<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Respons PBNU terkait Cuitan Eko Kuntadhi: Kalau Tidak Membantu, Minimal Jangan Ganggu</title><description>Eko Kuntadhi mengumbar caci maki di ruang publik kepada Ustadzah Imaz Fatimatuz Zahra</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/14/337/2667485/respons-pbnu-terkait-cuitan-eko-kuntadhi-kalau-tidak-membantu-minimal-jangan-ganggu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/14/337/2667485/respons-pbnu-terkait-cuitan-eko-kuntadhi-kalau-tidak-membantu-minimal-jangan-ganggu"/><item><title>Respons PBNU terkait Cuitan Eko Kuntadhi: Kalau Tidak Membantu, Minimal Jangan Ganggu</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/14/337/2667485/respons-pbnu-terkait-cuitan-eko-kuntadhi-kalau-tidak-membantu-minimal-jangan-ganggu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/14/337/2667485/respons-pbnu-terkait-cuitan-eko-kuntadhi-kalau-tidak-membantu-minimal-jangan-ganggu</guid><pubDate>Rabu 14 September 2022 16:39 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/14/337/2667485/respons-pbnu-terkait-cuitan-eko-kuntadhi-kalau-tidak-membantu-minimal-jangan-ganggu-05tVozQhl5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/14/337/2667485/respons-pbnu-terkait-cuitan-eko-kuntadhi-kalau-tidak-membantu-minimal-jangan-ganggu-05tVozQhl5.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ahmad Fahrur Rozi atau biasa disapa Gus Fahrur menyayangkan pegiat media soal, Eko Kuntadhi mengumbar caci maki di ruang publik kepada Ustadzah Imaz Fatimatuz Zahra atau yang akrab disapa Ning Imaz dari Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur melalui akun medsos. Menurutnya jika eko memiliki argumentasi berbeda sebaiknya memberikan narasi yang baik.

&quot;Ya memang tidak selayaknya pegiat medsos mengumbar caci maki di ruang publik, jika memang dia mempunyai argumentasi berbeda silakan dibangun narasi yang baik, argumentasi ilmiah agar bisa saling melengkapi dan menghargai,&quot;kata Fahrur dalam keterangan tertulisnya, Rabu,(14/09/2022).

&quot;Jika tidak membantu, minimal jangan mengganggu,&quot;ujar dia.

BACA JUGA:Heboh Cuitan Eko Kuntadhi Hina Ning Imaz, Islam Nusantara Foundation: Saring Sebelum Sharing

Pada kesempatan itu, dia turut mengapresiasi Ning Imaz yang rajin berdakwah di medsos. Gus Fahrur mengatakan hal itu sangat positif dan jarang sekali bagi ulama perempuan berbasis pesantren yang produktif di media.

&quot;Tidak hanya mengajarkan ilmunya di pesantren secara tradisional namun sudah giat menulis dan berdakwah di medsos dan TV,&quot;kata dia.

Sebagai informasi, dalam video tausiyah Ning Imaz yang beredar, dia tengah menjelaskan tentang tafsir Surat Ali Imran ayat 14. Video ini juga diunggah di TikTok NU Online dengan judul thumbnail Lelaki di Surga Dapat Bidadari, Wanita Dapat Apa?. Potongan video tersebut kemudian diunggah Eko. Dalam potongan tersebut, ada keterangan atau caption berupa ungkapan yang bernada kasar.

&amp;ldquo;Tolol tingkat kadal. Hidup kok cuma mimpi selangkangan,&amp;rdquo; demikian tulisan atau caption yang ada dalam video unggahan Eko Kuntadhi itu.
Namun, Ketua Umum Kornas Ganjarist, Eko Kuntadhi mengatakan dirinya telah meminta maaf kepada ustazah Imaz Fatimatuz Zahra atau yang akrab disapa Ning Imaz melalui melalui pesan singkat WhatsApp. Diketahui Ning Imaz merupakan istri dari Gus Rifqil Moeslim dari Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.

&quot;Saya menghaturkan permohonan maaf kepada Ning Imas, Gus Rifqil, keluarga besar Lirboyo dan seluruh guru dan teman-teman NU. Saya akui saya kurang teliti saat men-share potongan video tersebut,&quot;kata Eko saat dikonfirmasi MNC Portal, Rabu,(14/09/2022).</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ahmad Fahrur Rozi atau biasa disapa Gus Fahrur menyayangkan pegiat media soal, Eko Kuntadhi mengumbar caci maki di ruang publik kepada Ustadzah Imaz Fatimatuz Zahra atau yang akrab disapa Ning Imaz dari Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur melalui akun medsos. Menurutnya jika eko memiliki argumentasi berbeda sebaiknya memberikan narasi yang baik.

&quot;Ya memang tidak selayaknya pegiat medsos mengumbar caci maki di ruang publik, jika memang dia mempunyai argumentasi berbeda silakan dibangun narasi yang baik, argumentasi ilmiah agar bisa saling melengkapi dan menghargai,&quot;kata Fahrur dalam keterangan tertulisnya, Rabu,(14/09/2022).

&quot;Jika tidak membantu, minimal jangan mengganggu,&quot;ujar dia.

BACA JUGA:Heboh Cuitan Eko Kuntadhi Hina Ning Imaz, Islam Nusantara Foundation: Saring Sebelum Sharing

Pada kesempatan itu, dia turut mengapresiasi Ning Imaz yang rajin berdakwah di medsos. Gus Fahrur mengatakan hal itu sangat positif dan jarang sekali bagi ulama perempuan berbasis pesantren yang produktif di media.

&quot;Tidak hanya mengajarkan ilmunya di pesantren secara tradisional namun sudah giat menulis dan berdakwah di medsos dan TV,&quot;kata dia.

Sebagai informasi, dalam video tausiyah Ning Imaz yang beredar, dia tengah menjelaskan tentang tafsir Surat Ali Imran ayat 14. Video ini juga diunggah di TikTok NU Online dengan judul thumbnail Lelaki di Surga Dapat Bidadari, Wanita Dapat Apa?. Potongan video tersebut kemudian diunggah Eko. Dalam potongan tersebut, ada keterangan atau caption berupa ungkapan yang bernada kasar.

&amp;ldquo;Tolol tingkat kadal. Hidup kok cuma mimpi selangkangan,&amp;rdquo; demikian tulisan atau caption yang ada dalam video unggahan Eko Kuntadhi itu.
Namun, Ketua Umum Kornas Ganjarist, Eko Kuntadhi mengatakan dirinya telah meminta maaf kepada ustazah Imaz Fatimatuz Zahra atau yang akrab disapa Ning Imaz melalui melalui pesan singkat WhatsApp. Diketahui Ning Imaz merupakan istri dari Gus Rifqil Moeslim dari Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.

&quot;Saya menghaturkan permohonan maaf kepada Ning Imas, Gus Rifqil, keluarga besar Lirboyo dan seluruh guru dan teman-teman NU. Saya akui saya kurang teliti saat men-share potongan video tersebut,&quot;kata Eko saat dikonfirmasi MNC Portal, Rabu,(14/09/2022).</content:encoded></item></channel></rss>
