<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diguyur Hujan Deras, 9 Kampung di Sukabumi Terendam Banjir</title><description>Akibat hujan deras dengan intensitas tinggi, sebanyak 9 kampung yang berada di wilayah Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Sukabumi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/18/525/2669745/diguyur-hujan-deras-9-kampung-di-sukabumi-terendam-banjir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/18/525/2669745/diguyur-hujan-deras-9-kampung-di-sukabumi-terendam-banjir"/><item><title>Diguyur Hujan Deras, 9 Kampung di Sukabumi Terendam Banjir</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/18/525/2669745/diguyur-hujan-deras-9-kampung-di-sukabumi-terendam-banjir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/18/525/2669745/diguyur-hujan-deras-9-kampung-di-sukabumi-terendam-banjir</guid><pubDate>Minggu 18 September 2022 04:27 WIB</pubDate><dc:creator>Dharmawan Hadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/18/525/2669745/diguyur-hujan-deras-9-kampung-di-sukabumi-terendam-banjir-lOwl5NAkej.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir di Sukabumi (Foto: MPI/Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/18/525/2669745/diguyur-hujan-deras-9-kampung-di-sukabumi-terendam-banjir-lOwl5NAkej.jpg</image><title>Banjir di Sukabumi (Foto: MPI/Istimewa)</title></images><description>SUKABUMI - Akibat hujan deras dengan intensitas tinggi, sebanyak 9 kampung yang berada di wilayah Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, terendam banjir pada Sabtu (17/9/2022).

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciemas, Idrus Stansah mengatakan bahwa hujan deras yang mengguyur dengan waktu lama mengakibatkan banjir, dan puncak air merendam rumah warga terjadi pada 22.35 WIB.

&quot;Di wilayah Desa Mandrajaya, banjir terjadi di pemukiman warga, sebanyak 9 kampung terendam air antara lain, Tegaljoho, Bantarpanjang, Cicariu, Gunungbatu,&quot; ujar Idrus kepada MNC Portal Indonesia.

Selain itu, lanjut Idrus, banjir juga terjadi di kampung Gunungsentul, Ciawet, Citamiang, Bantarpanyang, dan Tltitik banjir di Kampung Rancasalak atau jembatan Kisohir.

&quot;Rata-rata ketinggian banjir di beberapa lokasi di atas kurang lebih 50 centimeter sampai 1 meter. Kebutuhan mendesak saat ini adalah 2 unit perahu karet untuk mengevakuasi korban banjir dan memeriksa rumah warga yang terendam banjir,&quot; tambah Idrus.

BACA JUGA:7 Desa di Bolaang Mongondow Selatan Kebanjiran

Lebih lanjut Idrus mengatakan bahwa untuk sementara masyarakat dihimbau untuk mengungsi bagi yang rumahnya tidak dimungkinkan ditempati dan dihimbau selalu berhati-hati.

&quot;Update selanjutnya akan disampaikan secara berkala apabila terdapat laporan tambahan, karena kemungkinan ada lokasi lain yang terjadi banjir namun belum ada informasi lebih lanjut,&quot; ujar Idrus.</description><content:encoded>SUKABUMI - Akibat hujan deras dengan intensitas tinggi, sebanyak 9 kampung yang berada di wilayah Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, terendam banjir pada Sabtu (17/9/2022).

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciemas, Idrus Stansah mengatakan bahwa hujan deras yang mengguyur dengan waktu lama mengakibatkan banjir, dan puncak air merendam rumah warga terjadi pada 22.35 WIB.

&quot;Di wilayah Desa Mandrajaya, banjir terjadi di pemukiman warga, sebanyak 9 kampung terendam air antara lain, Tegaljoho, Bantarpanjang, Cicariu, Gunungbatu,&quot; ujar Idrus kepada MNC Portal Indonesia.

Selain itu, lanjut Idrus, banjir juga terjadi di kampung Gunungsentul, Ciawet, Citamiang, Bantarpanyang, dan Tltitik banjir di Kampung Rancasalak atau jembatan Kisohir.

&quot;Rata-rata ketinggian banjir di beberapa lokasi di atas kurang lebih 50 centimeter sampai 1 meter. Kebutuhan mendesak saat ini adalah 2 unit perahu karet untuk mengevakuasi korban banjir dan memeriksa rumah warga yang terendam banjir,&quot; tambah Idrus.

BACA JUGA:7 Desa di Bolaang Mongondow Selatan Kebanjiran

Lebih lanjut Idrus mengatakan bahwa untuk sementara masyarakat dihimbau untuk mengungsi bagi yang rumahnya tidak dimungkinkan ditempati dan dihimbau selalu berhati-hati.

&quot;Update selanjutnya akan disampaikan secara berkala apabila terdapat laporan tambahan, karena kemungkinan ada lokasi lain yang terjadi banjir namun belum ada informasi lebih lanjut,&quot; ujar Idrus.</content:encoded></item></channel></rss>
