tugas setelah sebelumnya Pak Jhoni Ginting pensiun di tahun 2021. Malah saya lihat di Kemenkumham ada 4 Plt eselon yakni Dirjen Imigrasi, Dirjen KI, Dirjen PP, dan Kabalitbangkumham,&amp;rdquo; terang Sahroni.

&amp;ldquo;Jadi mohon juga kepada menkumham agar mempercepat seleksi Dirjen Imigrasi ini. Agar struktur di imigrasi menjadi lebih jelas dan mampu menjawab tantangan-tantangan zaman yang sedang dihadapi oleh imigrasi,&amp;rdquo; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Komisi III DPR mendukung pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin 12 September 2022, yang meminta agar Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly mengganti pejabat Dirjen Imigrasi apabila tidak mampu memperbaiki layanan keimigrasian.
Apalagi, Presiden Jokowi telah menerima banyak keluhan terkait Visa on Arrival dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas).&amp;nbsp;BACA JUGA:DPRD DKI Usulkan Tiga Nama Pj Gubernur: Marullah, Heru Budi dan Bahtiar
Menurut Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni, permintaan presiden itu perlu didukung dalam upaya membenahi kinerja di imigrasi. Sebab, sudah saatnya imigrasi mengikuti perkembangan zaman, lebih professional dan memudahkan investor asing masuk ke Indonesia.
&amp;ldquo;Ini adalah bentuk dari komitmen tegas presiden dalam membenahi Ditjen Imigrasi. Sudah saatnya imigrasi mengikuti perkembangan zaman dengan berbenah dan bersikap lebih profesional dalam memudahkan investor asing masuk ke Indonesia,&amp;rdquo; kata Sahroni kepada wartawan, Selasa (13/9/2022).

&amp;ldquo;Kita ingin mendapat kepercayaan bahwa Indonesia negara yang nyaman, aman dan mudah diakses. Karena kalau sistemnya rumit, maka hal itu akan menghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sedang berusaha kembali bangkit ini,&amp;rdquo; sambungnya.
BACA JUGA:Profil Syaifullah Tamliha, Loyalis Suharso Monoarfa yang Dicopot sebagai Pimpinan Komisi V DPR&amp;nbsp;
Sahroni juga menyoroti terkait sektor sumber daya manusia yang ada di Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi. Untuk itu, ia meminta Menkumham untuk mempercepat seleksi Dirjen Imigrasi yang saat ini masih diisi oleh pelaksana tugas (Plt). Sudah semestinya struktur di Ditjen Imigrasi diisi oleh orang yang lebih jelas dan mampu menjawab tantangan zaman.

&amp;ldquo;Dirjen imigrasi selama lebih dari setahun ini masih diisi oleh pelaksana tugas setelah sebelumnya Pak Jhoni Ginting pensiun di tahun 2021. Malah saya lihat di Kemenkumham ada 4 Plt eselon yakni Dirjen Imigrasi, Dirjen KI, Dirjen PP, dan Kabalitbangkumham,&amp;rdquo; terang Sahroni.

&amp;ldquo;Jadi mohon juga kepada menkumham agar mempercepat seleksi Dirjen Imigrasi ini. Agar struktur di imigrasi menjadi lebih jelas dan mampu menjawab tantangan-tantangan zaman yang sedang dihadapi oleh imigrasi,&amp;rdquo; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
