<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hubungan Menghangat, Presiden Turki dan PM Israel Bertemu untuk Pertama Kali Sejak 2008</title><description>Turki dan Israel mengumumkan normalisasi hubungan diplomatik bulan lalu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/21/18/2671828/hubungan-menghangat-presiden-turki-dan-pm-israel-bertemu-untuk-pertama-kali-sejak-2008</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/21/18/2671828/hubungan-menghangat-presiden-turki-dan-pm-israel-bertemu-untuk-pertama-kali-sejak-2008"/><item><title>Hubungan Menghangat, Presiden Turki dan PM Israel Bertemu untuk Pertama Kali Sejak 2008</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/21/18/2671828/hubungan-menghangat-presiden-turki-dan-pm-israel-bertemu-untuk-pertama-kali-sejak-2008</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/21/18/2671828/hubungan-menghangat-presiden-turki-dan-pm-israel-bertemu-untuk-pertama-kali-sejak-2008</guid><pubDate>Rabu 21 September 2022 11:29 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/21/18/2671828/hubungan-menghangat-presiden-turki-dan-pm-israel-bertemu-untuk-pertama-kali-sejak-2008-mijkOYtv39.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/21/18/2671828/hubungan-menghangat-presiden-turki-dan-pm-israel-bertemu-untuk-pertama-kali-sejak-2008-mijkOYtv39.jpg</image><title>Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: Reuters)</title></images><description>NEW YORK - Perdana Menteri (PM) Israel Yair Lapid dan Presiden Turki Tayyip Erdogan bertemu di sela-sela Sidang Umum PBB pada Selasa, (20/9/2022) untuk pembicaraan tatap muka pertama antara para pemimpin negara-negara sekutu AS sejak 2008, menurut kantor PM Israel.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Normalisasi Hubungan dengan Israel, Erdogan: Turki Akan Terus Dukung Palestina

Hubungan Israel-Turki, yang lama membeku di tengah perseteruan atas perjuangan Palestina, telah menghangat dalam beberapa bulan terakhir, dengan energi muncul sebagai bidang utama kerja sama. Kedua negara diharapkan akan segera bertukar duta besar baru.
Selain membahas energi, Lapid berterima kasih kepada Erdogan untuk berbagi intelijen negara dan mencatat permintaan Israel untuk kembalinya empat warganya - dua di antaranya tentara - yang hilang di Jalur Gaza sejak perang 2014, kata kantor Lapid sebagaimana dilansir Reuters.
Turki telah menjadi tuan rumah bagi anggota Hamas, sebuah gerakan Islam Palestina yang menguasai Gaza dan yang oleh sebagian besar negara Barat ditetapkan sebagai kelompok teroris. Relasi antara Turki dengan Hamas itu sering menjadi titik yang mencuat dalam upaya untuk membangun kembali hubungan dengan Israel.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Israel dan Turki Umumkan Normalisasi Hubungan Diplomatik

Sementara itu Ankara sangat marah dengan pembunuhan 10 aktivis Turki 2010 dalam bentrokan yang meletus ketika marinir Israel menyerbu sebuah kapal yang mencoba untuk memecahkan blokade laut Israel di Gaza.
</description><content:encoded>NEW YORK - Perdana Menteri (PM) Israel Yair Lapid dan Presiden Turki Tayyip Erdogan bertemu di sela-sela Sidang Umum PBB pada Selasa, (20/9/2022) untuk pembicaraan tatap muka pertama antara para pemimpin negara-negara sekutu AS sejak 2008, menurut kantor PM Israel.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Normalisasi Hubungan dengan Israel, Erdogan: Turki Akan Terus Dukung Palestina

Hubungan Israel-Turki, yang lama membeku di tengah perseteruan atas perjuangan Palestina, telah menghangat dalam beberapa bulan terakhir, dengan energi muncul sebagai bidang utama kerja sama. Kedua negara diharapkan akan segera bertukar duta besar baru.
Selain membahas energi, Lapid berterima kasih kepada Erdogan untuk berbagi intelijen negara dan mencatat permintaan Israel untuk kembalinya empat warganya - dua di antaranya tentara - yang hilang di Jalur Gaza sejak perang 2014, kata kantor Lapid sebagaimana dilansir Reuters.
Turki telah menjadi tuan rumah bagi anggota Hamas, sebuah gerakan Islam Palestina yang menguasai Gaza dan yang oleh sebagian besar negara Barat ditetapkan sebagai kelompok teroris. Relasi antara Turki dengan Hamas itu sering menjadi titik yang mencuat dalam upaya untuk membangun kembali hubungan dengan Israel.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Israel dan Turki Umumkan Normalisasi Hubungan Diplomatik

Sementara itu Ankara sangat marah dengan pembunuhan 10 aktivis Turki 2010 dalam bentrokan yang meletus ketika marinir Israel menyerbu sebuah kapal yang mencoba untuk memecahkan blokade laut Israel di Gaza.
</content:encoded></item></channel></rss>
