<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M5,5 Guncang Melonguane, Tidak Berpotensi Tsunami</title><description>&quot;Gempa Magnitudo: 5.5, Kedalaman: 113 km, 25 Sep 2022 18:16:33 WIB,&quot; tulis keterangan BMKG, Minggu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/25/337/2674639/gempa-m5-5-guncang-melonguane-tidak-berpotensi-tsunami</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/25/337/2674639/gempa-m5-5-guncang-melonguane-tidak-berpotensi-tsunami"/><item><title>Gempa M5,5 Guncang Melonguane, Tidak Berpotensi Tsunami</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/25/337/2674639/gempa-m5-5-guncang-melonguane-tidak-berpotensi-tsunami</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/25/337/2674639/gempa-m5-5-guncang-melonguane-tidak-berpotensi-tsunami</guid><pubDate>Minggu 25 September 2022 18:51 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/25/337/2674639/gempa-m5-5-guncang-melonguane-tidak-berpotensi-tsunami-NCwewGWffQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/25/337/2674639/gempa-m5-5-guncang-melonguane-tidak-berpotensi-tsunami-NCwewGWffQ.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>SULUT - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya gempa bumi dengan magnitudo 5,5 mengguncang Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pada Minggu (25/9/2022) pukul 18.16 WIB.
&quot;Gempa Magnitudo: 5.5, Kedalaman: 113 km, 25 Sep 2022 18:16:33 WIB,&quot; tulis keterangan BMKG, Minggu.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4,0. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 4,33&amp;deg; Lintang Utara (LU); 126,14&amp;deg; Bujur Timur (BT) atau tepatnya berlokasi 70 kilometer arah barat laut pada kedalaman 113 kilometer.
BACA JUGA:Getaran Gempa Kuta Selatan Dirasakan sampai Gianyar&amp;nbsp;
Dampak gempa tersebut juga dirasakan di wilayah Melonguane dan Tahuna dengan skala MMI III, kemudian wilayah Ondong dengan skala MMI II. Meski demikian, BMKG memastikan gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.

Hingga saat ini, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (after shock).

Meski demikian, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada. &quot;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,&quot; pungkasnya.
BACA JUGA:Gempa M4,8 Guncang Kuta Selatan, BMKG: Hati-Hati Gempa Susulan</description><content:encoded>SULUT - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya gempa bumi dengan magnitudo 5,5 mengguncang Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pada Minggu (25/9/2022) pukul 18.16 WIB.
&quot;Gempa Magnitudo: 5.5, Kedalaman: 113 km, 25 Sep 2022 18:16:33 WIB,&quot; tulis keterangan BMKG, Minggu.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4,0. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 4,33&amp;deg; Lintang Utara (LU); 126,14&amp;deg; Bujur Timur (BT) atau tepatnya berlokasi 70 kilometer arah barat laut pada kedalaman 113 kilometer.
BACA JUGA:Getaran Gempa Kuta Selatan Dirasakan sampai Gianyar&amp;nbsp;
Dampak gempa tersebut juga dirasakan di wilayah Melonguane dan Tahuna dengan skala MMI III, kemudian wilayah Ondong dengan skala MMI II. Meski demikian, BMKG memastikan gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.

Hingga saat ini, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (after shock).

Meski demikian, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada. &quot;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,&quot; pungkasnya.
BACA JUGA:Gempa M4,8 Guncang Kuta Selatan, BMKG: Hati-Hati Gempa Susulan</content:encoded></item></channel></rss>
