<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Tahun Lalu, Gempa dan Tsunami Hantam Palu Tewaskan Ribuan Orang</title><description>Bencana alam dahsyat itu menghantam Palu, Sigi, Parigi Moutong, dan Donggala.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/29/337/2677359/4-tahun-lalu-gempa-dan-tsunami-hantam-palu-tewaskan-ribuan-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/29/337/2677359/4-tahun-lalu-gempa-dan-tsunami-hantam-palu-tewaskan-ribuan-orang"/><item><title>4 Tahun Lalu, Gempa dan Tsunami Hantam Palu Tewaskan Ribuan Orang</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/29/337/2677359/4-tahun-lalu-gempa-dan-tsunami-hantam-palu-tewaskan-ribuan-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/29/337/2677359/4-tahun-lalu-gempa-dan-tsunami-hantam-palu-tewaskan-ribuan-orang</guid><pubDate>Kamis 29 September 2022 13:32 WIB</pubDate><dc:creator>Rifqa Nisyardhana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/29/337/2677359/4-tahun-lalu-gempa-dan-tsunami-hantam-palu-tewaskan-ribuan-orang-Db1N9yKJsE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Evakuasi korban gempa Palu. (Foto: Dok Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/29/337/2677359/4-tahun-lalu-gempa-dan-tsunami-hantam-palu-tewaskan-ribuan-orang-Db1N9yKJsE.jpg</image><title>Evakuasi korban gempa Palu. (Foto: Dok Ist)</title></images><description>JAKARTA - Empat tahun lalu tepatnya 28 September 2019 sore, masyarakat Indonesia diguncang kesedihan mendalam atas gempa dan tsunami. Bencana alam dahsyat itu menghantam Palu, Sigi, Parigi Moutong, dan Donggala.
Sebelum terjadi tsunami, gempa pertama terjadi pada pukul 14.00 WIB. Kemudian, gempa bermagnitudo 7,4 kembali mengguncang Kota Palu dan Donggala pada pukul 17.04 WIB.
Pusat gempat terjadi pada kedalaman 10 km yang jaraknya 27 km di sebelah timur laut Donggala. Setelah gempa tersebut, bencana tsunami mulai terjadi ke perairan di Teluk Palu pada 17.22 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menyatakan status tsunami siaga dan waspada sebelum terjadi tsunami.
Baca juga:&amp;nbsp;Peringati 3 Tahun Bencana Palu, Ratusan Warga Ziarah ke Pemakaman Massal
Tinggi tsunami hampir 6 meter datang dengan kecepatan 800 km/jam dan memporak-porandakan apa saja yang diterjangnya.
Penyebaran titik genangan tertinggi terdapat di dekat Sungai Palu yakni  5,55 meter. Selain itu, jarak maksimum rendaman sekitar 500 meter di sepanjang Sungai Palu.
Di bagian Donggala timur, titik genangan mencapai 1,8 sampai 0,7 m. Namun, tidak ada jejak tsunami yang terlihat.Tinggi genangan ini diukur dari tanah ke ketinggian tanda air di dinding, debris, atau ketinggian goresan pada batang pohon. Sementara itu, pada kedalaman diukur pada titik terdekat ke garis pantai.
Bencana alam ini menyebabkan 2.101 korban tewas, 1.373 hilang dan 4.436 luka-luka. Pada saat itu, tercatat sebanyak 221.450 warga mengungsi di sejumlah titik.
Kerugian tsunami mencapai Rp2,89 triliun dan kerusakannya senilai Rp15,58 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - Empat tahun lalu tepatnya 28 September 2019 sore, masyarakat Indonesia diguncang kesedihan mendalam atas gempa dan tsunami. Bencana alam dahsyat itu menghantam Palu, Sigi, Parigi Moutong, dan Donggala.
Sebelum terjadi tsunami, gempa pertama terjadi pada pukul 14.00 WIB. Kemudian, gempa bermagnitudo 7,4 kembali mengguncang Kota Palu dan Donggala pada pukul 17.04 WIB.
Pusat gempat terjadi pada kedalaman 10 km yang jaraknya 27 km di sebelah timur laut Donggala. Setelah gempa tersebut, bencana tsunami mulai terjadi ke perairan di Teluk Palu pada 17.22 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menyatakan status tsunami siaga dan waspada sebelum terjadi tsunami.
Baca juga:&amp;nbsp;Peringati 3 Tahun Bencana Palu, Ratusan Warga Ziarah ke Pemakaman Massal
Tinggi tsunami hampir 6 meter datang dengan kecepatan 800 km/jam dan memporak-porandakan apa saja yang diterjangnya.
Penyebaran titik genangan tertinggi terdapat di dekat Sungai Palu yakni  5,55 meter. Selain itu, jarak maksimum rendaman sekitar 500 meter di sepanjang Sungai Palu.
Di bagian Donggala timur, titik genangan mencapai 1,8 sampai 0,7 m. Namun, tidak ada jejak tsunami yang terlihat.Tinggi genangan ini diukur dari tanah ke ketinggian tanda air di dinding, debris, atau ketinggian goresan pada batang pohon. Sementara itu, pada kedalaman diukur pada titik terdekat ke garis pantai.
Bencana alam ini menyebabkan 2.101 korban tewas, 1.373 hilang dan 4.436 luka-luka. Pada saat itu, tercatat sebanyak 221.450 warga mengungsi di sejumlah titik.
Kerugian tsunami mencapai Rp2,89 triliun dan kerusakannya senilai Rp15,58 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
