<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sebulan Diresmikan, Pagar Jembatan Baru Antilope Belum Juga Dipasang</title><description>Sebulan pasca diresmikannya Jembatan Baru Antilope di Jaticempaka, tak kunjung dilengkapi pagar pembatas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/13/338/2666410/sebulan-diresmikan-pagar-jembatan-baru-antilope-belum-juga-dipasang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/13/338/2666410/sebulan-diresmikan-pagar-jembatan-baru-antilope-belum-juga-dipasang"/><item><title>Sebulan Diresmikan, Pagar Jembatan Baru Antilope Belum Juga Dipasang</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/13/338/2666410/sebulan-diresmikan-pagar-jembatan-baru-antilope-belum-juga-dipasang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/13/338/2666410/sebulan-diresmikan-pagar-jembatan-baru-antilope-belum-juga-dipasang</guid><pubDate>Selasa 13 September 2022 12:26 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/13/338/2666410/sebulan-diresmikan-pagar-jembatan-baru-antilope-belum-juga-dipasang-c1eJnNrZxw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jembatan batu antilope belum dipasang pagar pembatas (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/13/338/2666410/sebulan-diresmikan-pagar-jembatan-baru-antilope-belum-juga-dipasang-c1eJnNrZxw.jpg</image><title>Jembatan batu antilope belum dipasang pagar pembatas (Foto : MPI)</title></images><description>BEKASI - Sebulan pasca diresmikannya Jembatan Baru Antilope di Jaticempaka, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi jembatan tersebut tak kunjung dilengkapi pagar pembatas. Pengendara menyebut belum dilengkapinya fasilitas ini berbahaya.

Pantauan MNC Portal Indonesia, jembatan ini menjadi akses baru pada warga yang hendak melintas menuju atau dari jalan Kalimalang dan kawasan Jatikramat. Hanya saja di sepanjang jembatan belum ada pagar yang membatasi jembatan tersebut.

Sebagai pengganti pagar, di sepanjang jembatan hanya dipasangi garis berwarna kuning dan hitam. Pagar pembatas hanya terpasang di bagian tengah jembatan sebagaimana kondisi saat diresmikan sebulan yang lalu.

Meski demikian, rambu-rambu lalu lintas yang sebelumnya tidak terpasang kini sudah terpasang. Rambu-rambu lalu lintas itu menampik larangan agar berhati-hati dan melarang pengguna jalan untuk setop atau berhenti di sepanjang jalan.

Belum dilengkapinya sejumlah infrastruktur ini diklaim berbahaya bagi sejumlah pengendara. Salah satunya ialah Yusril, diapun meminta pihak-pihak pengelola untuk menyelesaikan pembatas jalan itu.

&quot;Ini berbahaya bagi pengguna, kalau bisa dirapihin lagi biar enggak membahayakan,&quot; kata Yusril, dikutip Selasa (13/9/2022).

BACA JUGA:Desa Adat Baduy Banjir, 3 Jembatan Hanyut Wisatawan Sulit Dievakuasi

Yusril juga meminta pihak pengelola untuk memperhatikan lampu penerangan jalan. Sebab, menurutnya pada malam hari jembatan tersebut dinilai masih gelap.

&quot;Kurang juga (penerangan), tapi yang lainnya bagus kaya lintasan dua arah ini,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>BEKASI - Sebulan pasca diresmikannya Jembatan Baru Antilope di Jaticempaka, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi jembatan tersebut tak kunjung dilengkapi pagar pembatas. Pengendara menyebut belum dilengkapinya fasilitas ini berbahaya.

Pantauan MNC Portal Indonesia, jembatan ini menjadi akses baru pada warga yang hendak melintas menuju atau dari jalan Kalimalang dan kawasan Jatikramat. Hanya saja di sepanjang jembatan belum ada pagar yang membatasi jembatan tersebut.

Sebagai pengganti pagar, di sepanjang jembatan hanya dipasangi garis berwarna kuning dan hitam. Pagar pembatas hanya terpasang di bagian tengah jembatan sebagaimana kondisi saat diresmikan sebulan yang lalu.

Meski demikian, rambu-rambu lalu lintas yang sebelumnya tidak terpasang kini sudah terpasang. Rambu-rambu lalu lintas itu menampik larangan agar berhati-hati dan melarang pengguna jalan untuk setop atau berhenti di sepanjang jalan.

Belum dilengkapinya sejumlah infrastruktur ini diklaim berbahaya bagi sejumlah pengendara. Salah satunya ialah Yusril, diapun meminta pihak-pihak pengelola untuk menyelesaikan pembatas jalan itu.

&quot;Ini berbahaya bagi pengguna, kalau bisa dirapihin lagi biar enggak membahayakan,&quot; kata Yusril, dikutip Selasa (13/9/2022).

BACA JUGA:Desa Adat Baduy Banjir, 3 Jembatan Hanyut Wisatawan Sulit Dievakuasi

Yusril juga meminta pihak pengelola untuk memperhatikan lampu penerangan jalan. Sebab, menurutnya pada malam hari jembatan tersebut dinilai masih gelap.

&quot;Kurang juga (penerangan), tapi yang lainnya bagus kaya lintasan dua arah ini,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
