<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gerebek Penampungan Migran Ilegal di Bekasi, BP2MI Temukan 161 PMI Siap Diberangkatkan ke Saudi</title><description>Gerebek penampungan migran ilegal di Bekasi, BP2MI menemukan sebanyak 161 PMI siap diberangkatkan ke Saudi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/30/338/2677801/gerebek-penampungan-migran-ilegal-di-bekasi-bp2mi-temukan-161-pmi-siap-diberangkatkan-ke-saudi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/09/30/338/2677801/gerebek-penampungan-migran-ilegal-di-bekasi-bp2mi-temukan-161-pmi-siap-diberangkatkan-ke-saudi"/><item><title>Gerebek Penampungan Migran Ilegal di Bekasi, BP2MI Temukan 161 PMI Siap Diberangkatkan ke Saudi</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/09/30/338/2677801/gerebek-penampungan-migran-ilegal-di-bekasi-bp2mi-temukan-161-pmi-siap-diberangkatkan-ke-saudi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/09/30/338/2677801/gerebek-penampungan-migran-ilegal-di-bekasi-bp2mi-temukan-161-pmi-siap-diberangkatkan-ke-saudi</guid><pubDate>Jum'at 30 September 2022 05:22 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/09/30/338/2677801/gerebek-penampungan-migran-ilegal-di-bekasi-bp2mi-temukan-161-pmi-siap-diberangkatkan-ke-saudi-YeHDXPHfeU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BP2MI gerebek penampungan ilegal. (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/09/30/338/2677801/gerebek-penampungan-migran-ilegal-di-bekasi-bp2mi-temukan-161-pmi-siap-diberangkatkan-ke-saudi-YeHDXPHfeU.jpg</image><title>BP2MI gerebek penampungan ilegal. (Ist)</title></images><description>BEKASI - Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menggerebek asrama penampungan pekerja migran di Jalan Raya Kranggan, Jatisampurna, Kota Bekasi.

Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani mengatakan penggerebekan dilakukan pada Kamis malam. Lokasi ini diduga menjadi tempat penampungan pekerja migran ilegal.

&amp;ldquo;Kami dapat informasi dari NGO, lalu agar informasi penggerebekan tidak bocor langsung kita lakukan penggerebekan malam ini juga,&amp;rdquo; kata Benny di lokasi, Jumat (30/9/2022) dini hari.

Dalam giat tersebut ditemukan sebanyak 161 calon pekerja migran yang siap diberangkatkan. Kepada BP2MI ratusan calon pekerja ini mengaku sudah sekitar dua minggu hingga dua bulan sudah di tempat penampungan.

&amp;ldquo;Kita temukan ada kurang lebih 161 anak-anak bangsa, kaum perempuan, bahkan ibu-ibu,&amp;rdquo; tuturnya.



Benny mengatakan para pekerja ini dijanjikan untuk bekerja di Arab Saudi sebagai asisten rumah tangga (ART) dan diimingi gaji besar. Adapun 161 calon pekerja juga didapati dari berbagai daerah misalnya Jawa Barat, Jawa Tengah hingga NTB.

&amp;nbsp;BACA JUGA:BP2MI Sebut Tiap Tahun Ada Ribuan Pekerja Migran Meninggal di Luar Negeri

&amp;ldquo;Semua ke Arab Saudi, ke Timur Tengah padahal kita tahu sejak tahun 2015 pemerintah sudah menyatakan moratorium penempatan pekerja rumah tangga ke timur tengah,&amp;rdquo; jelasnya.



BP2MI kemudian langsung mendata seluruh calon pekerja tersebut. Mereka kemudian akan dipulangkan ke tempat asalnya masing-masing.



&amp;ldquo;Kita akan pulangkan semuanya, kita akan koordinasi dengan Pemda setempat,&amp;rdquo; tuturnya.


</description><content:encoded>BEKASI - Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menggerebek asrama penampungan pekerja migran di Jalan Raya Kranggan, Jatisampurna, Kota Bekasi.

Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani mengatakan penggerebekan dilakukan pada Kamis malam. Lokasi ini diduga menjadi tempat penampungan pekerja migran ilegal.

&amp;ldquo;Kami dapat informasi dari NGO, lalu agar informasi penggerebekan tidak bocor langsung kita lakukan penggerebekan malam ini juga,&amp;rdquo; kata Benny di lokasi, Jumat (30/9/2022) dini hari.

Dalam giat tersebut ditemukan sebanyak 161 calon pekerja migran yang siap diberangkatkan. Kepada BP2MI ratusan calon pekerja ini mengaku sudah sekitar dua minggu hingga dua bulan sudah di tempat penampungan.

&amp;ldquo;Kita temukan ada kurang lebih 161 anak-anak bangsa, kaum perempuan, bahkan ibu-ibu,&amp;rdquo; tuturnya.



Benny mengatakan para pekerja ini dijanjikan untuk bekerja di Arab Saudi sebagai asisten rumah tangga (ART) dan diimingi gaji besar. Adapun 161 calon pekerja juga didapati dari berbagai daerah misalnya Jawa Barat, Jawa Tengah hingga NTB.

&amp;nbsp;BACA JUGA:BP2MI Sebut Tiap Tahun Ada Ribuan Pekerja Migran Meninggal di Luar Negeri

&amp;ldquo;Semua ke Arab Saudi, ke Timur Tengah padahal kita tahu sejak tahun 2015 pemerintah sudah menyatakan moratorium penempatan pekerja rumah tangga ke timur tengah,&amp;rdquo; jelasnya.



BP2MI kemudian langsung mendata seluruh calon pekerja tersebut. Mereka kemudian akan dipulangkan ke tempat asalnya masing-masing.



&amp;ldquo;Kita akan pulangkan semuanya, kita akan koordinasi dengan Pemda setempat,&amp;rdquo; tuturnya.


</content:encoded></item></channel></rss>
