<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jenderal Dudung: TNI AD Maafkan Effendi Simbolon, namun Ini Jadi Pelajaran!</title><description>Permohonan maaf dari pak Effendi Simbolon bagi kami jajaran TNI Angkatan Darat tentunya memaafkan</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/15/337/2668188/jenderal-dudung-tni-ad-maafkan-effendi-simbolon-namun-ini-jadi-pelajaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/15/337/2668188/jenderal-dudung-tni-ad-maafkan-effendi-simbolon-namun-ini-jadi-pelajaran"/><item><title>Jenderal Dudung: TNI AD Maafkan Effendi Simbolon, namun Ini Jadi Pelajaran!</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/15/337/2668188/jenderal-dudung-tni-ad-maafkan-effendi-simbolon-namun-ini-jadi-pelajaran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/15/337/2668188/jenderal-dudung-tni-ad-maafkan-effendi-simbolon-namun-ini-jadi-pelajaran</guid><pubDate>Kamis 15 September 2022 14:32 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/15/337/2668188/jenderal-dudung-tni-ad-maafkan-effendi-simbolon-namun-ini-jadi-pelajaran-V8RRr64hQ9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jenderal Dudung Abdurachman (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/15/337/2668188/jenderal-dudung-tni-ad-maafkan-effendi-simbolon-namun-ini-jadi-pelajaran-V8RRr64hQ9.jpg</image><title>Jenderal Dudung Abdurachman (Foto : MPI)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman mengatakan bahwa jajaran TNI AD telah menerima permohonan maaf yang diungkapkan anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon ihwal pernyataannya yang menyebut TNI seperti gerombolan.

Dudung mengatakan, penerimaan maaf tersebut sebenarnya sudah ia sampaikan ketika dirinya berada di Pekanbaru.

&quot;Sebetulnya kemarin pada saat saya di Pekanbaru saya sudah menyampaikan, artinya bahwa permohonan maaf dari pak Effendi Simbolon bagi kami jajaran TNI Angkatan Darat tentunya memaafkan,&quot; kata Dudung saat jumpa pers, di Mabes TNI AD, Jakarta Pusat, Kamis (15/9/2022).

Dudung memandang bahwa apa yang disampaikan Politikus PDIP itu sebagai bentuk kekhilafan manusia. Namun ia berharap agar kejadian itu menjadi pelajaran ke depannya.

&quot;Toh Tuhan maha pemaaf masa manusia tidak memaafkan, kami juga memaafkan manusia tidak terlepas dari kekhilafan, kesalahan ya itulah pada dasarnya manusia tidak sempurna,&quot; ujarnya.

&quot;Namun tentunya ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk tidak mudah menyampaikan pendapat ataupun perkataan yang tidak didasari dengan data dan fakta yang akurat sehingga berakibat kepada tidak baik kepada TNI,&quot; tambah dia.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8xNC8xLzE1MzIxNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BACA JUGA: Effendi Simbolon Ingin Bertemu, KSAD Dudung: Silahkan Saja Kita Gak Ada Masalah&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Lalu, soal protes yang dilakukan prajurit TNI melalui video di sosial media, Dudung menyebut bahwa hal itu merupakan respons wajar sebagai bentuk kekecewaan.

&quot;Saya menyadari bahwa perasaan prajurit di lapangan memang selama ini kita tahu mereka setiap saat berkeringat yang melaksanakan tugas-tugas operasi di Papua di Poso di perbatasan NTT Kalimantan tiap hari dia berkeringat dan taruhannya adalah nyawa walaupun mereka tinggalkan anak istrinya,&quot; ujarnya.Lalu, soal protes yang dilakukan prajurit TNI melalui video di sosial media, Dudung menyebut bahwa hal itu merupakan respons wajar sebagai bentuk kekecewaan.

&quot;Saya menyadari bahwa perasaan prajurit di lapangan memang selama ini kita tahu mereka setiap saat berkeringat yang melaksanakan tugas-tugas operasi di Papua di Poso di perbatasan NTT Kalimantan tiap hari dia berkeringat dan taruhannya adalah nyawa walaupun mereka tinggalkan anak istrinya,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman mengatakan bahwa jajaran TNI AD telah menerima permohonan maaf yang diungkapkan anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon ihwal pernyataannya yang menyebut TNI seperti gerombolan.

Dudung mengatakan, penerimaan maaf tersebut sebenarnya sudah ia sampaikan ketika dirinya berada di Pekanbaru.

&quot;Sebetulnya kemarin pada saat saya di Pekanbaru saya sudah menyampaikan, artinya bahwa permohonan maaf dari pak Effendi Simbolon bagi kami jajaran TNI Angkatan Darat tentunya memaafkan,&quot; kata Dudung saat jumpa pers, di Mabes TNI AD, Jakarta Pusat, Kamis (15/9/2022).

Dudung memandang bahwa apa yang disampaikan Politikus PDIP itu sebagai bentuk kekhilafan manusia. Namun ia berharap agar kejadian itu menjadi pelajaran ke depannya.

&quot;Toh Tuhan maha pemaaf masa manusia tidak memaafkan, kami juga memaafkan manusia tidak terlepas dari kekhilafan, kesalahan ya itulah pada dasarnya manusia tidak sempurna,&quot; ujarnya.

&quot;Namun tentunya ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk tidak mudah menyampaikan pendapat ataupun perkataan yang tidak didasari dengan data dan fakta yang akurat sehingga berakibat kepada tidak baik kepada TNI,&quot; tambah dia.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8xNC8xLzE1MzIxNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BACA JUGA: Effendi Simbolon Ingin Bertemu, KSAD Dudung: Silahkan Saja Kita Gak Ada Masalah&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Lalu, soal protes yang dilakukan prajurit TNI melalui video di sosial media, Dudung menyebut bahwa hal itu merupakan respons wajar sebagai bentuk kekecewaan.

&quot;Saya menyadari bahwa perasaan prajurit di lapangan memang selama ini kita tahu mereka setiap saat berkeringat yang melaksanakan tugas-tugas operasi di Papua di Poso di perbatasan NTT Kalimantan tiap hari dia berkeringat dan taruhannya adalah nyawa walaupun mereka tinggalkan anak istrinya,&quot; ujarnya.Lalu, soal protes yang dilakukan prajurit TNI melalui video di sosial media, Dudung menyebut bahwa hal itu merupakan respons wajar sebagai bentuk kekecewaan.

&quot;Saya menyadari bahwa perasaan prajurit di lapangan memang selama ini kita tahu mereka setiap saat berkeringat yang melaksanakan tugas-tugas operasi di Papua di Poso di perbatasan NTT Kalimantan tiap hari dia berkeringat dan taruhannya adalah nyawa walaupun mereka tinggalkan anak istrinya,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
