<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hakim Agung Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Pungutan Liar Dalam Urus Perkara</title><description>Berkaitan dugaan tindak pidana korupsi suap dan pungutan tidak sah dalam pengurusan perkara di Mahkamah Agung</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/22/337/2672940/hakim-agung-terjaring-ott-kpk-diduga-terkait-pungutan-liar-dalam-urus-perkara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/22/337/2672940/hakim-agung-terjaring-ott-kpk-diduga-terkait-pungutan-liar-dalam-urus-perkara"/><item><title>Hakim Agung Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Pungutan Liar Dalam Urus Perkara</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/22/337/2672940/hakim-agung-terjaring-ott-kpk-diduga-terkait-pungutan-liar-dalam-urus-perkara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/22/337/2672940/hakim-agung-terjaring-ott-kpk-diduga-terkait-pungutan-liar-dalam-urus-perkara</guid><pubDate>Kamis 22 September 2022 16:23 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/22/337/2672940/hakim-agung-terjaring-ott-kpk-diduga-terkait-pungutan-liar-dalam-urus-perkara-uEJWgwDLdg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/22/337/2672940/hakim-agung-terjaring-ott-kpk-diduga-terkait-pungutan-liar-dalam-urus-perkara-uEJWgwDLdg.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Tim Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta dan Semarang, hari ini. Salah satu yang diamankan dalam operasi senyap tersebut dikabarkan seorang hakim Mahkamah Agung (MA).

Operasi senyap KPK di dua daerah tersebut diduga berkaitan dengan dugaan suap pengurusan perkara yang sedang berproses di MA. Sayangnya, KPK belum membeberkan berapa orang yang diamankan dalam OTT tersebut.

&quot;Berkaitan dugaan tindak pidana korupsi suap dan pungutan tidak sah dalam pengurusan perkara di Mahkamah Agung,&quot; kata Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Kamis (22/9/2022).

Tim KPK dikabarkan telah mengamankan sejumlah orang. Tim juga turut mengamankan sejumlah uang. Uang itu diduga berkaitan dengan pengurusan perkara di MA.

BACA JUGA:Breaking News! KPK OTT Hakim Mahkamah Agung

&quot;Turut mengamankan orang dan sejumlah uang dalam giat ini yang masih terus kami kembangkan,&quot; beber Ghufron.

&quot;Mohon bersabar tim lidik kpk sedang memeriksa pihak yang terkait  untuk memperjelas dugaan perbuatan dan pelakunya, pada saat nya nanti akan kami jelaskan secara lebih detil,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Tim Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta dan Semarang, hari ini. Salah satu yang diamankan dalam operasi senyap tersebut dikabarkan seorang hakim Mahkamah Agung (MA).

Operasi senyap KPK di dua daerah tersebut diduga berkaitan dengan dugaan suap pengurusan perkara yang sedang berproses di MA. Sayangnya, KPK belum membeberkan berapa orang yang diamankan dalam OTT tersebut.

&quot;Berkaitan dugaan tindak pidana korupsi suap dan pungutan tidak sah dalam pengurusan perkara di Mahkamah Agung,&quot; kata Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Kamis (22/9/2022).

Tim KPK dikabarkan telah mengamankan sejumlah orang. Tim juga turut mengamankan sejumlah uang. Uang itu diduga berkaitan dengan pengurusan perkara di MA.

BACA JUGA:Breaking News! KPK OTT Hakim Mahkamah Agung

&quot;Turut mengamankan orang dan sejumlah uang dalam giat ini yang masih terus kami kembangkan,&quot; beber Ghufron.

&quot;Mohon bersabar tim lidik kpk sedang memeriksa pihak yang terkait  untuk memperjelas dugaan perbuatan dan pelakunya, pada saat nya nanti akan kami jelaskan secara lebih detil,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
