<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Parah, Kakak Adik Asal Rusia Ditelantarkan Orangtuanya di Bali</title><description>Kedua WNA yang masih anak itu ditelantarkan kedua orangtuanya hingga masa izin tinggalnya habis.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/16/244/2668524/parah-kakak-adik-asal-rusia-ditelantarkan-orangtuanya-di-bali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/16/244/2668524/parah-kakak-adik-asal-rusia-ditelantarkan-orangtuanya-di-bali"/><item><title>Parah, Kakak Adik Asal Rusia Ditelantarkan Orangtuanya di Bali</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/16/244/2668524/parah-kakak-adik-asal-rusia-ditelantarkan-orangtuanya-di-bali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/16/244/2668524/parah-kakak-adik-asal-rusia-ditelantarkan-orangtuanya-di-bali</guid><pubDate>Jum'at 16 September 2022 02:06 WIB</pubDate><dc:creator>Mohamad Chusna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/15/244/2668524/parah-kakak-adik-asal-rusia-ditelantarkan-orangtuanya-di-bali-8OjPzKtJXk.JPG" expression="full" type="image/jpeg">WNA Rusia dideportasi (Foto MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/15/244/2668524/parah-kakak-adik-asal-rusia-ditelantarkan-orangtuanya-di-bali-8OjPzKtJXk.JPG</image><title>WNA Rusia dideportasi (Foto MPI)</title></images><description>DENPASAR - Petugas imigrasi Singaraja Bali mendeportasi kakak adik asal Rusia, RA (16) dan RA (14), Kamis (15/9/2022). Kedua WNA yang masih anak itu ditelantarkan kedua orangtuanya hingga masa izin tinggalnya habis.

&quot;Kedua WNA yang masih anak di bawah umur ini overstay 883 hari,&quot; kata Kepala Kantor Imigrasi Singaraja Nanang Mustofa.

RA dan SA dideportasi dari Bandara Ngurah Rai menggunakan penerbangan Emirates  EK369 pukul 19.05 Wita dengan tujuan akhir Moskow.

Dari data  perlintasan orang asing, diketahui SA dan RA tiba di Bali bersama ibunya berinisial AS, 1 Maret 2020 silam. Ketiganya menggunakan bebas visa kunjungan yang berlaku 30 hari.

BACA JUGA:Wapres: Moratorium Pemekaran Wilayah Masih Berlaku, Kecuali untuk Papua dan Papua Barat

Sesampainya di Bali mereka bertemu dengan ayahnya berinisial AA. Setelah tiga minggu di Bali, AS pergi ke Kamboja untuk urusan pekerjaan.

SA dan RA tetap di Bali bersama ayahnya. Selang beberapa bulan, AA menyusul pergi lalu menitipkan kedua anaknya kepada seorang warga Rusia di Bali.

Sejak saat itu, AA dan SA tidak pernah lagi datang ke Indonesia untuk menjenguk kedua anaknya. &quot;Keduanya lalu menyerahkan diri ke imigrasi,&quot; ujar Nanang.


</description><content:encoded>DENPASAR - Petugas imigrasi Singaraja Bali mendeportasi kakak adik asal Rusia, RA (16) dan RA (14), Kamis (15/9/2022). Kedua WNA yang masih anak itu ditelantarkan kedua orangtuanya hingga masa izin tinggalnya habis.

&quot;Kedua WNA yang masih anak di bawah umur ini overstay 883 hari,&quot; kata Kepala Kantor Imigrasi Singaraja Nanang Mustofa.

RA dan SA dideportasi dari Bandara Ngurah Rai menggunakan penerbangan Emirates  EK369 pukul 19.05 Wita dengan tujuan akhir Moskow.

Dari data  perlintasan orang asing, diketahui SA dan RA tiba di Bali bersama ibunya berinisial AS, 1 Maret 2020 silam. Ketiganya menggunakan bebas visa kunjungan yang berlaku 30 hari.

BACA JUGA:Wapres: Moratorium Pemekaran Wilayah Masih Berlaku, Kecuali untuk Papua dan Papua Barat

Sesampainya di Bali mereka bertemu dengan ayahnya berinisial AA. Setelah tiga minggu di Bali, AS pergi ke Kamboja untuk urusan pekerjaan.

SA dan RA tetap di Bali bersama ayahnya. Selang beberapa bulan, AA menyusul pergi lalu menitipkan kedua anaknya kepada seorang warga Rusia di Bali.

Sejak saat itu, AA dan SA tidak pernah lagi datang ke Indonesia untuk menjenguk kedua anaknya. &quot;Keduanya lalu menyerahkan diri ke imigrasi,&quot; ujar Nanang.


</content:encoded></item></channel></rss>
