<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kasus HIV di Jakbar Tembus 351, Paling Banyak Emak-Emak   </title><description>Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Administrasi Jakarta Barat melaporkan, sebanyak 351 warga terinfeksi&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/20/338/2671572/kasus-hiv-di-jakbar-tembus-351-paling-banyak-emak-emak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/20/338/2671572/kasus-hiv-di-jakbar-tembus-351-paling-banyak-emak-emak"/><item><title> Kasus HIV di Jakbar Tembus 351, Paling Banyak Emak-Emak   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/20/338/2671572/kasus-hiv-di-jakbar-tembus-351-paling-banyak-emak-emak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/20/338/2671572/kasus-hiv-di-jakbar-tembus-351-paling-banyak-emak-emak</guid><pubDate>Selasa 20 September 2022 22:01 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/20/338/2671572/kasus-hiv-di-jakbar-tembus-351-paling-banyak-emak-emak-nRm4STGHy4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi HIV (foto: Everydayhealt)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/20/338/2671572/kasus-hiv-di-jakbar-tembus-351-paling-banyak-emak-emak-nRm4STGHy4.jpg</image><title>Illustrasi HIV (foto: Everydayhealt)</title></images><description>
JAKARTA - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Administrasi Jakarta Barat melaporkan, sebanyak 351 warga terinfeksi penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV). Data itu terhitung mulai periode Januari hingga Juni 2022.

&quot;Dari 53 ribu yang dites, yang positif (HIV) itu 351. Itu hanya Jakarta Barat aja ya. Jadi istilahnya Januari sampai Juni itu ditemukan yang positif 351,&quot; kata Sekretaris KPA, Sukarno kepada wartawan, Selasa (20/9/2022).
BACA JUGA:Pemkot Bekasi Sediakan 16.560 Kondom untuk Pasangan HIV, Guna Cegah Penularan

Sukarno mengatakan, dari ratusan kasus tersebut mayoritas diidap oleh para ibu rumah tangga/ibu hamil dan warga yang memiliki penyakit Tuberkolosis (TBC). Sementara untuk kategori seks bebas, disebut Sukarno angkanya sangat kecil.

&quot;Jadi ibu hamil yang periksa ke RS maupun ke Puskesmas itu kita tes semuanya yang ibu hamil. Kemudian orang yang mempunyai penyakit antara lain adalah TBC, karena TB itu sangat dekat sekali dengan penyakit HIV. Oleh karena itu yang sudah kena TB kita tes HIVnya. Nah itu bukan semuanya tapi kebanyakan kena HIV juga,&quot; lanjutnya.
BACA JUGA:Kisah Pilu Anak 12 Tahun Terjangkit HIV, Diduga Korban Rudapaksa Bertahun-tahun

Guna mengurangi laju penularan HIV di masyarakat, pihaknya telah melakukan pengobatan antiretroviral (ATV) kepada para pengidap HIV. Menurut Sukarno, pengobatan ATV setidaknya dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian, memperbaiki kualitas hidup orang dengan HIV (ODHIV), memulihkan/memelihara fungsi kekebalan tubuh, hingga menekan penggandaan virus.


Selain itu, pihaknya juga melakukan pendampingan psikologis lewat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

&quot;Kita ada 9 LSM dan orang-orangnya termasuk tenaga medis yang dari puskesmas juga mendampingi,&quot; ujarnya.

Oleh karenanya, Sukarno mengimbau kepada masyarakat terutama di wilayah Jakarta Barat agar ikut melakukan tes HIV sebagai upaya pencegahan dini resiko tertular. Sementara bagi yang sudah tertular, agar tetap rutin menjalani pengobatan.

&quot;Bagi orang-orang yang terkena HIV saya harapkan juga bisa minum obat secara rutin ke puskesmas terdekat karena tidak dijual ke pasaran, hanya di rumah sakit dan puskesmas yang telah ditetapkan,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Administrasi Jakarta Barat melaporkan, sebanyak 351 warga terinfeksi penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV). Data itu terhitung mulai periode Januari hingga Juni 2022.

&quot;Dari 53 ribu yang dites, yang positif (HIV) itu 351. Itu hanya Jakarta Barat aja ya. Jadi istilahnya Januari sampai Juni itu ditemukan yang positif 351,&quot; kata Sekretaris KPA, Sukarno kepada wartawan, Selasa (20/9/2022).
BACA JUGA:Pemkot Bekasi Sediakan 16.560 Kondom untuk Pasangan HIV, Guna Cegah Penularan

Sukarno mengatakan, dari ratusan kasus tersebut mayoritas diidap oleh para ibu rumah tangga/ibu hamil dan warga yang memiliki penyakit Tuberkolosis (TBC). Sementara untuk kategori seks bebas, disebut Sukarno angkanya sangat kecil.

&quot;Jadi ibu hamil yang periksa ke RS maupun ke Puskesmas itu kita tes semuanya yang ibu hamil. Kemudian orang yang mempunyai penyakit antara lain adalah TBC, karena TB itu sangat dekat sekali dengan penyakit HIV. Oleh karena itu yang sudah kena TB kita tes HIVnya. Nah itu bukan semuanya tapi kebanyakan kena HIV juga,&quot; lanjutnya.
BACA JUGA:Kisah Pilu Anak 12 Tahun Terjangkit HIV, Diduga Korban Rudapaksa Bertahun-tahun

Guna mengurangi laju penularan HIV di masyarakat, pihaknya telah melakukan pengobatan antiretroviral (ATV) kepada para pengidap HIV. Menurut Sukarno, pengobatan ATV setidaknya dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian, memperbaiki kualitas hidup orang dengan HIV (ODHIV), memulihkan/memelihara fungsi kekebalan tubuh, hingga menekan penggandaan virus.


Selain itu, pihaknya juga melakukan pendampingan psikologis lewat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

&quot;Kita ada 9 LSM dan orang-orangnya termasuk tenaga medis yang dari puskesmas juga mendampingi,&quot; ujarnya.

Oleh karenanya, Sukarno mengimbau kepada masyarakat terutama di wilayah Jakarta Barat agar ikut melakukan tes HIV sebagai upaya pencegahan dini resiko tertular. Sementara bagi yang sudah tertular, agar tetap rutin menjalani pengobatan.

&quot;Bagi orang-orang yang terkena HIV saya harapkan juga bisa minum obat secara rutin ke puskesmas terdekat karena tidak dijual ke pasaran, hanya di rumah sakit dan puskesmas yang telah ditetapkan,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
