<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Zelensky: Putin Tidak Menggertak Tentang Ancaman Nuklir Rusia</title><description>Zelensky menuduh Rusia telah berulang kali melakukan &quot;pemerasan&quot; dengan menggunakan fasilitas nuklir Ukraina.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/26/18/2675018/zelensky-putin-tidak-menggertak-tentang-ancaman-nuklir-rusia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/26/18/2675018/zelensky-putin-tidak-menggertak-tentang-ancaman-nuklir-rusia"/><item><title>Zelensky: Putin Tidak Menggertak Tentang Ancaman Nuklir Rusia</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/26/18/2675018/zelensky-putin-tidak-menggertak-tentang-ancaman-nuklir-rusia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/26/18/2675018/zelensky-putin-tidak-menggertak-tentang-ancaman-nuklir-rusia</guid><pubDate>Senin 26 September 2022 12:33 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/26/18/2675018/zelensky-putin-tidak-menggertak-tentang-ancaman-nuklir-rusia-062DBMQs9s.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/26/18/2675018/zelensky-putin-tidak-menggertak-tentang-ancaman-nuklir-rusia-062DBMQs9s.jpg</image><title>Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. (Foto: Reuters)</title></images><description>KIEV &amp;ndash; Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan Vladimir Putin tidak lagi menggertak dengan ancamannya menggunakan senjata nuklir, menuding Rusia telah beberapa kali melakukan &amp;ldquo;pemerasan&amp;rdquo; menggunakan fasilitas nuklir Ukraina.
BACA JUGA:&amp;nbsp;AS dan Kanada Anggap Serius Ancaman Putin Gunakan Senjata Nuklir di Perang Ukraina

&amp;ldquo;Dengar, mungkin kemarin itu (penggunaan nuklir) gertakan. Sekarang, itu bisa menjadi kenyataan,&amp;rdquo; kata Zelensky dalam sebuah wawancara dengan CBS News.
Merujuk pada serangan di dekat pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia yang dikuasai pasukan Rusia di Energodar dan serangan lain di fasilitas nuklir di selatan, Zelensky mengatakan: &amp;ldquo;Ini adalah langkah pertama dari pemerasan nuklirnya. Saya tidak berpikir dia (Putin) menggertak. Saya pikir dunia menghalanginya dan menahan ancaman ini. Kami harus terus menekannya dan tidak membiarkannya melanjutkan.&quot;
Washington telah memperingatkan &quot;konsekuensi bencana&quot; jika Kremlin akan mengerahkan senjata nuklir di Ukraina.
BACA JUGA:&amp;nbsp;4 Wilayah Ukraina Gelar Referendum Gabung Rusia, Pengamat: Putin Beri Ultimatum Perang Nuklir!

&amp;ldquo;Jika Rusia melewati garis ini, akan ada konsekuensi bencana bagi Rusia. Amerika Serikat (AS) akan merespons dengan tegas,&amp;rdquo; kata penasihat keamanan nasional AS Jake Sullivan pada program berita &quot;Meet the Press&quot; di NBC.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8yNS8xLzE1MzcyNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sementara itu pemungutan suara berlanjut di empat wilayah yang dikuasai Rusia di Ukraina Timur, untuk menentukan apakah wilayah-wilayah itu akan bergabung dengan Rusia atau tetap menjadi bagian dari Ukraina. Ukraina dan sekutu Baratnya mengecam pemungutan suara itu sebagai &amp;ldquo;referendum palsu&amp;rdquo;.
</description><content:encoded>KIEV &amp;ndash; Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan Vladimir Putin tidak lagi menggertak dengan ancamannya menggunakan senjata nuklir, menuding Rusia telah beberapa kali melakukan &amp;ldquo;pemerasan&amp;rdquo; menggunakan fasilitas nuklir Ukraina.
BACA JUGA:&amp;nbsp;AS dan Kanada Anggap Serius Ancaman Putin Gunakan Senjata Nuklir di Perang Ukraina

&amp;ldquo;Dengar, mungkin kemarin itu (penggunaan nuklir) gertakan. Sekarang, itu bisa menjadi kenyataan,&amp;rdquo; kata Zelensky dalam sebuah wawancara dengan CBS News.
Merujuk pada serangan di dekat pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia yang dikuasai pasukan Rusia di Energodar dan serangan lain di fasilitas nuklir di selatan, Zelensky mengatakan: &amp;ldquo;Ini adalah langkah pertama dari pemerasan nuklirnya. Saya tidak berpikir dia (Putin) menggertak. Saya pikir dunia menghalanginya dan menahan ancaman ini. Kami harus terus menekannya dan tidak membiarkannya melanjutkan.&quot;
Washington telah memperingatkan &quot;konsekuensi bencana&quot; jika Kremlin akan mengerahkan senjata nuklir di Ukraina.
BACA JUGA:&amp;nbsp;4 Wilayah Ukraina Gelar Referendum Gabung Rusia, Pengamat: Putin Beri Ultimatum Perang Nuklir!

&amp;ldquo;Jika Rusia melewati garis ini, akan ada konsekuensi bencana bagi Rusia. Amerika Serikat (AS) akan merespons dengan tegas,&amp;rdquo; kata penasihat keamanan nasional AS Jake Sullivan pada program berita &quot;Meet the Press&quot; di NBC.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8yNS8xLzE1MzcyNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sementara itu pemungutan suara berlanjut di empat wilayah yang dikuasai Rusia di Ukraina Timur, untuk menentukan apakah wilayah-wilayah itu akan bergabung dengan Rusia atau tetap menjadi bagian dari Ukraina. Ukraina dan sekutu Baratnya mengecam pemungutan suara itu sebagai &amp;ldquo;referendum palsu&amp;rdquo;.
</content:encoded></item></channel></rss>
