<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Oknum ASN Culik dan Keroyok Wartawan, Polisi Ultimatum Pelaku Segera Serahkan Diri!</title><description>Laporan kasus ini sudah kami terima dan sekarang sedang kami tangani. Kami minta para pelaku segera menyerahkan diri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/21/525/2671796/oknum-asn-culik-dan-keroyok-wartawan-polisi-ultimatum-pelaku-segera-serahkan-diri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/21/525/2671796/oknum-asn-culik-dan-keroyok-wartawan-polisi-ultimatum-pelaku-segera-serahkan-diri"/><item><title>Oknum ASN Culik dan Keroyok Wartawan, Polisi Ultimatum Pelaku Segera Serahkan Diri!</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/21/525/2671796/oknum-asn-culik-dan-keroyok-wartawan-polisi-ultimatum-pelaku-segera-serahkan-diri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/21/525/2671796/oknum-asn-culik-dan-keroyok-wartawan-polisi-ultimatum-pelaku-segera-serahkan-diri</guid><pubDate>Rabu 21 September 2022 10:49 WIB</pubDate><dc:creator>Nila Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/21/525/2671796/oknum-asn-culik-dan-keroyok-wartawan-polisi-ultimatum-segera-serahkan-diri-jFpupTU1Vw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">TKP penculikan wartawan yang dilakukan ASN (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/21/525/2671796/oknum-asn-culik-dan-keroyok-wartawan-polisi-ultimatum-segera-serahkan-diri-jFpupTU1Vw.jpg</image><title>TKP penculikan wartawan yang dilakukan ASN (Foto : MPI)</title></images><description>KARAWANG - Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono meminta pelaku penculikan dan pengeroyokan terhadap 2 orang wartawan agar menyerahkan diri. Tim khusus telah dibentuk untuk menangani kasus yang menjadi viral itu.
&quot;Laporan kasus ini sudah kami terima dan sekarang sedang kami tangani. Kami minta para pelaku segera menyerahkan diri agar proses hukum berjalan cepat,&quot; kata Aldi, Rabu (21/9/22).
Menurut Aldi untuk menangani kasus yang menghebohkan warga Karawang ini, pihaknya sudah membentuk tim khusus. Tim khusus bekerja mencari sejumlah bukti dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. &quot; Saya sudah perintahkan Kasatreskrim membentuk tim khusus inu,&quot; katanya.
Tim khusus Satreskrim Polres Karawang bekerja cepat dengan melakukan olah kejadian perkara (TKP), tempat korban dikeroyok di kantor Asosiasi Futsal Karawang (AFK) salah satu ruangan Stadion Singaperbangsa, Selasa (20/9) malam. Bahkan lokasi tersebut langsung dipasang police line dan melarang siapapun masuk.
BACA JUGA:Duh, ASN di Karawang Terlibat Kasus Penculikan dan Penganiayaan Wartawan
Berdasarkan pemantauan olah TKP dilakukan di   kantor Asosiasi Futsal  Karawang ( AFK) dilingkungan Stadion Singaperbangsa, tempat korban di sekap dan dianiaya. Disitu korban juga dipaksa minum air kencing. 2 korban penganiayaan diminta memperagakan adegan kejadian penyekapan hingga penyiksaan. Usai melakukan olah TKP polisi langsung memasang garis polisi.</description><content:encoded>KARAWANG - Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono meminta pelaku penculikan dan pengeroyokan terhadap 2 orang wartawan agar menyerahkan diri. Tim khusus telah dibentuk untuk menangani kasus yang menjadi viral itu.
&quot;Laporan kasus ini sudah kami terima dan sekarang sedang kami tangani. Kami minta para pelaku segera menyerahkan diri agar proses hukum berjalan cepat,&quot; kata Aldi, Rabu (21/9/22).
Menurut Aldi untuk menangani kasus yang menghebohkan warga Karawang ini, pihaknya sudah membentuk tim khusus. Tim khusus bekerja mencari sejumlah bukti dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. &quot; Saya sudah perintahkan Kasatreskrim membentuk tim khusus inu,&quot; katanya.
Tim khusus Satreskrim Polres Karawang bekerja cepat dengan melakukan olah kejadian perkara (TKP), tempat korban dikeroyok di kantor Asosiasi Futsal Karawang (AFK) salah satu ruangan Stadion Singaperbangsa, Selasa (20/9) malam. Bahkan lokasi tersebut langsung dipasang police line dan melarang siapapun masuk.
BACA JUGA:Duh, ASN di Karawang Terlibat Kasus Penculikan dan Penganiayaan Wartawan
Berdasarkan pemantauan olah TKP dilakukan di   kantor Asosiasi Futsal  Karawang ( AFK) dilingkungan Stadion Singaperbangsa, tempat korban di sekap dan dianiaya. Disitu korban juga dipaksa minum air kencing. 2 korban penganiayaan diminta memperagakan adegan kejadian penyekapan hingga penyiksaan. Usai melakukan olah TKP polisi langsung memasang garis polisi.</content:encoded></item></channel></rss>
