<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendagri Minta ASN Tak Berpolitik Praktis, Meski Punya Hak Pilih</title><description>Tito meminta ASN untuk bersikap netral pada pemilu serentak pada 2024 mendatang.
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/22/337/2672540/mendagri-minta-asn-tak-berpolitik-praktis-meski-punya-hak-pilih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/22/337/2672540/mendagri-minta-asn-tak-berpolitik-praktis-meski-punya-hak-pilih"/><item><title>Mendagri Minta ASN Tak Berpolitik Praktis, Meski Punya Hak Pilih</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/22/337/2672540/mendagri-minta-asn-tak-berpolitik-praktis-meski-punya-hak-pilih</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/22/337/2672540/mendagri-minta-asn-tak-berpolitik-praktis-meski-punya-hak-pilih</guid><pubDate>Kamis 22 September 2022 10:25 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/22/337/2672540/mendagri-minta-asn-tak-berpolitik-praktis-meski-punya-hak-pilih-YB2ruvXRFw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendagri Tito Karnavian (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/22/337/2672540/mendagri-minta-asn-tak-berpolitik-praktis-meski-punya-hak-pilih-YB2ruvXRFw.jpg</image><title>Mendagri Tito Karnavian (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian meminta aparatur sipil negara (ASN) untuk bekerja secara profesional dan tidak ikut campur dinamika politik pemilu ataupun pilkada 2024.

Hal tersebut disampaikan Tito dalam acara Penandatanganan Keputusan Bersama tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Netralitas Pegawai ASN dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum yang dihadiri oleh Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas, Ketua KASN Agus Pramusinto, Plt. Kepala BKN Bima Haria Wibisana dan Ketua Bawaslu Rahmat Bagja.

BACA JUGA:Oknum ASN di Bangkalan Digerebek Pesta Sabu, Kendaraan Pelat Merah Turut Diamankan

&quot;Untuk mencari pemimpin yang baik silahkan berlangsung ibarat mesin mobil tentu akan situasi politik akan memanas. Maka ASN harus tetap pada posisi sebagai tenaga profesional meskipun memiliki hak pilih tapi tidak boleh berpolitik praktis memihak kepada calon atau partai tertentu,&quot; ujar Tito dalam sambutannya secara daring, Kamis (22/9/2022).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8xNi8xLzE1MTk5MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Maka dari itu, Tito pun meminta ASN untuk bersikap netral pada pemilu serentak pada 2024 mendatang.
&quot;Kita semua sepakat biarlah siapapun yang bertanding baik tingkat pusat atau daerah atau legislatif proses itu untuk menentukan kader-kader pemimpin yang terbaik tetapi kita sebagai ASN yang mengawaki jalannya roda pemerintahan harus tetap pada posisi netral siapapun pemenangnya,&quot; jelasnya.

Tito mengatakan bahwa ASN menjadi bagian penting dari pemerintahan untuk menjamin berlangsungnya pemilu dan pilkada tahun 2024 baik tingkat nasional maupun tingkat daerah berjalan baik.

&quot;ASN kita sudah tahu bahwa undang-undangnya berbagai aturan tidak boleh berpolitik praktis karena ASN adalah tenaga profesional dia yang menjadi motor pemerintahan,&quot; jelasnya</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian meminta aparatur sipil negara (ASN) untuk bekerja secara profesional dan tidak ikut campur dinamika politik pemilu ataupun pilkada 2024.

Hal tersebut disampaikan Tito dalam acara Penandatanganan Keputusan Bersama tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Netralitas Pegawai ASN dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum yang dihadiri oleh Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas, Ketua KASN Agus Pramusinto, Plt. Kepala BKN Bima Haria Wibisana dan Ketua Bawaslu Rahmat Bagja.

BACA JUGA:Oknum ASN di Bangkalan Digerebek Pesta Sabu, Kendaraan Pelat Merah Turut Diamankan

&quot;Untuk mencari pemimpin yang baik silahkan berlangsung ibarat mesin mobil tentu akan situasi politik akan memanas. Maka ASN harus tetap pada posisi sebagai tenaga profesional meskipun memiliki hak pilih tapi tidak boleh berpolitik praktis memihak kepada calon atau partai tertentu,&quot; ujar Tito dalam sambutannya secara daring, Kamis (22/9/2022).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8xNi8xLzE1MTk5MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Maka dari itu, Tito pun meminta ASN untuk bersikap netral pada pemilu serentak pada 2024 mendatang.
&quot;Kita semua sepakat biarlah siapapun yang bertanding baik tingkat pusat atau daerah atau legislatif proses itu untuk menentukan kader-kader pemimpin yang terbaik tetapi kita sebagai ASN yang mengawaki jalannya roda pemerintahan harus tetap pada posisi netral siapapun pemenangnya,&quot; jelasnya.

Tito mengatakan bahwa ASN menjadi bagian penting dari pemerintahan untuk menjamin berlangsungnya pemilu dan pilkada tahun 2024 baik tingkat nasional maupun tingkat daerah berjalan baik.

&quot;ASN kita sudah tahu bahwa undang-undangnya berbagai aturan tidak boleh berpolitik praktis karena ASN adalah tenaga profesional dia yang menjadi motor pemerintahan,&quot; jelasnya</content:encoded></item></channel></rss>
