<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tampang Polisi Tampar Prajurit TNI, Ujung-ujungnya Menangis saat Ditangkap</title><description>Kasus penamparan oknum polisi berinisial MS terhadap seorang anggota polisi militer dari TNI viral di media sosial.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/16/610/2668880/tampang-polisi-tampar-prajurit-tni-ujung-ujungnya-menangis-saat-ditangkap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/16/610/2668880/tampang-polisi-tampar-prajurit-tni-ujung-ujungnya-menangis-saat-ditangkap"/><item><title>Tampang Polisi Tampar Prajurit TNI, Ujung-ujungnya Menangis saat Ditangkap</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/16/610/2668880/tampang-polisi-tampar-prajurit-tni-ujung-ujungnya-menangis-saat-ditangkap</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/16/610/2668880/tampang-polisi-tampar-prajurit-tni-ujung-ujungnya-menangis-saat-ditangkap</guid><pubDate>Jum'at 16 September 2022 14:09 WIB</pubDate><dc:creator>Era Neizma Wedya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/16/610/2668880/tampang-polisi-tampar-prajurit-tni-ujung-ujungnya-menangis-saat-ditangkap-aMKgQ7tVHS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi tampar prajurit TNI menangis usai ditangkap. (Foto: Tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/16/610/2668880/tampang-polisi-tampar-prajurit-tni-ujung-ujungnya-menangis-saat-ditangkap-aMKgQ7tVHS.jpg</image><title>Polisi tampar prajurit TNI menangis usai ditangkap. (Foto: Tangkapan layar)</title></images><description>PALEMBANG - Kasus penamparan oknum polisi berinisial MS terhadap seorang anggota polisi militer dari TNI viral di media sosial. Kini beredar video pelaku sedang menangis akibat tindakannya.
Dalam video yang beredar di sejumlah media sosial itu, MS nampak menangis sembari duduk di lantai dengan tangan diborgol. Saat itu ia juga diajak berbincang oleh sejumlah petugas kepolisian.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengatakan yang bersangkutan juga sudah menjalani pemeriksaan kesehatan dan kejiwaan.
&quot;Hasil pemeriksaan yang bersangkutan dinyatakan sehat. Saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani penyelidikan,&quot; katanya, Jumat (16/9).
Menurutnya, MS bertugas di Biddokes Polda Sumsel dan prilakunya selama ini biasa-biasa saja atau dapat dikatakan sehat. Petugas juga masih mendalami motif hingga ia nekat melakukan pemukulan tersebut.
&quot;Motifnya masih didalami, dan ia sudah ditahan di Polda Sumsel,&quot; katanya.Selain itu, Supriadi mengaku juga menyampaikan permohonan maaf mewakili kepolisian bila ada tindakan dari oknum yang kurang berkenan.
&quot;Kami dari kepolisian memohon maaf apabila ada hal yang kurang berkenan,&quot; katanya.</description><content:encoded>PALEMBANG - Kasus penamparan oknum polisi berinisial MS terhadap seorang anggota polisi militer dari TNI viral di media sosial. Kini beredar video pelaku sedang menangis akibat tindakannya.
Dalam video yang beredar di sejumlah media sosial itu, MS nampak menangis sembari duduk di lantai dengan tangan diborgol. Saat itu ia juga diajak berbincang oleh sejumlah petugas kepolisian.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengatakan yang bersangkutan juga sudah menjalani pemeriksaan kesehatan dan kejiwaan.
&quot;Hasil pemeriksaan yang bersangkutan dinyatakan sehat. Saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani penyelidikan,&quot; katanya, Jumat (16/9).
Menurutnya, MS bertugas di Biddokes Polda Sumsel dan prilakunya selama ini biasa-biasa saja atau dapat dikatakan sehat. Petugas juga masih mendalami motif hingga ia nekat melakukan pemukulan tersebut.
&quot;Motifnya masih didalami, dan ia sudah ditahan di Polda Sumsel,&quot; katanya.Selain itu, Supriadi mengaku juga menyampaikan permohonan maaf mewakili kepolisian bila ada tindakan dari oknum yang kurang berkenan.
&quot;Kami dari kepolisian memohon maaf apabila ada hal yang kurang berkenan,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
