<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Hadiri Peluncuran Pusat Pengawasan Laut Terintegrasi, Mampu Pantau Seluruh Pergerakan Kapal Ikan</title><description>Peluncuran itu pun turut dihadiri oleh Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/28/337/2676825/prabowo-hadiri-peluncuran-pusat-pengawasan-laut-terintegrasi-mampu-pantau-seluruh-pergerakan-kapal-ikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/28/337/2676825/prabowo-hadiri-peluncuran-pusat-pengawasan-laut-terintegrasi-mampu-pantau-seluruh-pergerakan-kapal-ikan"/><item><title>Prabowo Hadiri Peluncuran Pusat Pengawasan Laut Terintegrasi, Mampu Pantau Seluruh Pergerakan Kapal Ikan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/28/337/2676825/prabowo-hadiri-peluncuran-pusat-pengawasan-laut-terintegrasi-mampu-pantau-seluruh-pergerakan-kapal-ikan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/28/337/2676825/prabowo-hadiri-peluncuran-pusat-pengawasan-laut-terintegrasi-mampu-pantau-seluruh-pergerakan-kapal-ikan</guid><pubDate>Rabu 28 September 2022 16:59 WIB</pubDate><dc:creator>Khafid Mardiyansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/28/337/2676825/prabowo-hadiri-peluncuran-pusat-pengawasan-laut-terintegrasi-mampu-pantau-seluruh-pergerakan-kapal-ikan-0eb42F7ss2.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/28/337/2676825/prabowo-hadiri-peluncuran-pusat-pengawasan-laut-terintegrasi-mampu-pantau-seluruh-pergerakan-kapal-ikan-0eb42F7ss2.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meluncurkan command center atau pusat kontrol untuk pemantauan dan pengawasan terintegrasi kegiatan laut, Rabu (28/9/2022). Peluncuran itu pun turut dihadiri oleh Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto.

Pusat kontrol ini merupakan media terintegrasi yang menampung seluruh data dan informasi di KKP dan menjadi pusat komando untuk merespons kejadian ataupun sebagai alat pengambilan kebijakan dan keputusan oleh pemerintah.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8yNy8xLzE1MzgwMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Pelaksanaan dari pusat kontrol ini dapat langsung dikoordinasikan dan diintegrasikan dengan Bakamla dan Kementerian Pertahanan menjadi salah satu alat pertahanan laut dan keamanan maritim.

BACA JUGA:Survei: Ketokohan Mumpuni, Prabowo Bisa Persatukan Kubu-Kubu Politik&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menjelaskan bahwa sistem itu dilengkapi dengan tiga fitur, yaitu fitur monitoring yang memantau sebaran dan pergerakan kapal perikanan di seluruh perairan Indonesia, fitur dashboard yang menyajikan informasi indikator utama sektor kelautan dan perikanan Indonesia, serta fitur alert dengan fungsi mendeteksi setiap dugaan pelanggaran dan memberikan peringatan cepat kepada Command Center.
Sebelumnya, saat kunjungan kerja ke Maluku bersama Presiden Joko Widodo, 18 September lalu, Prabowo menggarisbawahi bahwa salah satu kekayaan Indonesia yang perlu dijaga adalah ikan dan kekayaan mineral di bawah laut seperti gas dan minyak bumi dan semua itu perlu dilindungi.

&amp;ldquo;Tidak hanya kekayaan ikan tetapi juga kekayaan mineral di bawah laut, gas dan minyak bumi di bawah laut,&amp;rdquo; kata Prabowo.

Adapun, Kemhan telah menyiapkan suatu desain besar atau master plan pertahanan negara sesuai yang diminta oleh Presiden Jokowi, yang juga mengikutsertakan semua lembaga terkait.
</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meluncurkan command center atau pusat kontrol untuk pemantauan dan pengawasan terintegrasi kegiatan laut, Rabu (28/9/2022). Peluncuran itu pun turut dihadiri oleh Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto.

Pusat kontrol ini merupakan media terintegrasi yang menampung seluruh data dan informasi di KKP dan menjadi pusat komando untuk merespons kejadian ataupun sebagai alat pengambilan kebijakan dan keputusan oleh pemerintah.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOS8yNy8xLzE1MzgwMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Pelaksanaan dari pusat kontrol ini dapat langsung dikoordinasikan dan diintegrasikan dengan Bakamla dan Kementerian Pertahanan menjadi salah satu alat pertahanan laut dan keamanan maritim.

BACA JUGA:Survei: Ketokohan Mumpuni, Prabowo Bisa Persatukan Kubu-Kubu Politik&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menjelaskan bahwa sistem itu dilengkapi dengan tiga fitur, yaitu fitur monitoring yang memantau sebaran dan pergerakan kapal perikanan di seluruh perairan Indonesia, fitur dashboard yang menyajikan informasi indikator utama sektor kelautan dan perikanan Indonesia, serta fitur alert dengan fungsi mendeteksi setiap dugaan pelanggaran dan memberikan peringatan cepat kepada Command Center.
Sebelumnya, saat kunjungan kerja ke Maluku bersama Presiden Joko Widodo, 18 September lalu, Prabowo menggarisbawahi bahwa salah satu kekayaan Indonesia yang perlu dijaga adalah ikan dan kekayaan mineral di bawah laut seperti gas dan minyak bumi dan semua itu perlu dilindungi.

&amp;ldquo;Tidak hanya kekayaan ikan tetapi juga kekayaan mineral di bawah laut, gas dan minyak bumi di bawah laut,&amp;rdquo; kata Prabowo.

Adapun, Kemhan telah menyiapkan suatu desain besar atau master plan pertahanan negara sesuai yang diminta oleh Presiden Jokowi, yang juga mengikutsertakan semua lembaga terkait.
</content:encoded></item></channel></rss>
