<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PMI Rentan Terpapar Terorisme, Kepala BNPT: Ada yang Terlibat Bom Bunuh Diri</title><description>Menurut Boy Rafli, PMI rentan terpapar terorisme karena mereka minim pengetahuan terkait bahaya radikal terorisme.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/14/337/2667610/pmi-rentan-terpapar-terorisme-kepala-bnpt-ada-yang-terlibat-bom-bunuh-diri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/14/337/2667610/pmi-rentan-terpapar-terorisme-kepala-bnpt-ada-yang-terlibat-bom-bunuh-diri"/><item><title>PMI Rentan Terpapar Terorisme, Kepala BNPT: Ada yang Terlibat Bom Bunuh Diri</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/14/337/2667610/pmi-rentan-terpapar-terorisme-kepala-bnpt-ada-yang-terlibat-bom-bunuh-diri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/14/337/2667610/pmi-rentan-terpapar-terorisme-kepala-bnpt-ada-yang-terlibat-bom-bunuh-diri</guid><pubDate>Rabu 14 September 2022 18:29 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/14/337/2667610/pmi-rentan-terpapar-terorisme-kepala-bnpt-ada-yang-terlibat-bom-bunuh-diri-jOhqouqOoI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/14/337/2667610/pmi-rentan-terpapar-terorisme-kepala-bnpt-ada-yang-terlibat-bom-bunuh-diri-jOhqouqOoI.jpg</image><title>Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Boy Rafli Amar mengatakan, para Pekerja Migran Indonesia (PMI) cukup rentan terpapar terorisme sehingga diminta selalu waspada.
&quot;Selalu waspada dari pengaruh ideologi terorisme,&quot; kata Kepala BNPT Komjen Polisi Boy Rafli Amar saat bertemu dengan 13.886 WNI di San Fransisco, Amerika Serikat, melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (14/9/2022) seperti dikutip Antara.
BACA JUGA:BNPT Berdayakan Peran Pemuda untuk Tangkal Radikalisme dan Terorisme

Menurut Boy Rafli, PMI rentan terpapar terorisme karena mereka minim pengetahuan terkait bahaya radikal terorisme. Terbukti di sejumlah tempat seperti di Singapura dan Hong Kong ada pekerja migran yang terpapar terorisme.
&quot;Mereka juga ada yang terlibat dalam perencanaan bom bunuh diri,&quot; ujar Boy Rafli.
Rentannya pekerja migran juga disebabkan adanya Foreign Terrorist Fighters (FTF) Indonesia termasuk di zona konflik Irak dan Siria. Kelompok tersebut menyebarkan paham terorisme melalui berbagai cara seperti lewat media sosial.
BACA JUGA:Mahfud MD: Ada 1.370 Korban Penyintas Terorisme di IndonesiaKelompok teroris ini kerap menggunakan narasi agama sebagai landasan untuk bersikap intoleran, eksklusif bahkan melakukan kekerasan.&amp;nbsp;
Dengan jumlah data tentang keterlibatan PMI dalam terorisme di luar negeri, Boy mengimbau agar 13.886 orang WNI yang berada di wilayah kerja KJRI San Francisco lebih waspada. &quot;Hindari segala bentuk ancaman radikal terorisme dan pendanaan terorisme,&quot; ucap dia.
Kunjungan kerja BNPT RI ke KJRI San Francisco menjadi salah satu agenda kerja di Amerika Serikat. Sebelumnya, Boy Rafli memimpin delegasi Indonesia dalam kegiatan The First United Nations Global Congress of Victims of Terrorism di Markas Besar PBB New York pada 8-9 September 2022.</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Boy Rafli Amar mengatakan, para Pekerja Migran Indonesia (PMI) cukup rentan terpapar terorisme sehingga diminta selalu waspada.
&quot;Selalu waspada dari pengaruh ideologi terorisme,&quot; kata Kepala BNPT Komjen Polisi Boy Rafli Amar saat bertemu dengan 13.886 WNI di San Fransisco, Amerika Serikat, melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (14/9/2022) seperti dikutip Antara.
BACA JUGA:BNPT Berdayakan Peran Pemuda untuk Tangkal Radikalisme dan Terorisme

Menurut Boy Rafli, PMI rentan terpapar terorisme karena mereka minim pengetahuan terkait bahaya radikal terorisme. Terbukti di sejumlah tempat seperti di Singapura dan Hong Kong ada pekerja migran yang terpapar terorisme.
&quot;Mereka juga ada yang terlibat dalam perencanaan bom bunuh diri,&quot; ujar Boy Rafli.
Rentannya pekerja migran juga disebabkan adanya Foreign Terrorist Fighters (FTF) Indonesia termasuk di zona konflik Irak dan Siria. Kelompok tersebut menyebarkan paham terorisme melalui berbagai cara seperti lewat media sosial.
BACA JUGA:Mahfud MD: Ada 1.370 Korban Penyintas Terorisme di IndonesiaKelompok teroris ini kerap menggunakan narasi agama sebagai landasan untuk bersikap intoleran, eksklusif bahkan melakukan kekerasan.&amp;nbsp;
Dengan jumlah data tentang keterlibatan PMI dalam terorisme di luar negeri, Boy mengimbau agar 13.886 orang WNI yang berada di wilayah kerja KJRI San Francisco lebih waspada. &quot;Hindari segala bentuk ancaman radikal terorisme dan pendanaan terorisme,&quot; ucap dia.
Kunjungan kerja BNPT RI ke KJRI San Francisco menjadi salah satu agenda kerja di Amerika Serikat. Sebelumnya, Boy Rafli memimpin delegasi Indonesia dalam kegiatan The First United Nations Global Congress of Victims of Terrorism di Markas Besar PBB New York pada 8-9 September 2022.</content:encoded></item></channel></rss>
