<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dampingi Jokowi ke Maluku Barat Daya, Prabowo: Kekayaan Indonesia yang Besar Ini Harus Dijaga</title><description>Prabowo Subianto mendampingi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam kunjungan kerja di Kabupaten Maluku Barat Daya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/16/337/2668610/dampingi-jokowi-ke-maluku-barat-daya-prabowo-kekayaan-indonesia-yang-besar-ini-harus-dijaga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/16/337/2668610/dampingi-jokowi-ke-maluku-barat-daya-prabowo-kekayaan-indonesia-yang-besar-ini-harus-dijaga"/><item><title>Dampingi Jokowi ke Maluku Barat Daya, Prabowo: Kekayaan Indonesia yang Besar Ini Harus Dijaga</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/16/337/2668610/dampingi-jokowi-ke-maluku-barat-daya-prabowo-kekayaan-indonesia-yang-besar-ini-harus-dijaga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/16/337/2668610/dampingi-jokowi-ke-maluku-barat-daya-prabowo-kekayaan-indonesia-yang-besar-ini-harus-dijaga</guid><pubDate>Jum'at 16 September 2022 07:54 WIB</pubDate><dc:creator>Natalia Bulan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/16/337/2668610/dampingi-jokowi-ke-maluku-barat-daya-prabowo-kekayaan-indonesia-yang-besar-ini-harus-dijaga-U2g21cJCmT.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menhan RI Prabowo Subianto mendampingi Presiden Jokowi kunjungan di Maluku Barat Daya/Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/16/337/2668610/dampingi-jokowi-ke-maluku-barat-daya-prabowo-kekayaan-indonesia-yang-besar-ini-harus-dijaga-U2g21cJCmT.jpeg</image><title>Menhan RI Prabowo Subianto mendampingi Presiden Jokowi kunjungan di Maluku Barat Daya/Istimewa</title></images><description>MALUKU - Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto mendampingi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungan kerja di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Provinsi Maluku, Kamis (15/9/2022).
Keduanya membahas mengenai pertahanan di wilayah perbatasan.
BACA JUGA:Hoax Jelang Tahun Politik Bermunculan Termasuk ke Prabowo, Dasco: Gerindra Minta Peran Aktif Kominfo
Prabowo mengatakan bahwa kekayaan Indonesia sebagian besar ada di Indonesia Timur.
Untuk itu, pulau-pulau terluar di kawasan tersebut harus dirancang untuk menjadi bagian dari pertahanan negara.
BACA JUGA:Dicintai Rakyat! Begini Antusiasme Mama-Mama, Anak-Anak hingga Bapak-Bapak di Maluku Sambut Jokowi dan Prabowo&amp;nbsp; &amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kekayaan kita sangat besar di wilayah ini, sangat-sangat besar, tidak hanya kekayaan ikan, tetapi juga kekayaan mineral di bawah laut, gas dan minyak bumi di bawah laut,&amp;rdquo; ujar Prabowo dalam keterangannya.
Sementara itu, Jokowi pada kesempatan yang sama menekankan pentingnya desain pertahanan dan keamanan negara di titik-titik terluar Indonesia untuk melindungi potensi alam yang dimiliki Indonesia, terutama untuk wilayah-wilayah perbatasan seperti Maluku Barat Daya.&quot;Setelah kita melihat Maluku Tenggara, Maluku Barat Daya, kemudian Kabupaten Kepulauan Aru, kemudian Kota Tual, Saumlaki, kita melihat perlunya sebuah desain untuk pertahanan dan keamanan negara, di titik mana kira-kira yang paling tepat. Ini penting karena memang ini potensi yang ada di sini perlu dilihat secara detail,&quot; kata Jokowi.
Prabowo pun mengamini pernyataan Jokowi dan mengatakan bahwa Kementerian Pertahanan sudah mempersiapkan desain besar pertahanan negara yang bersifat jangka panjang sesuai yang diperintahkan Jokowi.
&amp;ldquo;Sesuai perintah Presiden Joko Widodo 2,5 tahun yang lalu untuk membuat suatu desain besar masterplan pertahanan negara,&amp;rdquo; kata Prabowo.
Hal tersebut termasuk juga bagaimana pengamanan jalur-jalur laut kepulauan di Indonesia yang menjadi jalur perdagangan laut dunia.
&amp;ldquo;Menyangkut juga bagaimana kita bisa mengamankan alur-alur laut kepulauan Indonesia di mana 60 perdagangan laut dunia lewat perairan kita,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;ldquo;Tentunya ini akan kita lakukan dengan teliti dan mengikutsertakan semua lembaga terkait,&amp;rdquo; sambungnya.
</description><content:encoded>MALUKU - Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto mendampingi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungan kerja di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Provinsi Maluku, Kamis (15/9/2022).
Keduanya membahas mengenai pertahanan di wilayah perbatasan.
BACA JUGA:Hoax Jelang Tahun Politik Bermunculan Termasuk ke Prabowo, Dasco: Gerindra Minta Peran Aktif Kominfo
Prabowo mengatakan bahwa kekayaan Indonesia sebagian besar ada di Indonesia Timur.
Untuk itu, pulau-pulau terluar di kawasan tersebut harus dirancang untuk menjadi bagian dari pertahanan negara.
BACA JUGA:Dicintai Rakyat! Begini Antusiasme Mama-Mama, Anak-Anak hingga Bapak-Bapak di Maluku Sambut Jokowi dan Prabowo&amp;nbsp; &amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kekayaan kita sangat besar di wilayah ini, sangat-sangat besar, tidak hanya kekayaan ikan, tetapi juga kekayaan mineral di bawah laut, gas dan minyak bumi di bawah laut,&amp;rdquo; ujar Prabowo dalam keterangannya.
Sementara itu, Jokowi pada kesempatan yang sama menekankan pentingnya desain pertahanan dan keamanan negara di titik-titik terluar Indonesia untuk melindungi potensi alam yang dimiliki Indonesia, terutama untuk wilayah-wilayah perbatasan seperti Maluku Barat Daya.&quot;Setelah kita melihat Maluku Tenggara, Maluku Barat Daya, kemudian Kabupaten Kepulauan Aru, kemudian Kota Tual, Saumlaki, kita melihat perlunya sebuah desain untuk pertahanan dan keamanan negara, di titik mana kira-kira yang paling tepat. Ini penting karena memang ini potensi yang ada di sini perlu dilihat secara detail,&quot; kata Jokowi.
Prabowo pun mengamini pernyataan Jokowi dan mengatakan bahwa Kementerian Pertahanan sudah mempersiapkan desain besar pertahanan negara yang bersifat jangka panjang sesuai yang diperintahkan Jokowi.
&amp;ldquo;Sesuai perintah Presiden Joko Widodo 2,5 tahun yang lalu untuk membuat suatu desain besar masterplan pertahanan negara,&amp;rdquo; kata Prabowo.
Hal tersebut termasuk juga bagaimana pengamanan jalur-jalur laut kepulauan di Indonesia yang menjadi jalur perdagangan laut dunia.
&amp;ldquo;Menyangkut juga bagaimana kita bisa mengamankan alur-alur laut kepulauan Indonesia di mana 60 perdagangan laut dunia lewat perairan kita,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;ldquo;Tentunya ini akan kita lakukan dengan teliti dan mengikutsertakan semua lembaga terkait,&amp;rdquo; sambungnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
