<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gudang Kasur di Sukabumi Ludes Terbakar, Api Merembet ke Rumah Warga</title><description>Gudang kasur di wilayah Gunungguruh, Sukabumi, ludes terbakar hingga api merembet ke rumah warga.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/22/525/2672584/gudang-kasur-di-sukabumi-ludes-terbakar-api-merembet-ke-rumah-warga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/22/525/2672584/gudang-kasur-di-sukabumi-ludes-terbakar-api-merembet-ke-rumah-warga"/><item><title>Gudang Kasur di Sukabumi Ludes Terbakar, Api Merembet ke Rumah Warga</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/22/525/2672584/gudang-kasur-di-sukabumi-ludes-terbakar-api-merembet-ke-rumah-warga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/22/525/2672584/gudang-kasur-di-sukabumi-ludes-terbakar-api-merembet-ke-rumah-warga</guid><pubDate>Kamis 22 September 2022 11:07 WIB</pubDate><dc:creator>Dharmawan Hadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/22/525/2672584/gudang-kasur-di-sukabumi-ludes-terbakar-api-merembet-ke-rumah-warga-VOhJtmQdUL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran gudang kasur di Sukabumi. (MNC Portal)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/22/525/2672584/gudang-kasur-di-sukabumi-ludes-terbakar-api-merembet-ke-rumah-warga-VOhJtmQdUL.jpg</image><title>Kebakaran gudang kasur di Sukabumi. (MNC Portal)</title></images><description>SUKABUMI - Sebuah gudang produksi meubel di Kampung Neglasari RT 53/10, Desa Gunungguruh, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, hangus terbakar pada Kamis (22/9/2022) sekira pukul 04.30 WIB. Ratusan kasur hasil produksi pabrik tersebut ludes terbakar.

Kapolsek Gunungguruh, Iptu Didin Waslidin mengatakan, kebakaran gudang pabrik milik Muhammad Fakhrul Hafizi (36) itu diduga berasal dari korsleting listrik. Banyaknya bahan yang mudah terbakar di lokasi kejadian membuat api lebih cepat membesar.

&quot;Kronologi berdasarkan keterangan para saksi di lokasi kejadian, saat itu korban sedang tertidur di gudang kasur miliknya, lalu terbangun karena melihat api. Awalnya api dari arah atap rumah, kemudian merambat ke bawah dan membakar seisi gudang,&quot; ujar Didin kepada MNC Portal Indonesia.

Tidak hanya gudang kasur yang terbakar, ia melanjutkan, besarnya api juga membakar sebuah rumah di pinggir gudang tersebut hingga menimbulkan kerusakan sekitar 50 persen pada bagian atap tempat tinggal warga bernama Dedeh (70) yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Sementara itu Wadanton Posko V Cisaat, Dudi Darmawidi mengatakan, pihaknya yang menerima laporan dari Ketua RT setempat pada pukul 04.58 WIB dan sekira pukul 05.00 WIB unit pertama berangkat menuju lokasi kejadian.

BACA JUGA:Kebakaran Rumah di Kemayoran Diduga Disebabkan Korsleting Listrik, 2 Terluka

&quot;Sebanyak 4 unit kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian, 2 unit dari Posko Cisaat, 1 unit dari Posko Cibadak dan 1 unit dari Posko Cikembar. Awal pemadam yang dilakukan tim dilakukan sekira pukul 05.10 WIB,&quot; ujar Dudi.

Ia mengatakan, api yang sangat besar menyulitkan petugas untuk memadamkan kebakaran. Setelah dilakukan penyemprotan air selama kurang lebih 1,5 jam akhirnya api berhasil dipadamkan sekira pukul 06.40 WIB dengan dibantu oleh warga sekitar lokasi kejadian.

&quot;Tidak ada korban jiwa dan luka pada saat kejadian, kerugian materi yang dialami pemilik gudang kasur ditaksir sekitar Rp200 juta. Saat ini api sudah padam dan telah dilakukan pendinginan, pemilik gudang beserta warga saat ini melakukan pembersihan puing-puing bekas terjadinya kebakaran,&quot; ujar Dudi.
</description><content:encoded>SUKABUMI - Sebuah gudang produksi meubel di Kampung Neglasari RT 53/10, Desa Gunungguruh, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, hangus terbakar pada Kamis (22/9/2022) sekira pukul 04.30 WIB. Ratusan kasur hasil produksi pabrik tersebut ludes terbakar.

Kapolsek Gunungguruh, Iptu Didin Waslidin mengatakan, kebakaran gudang pabrik milik Muhammad Fakhrul Hafizi (36) itu diduga berasal dari korsleting listrik. Banyaknya bahan yang mudah terbakar di lokasi kejadian membuat api lebih cepat membesar.

&quot;Kronologi berdasarkan keterangan para saksi di lokasi kejadian, saat itu korban sedang tertidur di gudang kasur miliknya, lalu terbangun karena melihat api. Awalnya api dari arah atap rumah, kemudian merambat ke bawah dan membakar seisi gudang,&quot; ujar Didin kepada MNC Portal Indonesia.

Tidak hanya gudang kasur yang terbakar, ia melanjutkan, besarnya api juga membakar sebuah rumah di pinggir gudang tersebut hingga menimbulkan kerusakan sekitar 50 persen pada bagian atap tempat tinggal warga bernama Dedeh (70) yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Sementara itu Wadanton Posko V Cisaat, Dudi Darmawidi mengatakan, pihaknya yang menerima laporan dari Ketua RT setempat pada pukul 04.58 WIB dan sekira pukul 05.00 WIB unit pertama berangkat menuju lokasi kejadian.

BACA JUGA:Kebakaran Rumah di Kemayoran Diduga Disebabkan Korsleting Listrik, 2 Terluka

&quot;Sebanyak 4 unit kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian, 2 unit dari Posko Cisaat, 1 unit dari Posko Cibadak dan 1 unit dari Posko Cikembar. Awal pemadam yang dilakukan tim dilakukan sekira pukul 05.10 WIB,&quot; ujar Dudi.

Ia mengatakan, api yang sangat besar menyulitkan petugas untuk memadamkan kebakaran. Setelah dilakukan penyemprotan air selama kurang lebih 1,5 jam akhirnya api berhasil dipadamkan sekira pukul 06.40 WIB dengan dibantu oleh warga sekitar lokasi kejadian.

&quot;Tidak ada korban jiwa dan luka pada saat kejadian, kerugian materi yang dialami pemilik gudang kasur ditaksir sekitar Rp200 juta. Saat ini api sudah padam dan telah dilakukan pendinginan, pemilik gudang beserta warga saat ini melakukan pembersihan puing-puing bekas terjadinya kebakaran,&quot; ujar Dudi.
</content:encoded></item></channel></rss>
