<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyebab Gempa M6,4 di Aceh Akibat Subduksi Lempeng Megathrust Aceh-Andaman</title><description>Sementara itu, Suko mengatakan hingga saat ini belum ada laporan kerusakan bangunan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/24/340/2674046/penyebab-gempa-m6-4-di-aceh-akibat-subduksi-lempeng-megathrust-aceh-andaman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/24/340/2674046/penyebab-gempa-m6-4-di-aceh-akibat-subduksi-lempeng-megathrust-aceh-andaman"/><item><title>Penyebab Gempa M6,4 di Aceh Akibat Subduksi Lempeng Megathrust Aceh-Andaman</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/24/340/2674046/penyebab-gempa-m6-4-di-aceh-akibat-subduksi-lempeng-megathrust-aceh-andaman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/24/340/2674046/penyebab-gempa-m6-4-di-aceh-akibat-subduksi-lempeng-megathrust-aceh-andaman</guid><pubDate>Sabtu 24 September 2022 09:50 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/24/340/2674046/penyebab-gempa-m6-4-di-aceh-akibat-subduksi-lempeng-megathrust-aceh-andaman-DLi8sucMWy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tangkapan layar media sosial</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/24/340/2674046/penyebab-gempa-m6-4-di-aceh-akibat-subduksi-lempeng-megathrust-aceh-andaman-DLi8sucMWy.jpg</image><title>Tangkapan layar media sosial</title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) membeberkan penyebab gempa M6,4 yang mengguncang Aceh akibat subduksi lempeng Megathrust Aceh-Andaman.
&amp;ldquo;Dugaan kuat pemicu gempa ini adalah subduksi lempeng segmen Megathrust Aceh-Andaman,&amp;rdquo; ungkap Deputi Bidang Geofisika BMKG, Suko Prayitno Adi saat Konferensi Pers secara virtual, Sabtu (24/9/2022).
(Baca juga: Update Gempa M6,4 Aceh, Sejumlah Bangunan Rusak Ringan dan Tak Ada Korban Jiwa)
Menurutnya, lempeng segmen Megathrust Aceh-Andaman di Sumatera Barat merupakan salah satu segmen yang paling aktif. Selain itu, terdapat segmen Nias-Simeulue yang juga aktif sehingga sering terjadi gempa di Nias dan sekitarnya.
&amp;ldquo;Kemudian di situ kita bisa lihat memang aktivitas Megathrust di Sumatera Barat memang aktif, mulai dari Megathrust Aceh-Andaman, Nias-Simeulue, tapi kejadian pada hari ini adalah Megathrust Aceh-Andaman,&amp;rdquo;
Sementara itu, Suko mengatakan hingga saat ini belum ada laporan kerusakan bangunan. Meskipun, diperkirakan jika ada kerusakan hanya kecil saja.
&amp;ldquo;Informasi yang dapat kami peroleh dari BPBD Kota Banda Aceh dan BPBD Aceh Barat Daya ternyata di sana belum ditemukan kerusakan-kerusakan yang berarti, ini belum updatenya masih baru saja, nanti kita terus akan memantau perkembangan. Mudah-mudahan kita berdoa bahwa gempa ini tidak merusak yang lebih fatal lagi,&amp;rdquo; katanya.


Suko pun mengatakan belum ada laporkan korban jiwa akibat gempa ini. &amp;ldquo;Namun kalau dilihat dari intensitasnya kemungkinan kerusakannya hanya kerusakan kecil-kecil saja. Dan namun sampai saat ini belum ada korban dilaporkan meninggal.&amp;rdquo;
Sebelumnya, dari hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6,2. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 3,75&amp;deg; LU ; 95,97&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 46 Km arah Selatan Kota Meulaboh, Aceh pada kedalaman 53 km.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) membeberkan penyebab gempa M6,4 yang mengguncang Aceh akibat subduksi lempeng Megathrust Aceh-Andaman.
&amp;ldquo;Dugaan kuat pemicu gempa ini adalah subduksi lempeng segmen Megathrust Aceh-Andaman,&amp;rdquo; ungkap Deputi Bidang Geofisika BMKG, Suko Prayitno Adi saat Konferensi Pers secara virtual, Sabtu (24/9/2022).
(Baca juga: Update Gempa M6,4 Aceh, Sejumlah Bangunan Rusak Ringan dan Tak Ada Korban Jiwa)
Menurutnya, lempeng segmen Megathrust Aceh-Andaman di Sumatera Barat merupakan salah satu segmen yang paling aktif. Selain itu, terdapat segmen Nias-Simeulue yang juga aktif sehingga sering terjadi gempa di Nias dan sekitarnya.
&amp;ldquo;Kemudian di situ kita bisa lihat memang aktivitas Megathrust di Sumatera Barat memang aktif, mulai dari Megathrust Aceh-Andaman, Nias-Simeulue, tapi kejadian pada hari ini adalah Megathrust Aceh-Andaman,&amp;rdquo;
Sementara itu, Suko mengatakan hingga saat ini belum ada laporan kerusakan bangunan. Meskipun, diperkirakan jika ada kerusakan hanya kecil saja.
&amp;ldquo;Informasi yang dapat kami peroleh dari BPBD Kota Banda Aceh dan BPBD Aceh Barat Daya ternyata di sana belum ditemukan kerusakan-kerusakan yang berarti, ini belum updatenya masih baru saja, nanti kita terus akan memantau perkembangan. Mudah-mudahan kita berdoa bahwa gempa ini tidak merusak yang lebih fatal lagi,&amp;rdquo; katanya.


Suko pun mengatakan belum ada laporkan korban jiwa akibat gempa ini. &amp;ldquo;Namun kalau dilihat dari intensitasnya kemungkinan kerusakannya hanya kerusakan kecil-kecil saja. Dan namun sampai saat ini belum ada korban dilaporkan meninggal.&amp;rdquo;
Sebelumnya, dari hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6,2. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 3,75&amp;deg; LU ; 95,97&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 46 Km arah Selatan Kota Meulaboh, Aceh pada kedalaman 53 km.</content:encoded></item></channel></rss>
