<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dibantu Inggit, Presiden Soekarno Susun Naskah Pidato Indonesia Menggugat di Penjara Banceuy</title><description>Namun, Soekarno tidak bisa mendapatkan Informasi secara luas di dalam penjara tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/15/337/2667426/dibantu-inggit-presiden-soekarno-susun-naskah-pidato-indonesia-menggugat-di-penjara-banceuy</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/15/337/2667426/dibantu-inggit-presiden-soekarno-susun-naskah-pidato-indonesia-menggugat-di-penjara-banceuy"/><item><title>Dibantu Inggit, Presiden Soekarno Susun Naskah Pidato Indonesia Menggugat di Penjara Banceuy</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/15/337/2667426/dibantu-inggit-presiden-soekarno-susun-naskah-pidato-indonesia-menggugat-di-penjara-banceuy</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/15/337/2667426/dibantu-inggit-presiden-soekarno-susun-naskah-pidato-indonesia-menggugat-di-penjara-banceuy</guid><pubDate>Kamis 15 September 2022 06:05 WIB</pubDate><dc:creator>Rafika Putri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/14/337/2667426/dibantu-inggit-presiden-soekarno-susun-naskah-pidato-indonesia-menggugat-di-penjara-banceuy-lQdGW7e3oQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Soekarno dan Inggit (Foto: Arsip Sejarah/Sampoer Merah)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/14/337/2667426/dibantu-inggit-presiden-soekarno-susun-naskah-pidato-indonesia-menggugat-di-penjara-banceuy-lQdGW7e3oQ.jpg</image><title>Presiden Soekarno dan Inggit (Foto: Arsip Sejarah/Sampoer Merah)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ketika Presiden Pertama Indonesia, Soekarno ditahan di Penjara Banceuy, ia tidak hanya diam tetapi sambil menyusun naskah pembelaannya. Namun, Soekarno tidak bisa mendapatkan Informasi secara luas di dalam penjara tersebut.

Penjara Banceuy menjadi saksi mata Soekarno membuat naskah pidatonya. Soekarno ditahan sebagai tahanan politik karena dituduh oleh penjajah yang menggulingkan pemerintah Hindia Belanda.

Sebagai Istri yang selalu membantu suaminya di kala senang dan sedih. Inggit Ganarsih, selain menjadi istri ia menjadi orang diluar penjara. Ia membantu sang suami untuk mencari dan mengirimkan data serta dokumen untuk digunakan Soekarno sebagai referensi Menyusun pembelaan (Pledoi).
Baca juga:&amp;nbsp;Mengenal Pasukan Cakrabirawa, Skuad Khusus Penjaga Presiden Soekarno yang Terlibat G30SPKI
Dikutip dalam buku &amp;lsquo;Soekarno Fatmawati&amp;rsquo;, Inggit dengan berani menyelundupkan data dan dokumen yang diperlukan suaminya. Agar tak ketahuan sipir penjara, ia menyembunyikan naskah tersebut dibalik kebayanya.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Kuasai Banyak Bahasa, Presiden Soekarno Miliki Pergaulan Luas di Dunia InternasionalSelama melakukan hal tersebut Inggit tidak ketahuan oleh sipir penjara. Jerih payah Inggit ini membuat Soekarno berhasil menyusun pembelaannya yang terkenal, &amp;lsquo;Indonesia Menggugat&amp;rsquo;, yang dibacakan di Landraad Bandung pada 18 Agustus 1930.



Pengorbanan dan kesetiaan cinta yang dilakukan oleh Inggit tidak hanya berlangsung sekali. Tetapi Inggit selalu menengok Suaminya di penjara demi mengirimkan makanan setiap harinya. Pastinya tidak hanya makanan, Inggit juga selalu membawakan Infomasi diluar penjara kepada Soekarno.

Baca Selengkapnuya:&amp;nbsp;Indonesia Menggugat, Naskah Pidato Soekarno yang Terkenal Ternyata Hasil Selundupan Inggit </description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ketika Presiden Pertama Indonesia, Soekarno ditahan di Penjara Banceuy, ia tidak hanya diam tetapi sambil menyusun naskah pembelaannya. Namun, Soekarno tidak bisa mendapatkan Informasi secara luas di dalam penjara tersebut.

Penjara Banceuy menjadi saksi mata Soekarno membuat naskah pidatonya. Soekarno ditahan sebagai tahanan politik karena dituduh oleh penjajah yang menggulingkan pemerintah Hindia Belanda.

Sebagai Istri yang selalu membantu suaminya di kala senang dan sedih. Inggit Ganarsih, selain menjadi istri ia menjadi orang diluar penjara. Ia membantu sang suami untuk mencari dan mengirimkan data serta dokumen untuk digunakan Soekarno sebagai referensi Menyusun pembelaan (Pledoi).
Baca juga:&amp;nbsp;Mengenal Pasukan Cakrabirawa, Skuad Khusus Penjaga Presiden Soekarno yang Terlibat G30SPKI
Dikutip dalam buku &amp;lsquo;Soekarno Fatmawati&amp;rsquo;, Inggit dengan berani menyelundupkan data dan dokumen yang diperlukan suaminya. Agar tak ketahuan sipir penjara, ia menyembunyikan naskah tersebut dibalik kebayanya.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Kuasai Banyak Bahasa, Presiden Soekarno Miliki Pergaulan Luas di Dunia InternasionalSelama melakukan hal tersebut Inggit tidak ketahuan oleh sipir penjara. Jerih payah Inggit ini membuat Soekarno berhasil menyusun pembelaannya yang terkenal, &amp;lsquo;Indonesia Menggugat&amp;rsquo;, yang dibacakan di Landraad Bandung pada 18 Agustus 1930.



Pengorbanan dan kesetiaan cinta yang dilakukan oleh Inggit tidak hanya berlangsung sekali. Tetapi Inggit selalu menengok Suaminya di penjara demi mengirimkan makanan setiap harinya. Pastinya tidak hanya makanan, Inggit juga selalu membawakan Infomasi diluar penjara kepada Soekarno.

Baca Selengkapnuya:&amp;nbsp;Indonesia Menggugat, Naskah Pidato Soekarno yang Terkenal Ternyata Hasil Selundupan Inggit </content:encoded></item></channel></rss>
