<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ratusan Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan, Gubernur Jatim: Kami Fokus Penanganan Korban    </title><description>Total hingga Minggu (2/10/2022) pukul 09.00 WIB, ada total 129 korban tewas akibat tragedi ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/02/519/2679071/ratusan-tewas-dalam-tragedi-kanjuruhan-gubernur-jatim-kami-fokus-penanganan-korban</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/02/519/2679071/ratusan-tewas-dalam-tragedi-kanjuruhan-gubernur-jatim-kami-fokus-penanganan-korban"/><item><title>Ratusan Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan, Gubernur Jatim: Kami Fokus Penanganan Korban    </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/02/519/2679071/ratusan-tewas-dalam-tragedi-kanjuruhan-gubernur-jatim-kami-fokus-penanganan-korban</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/02/519/2679071/ratusan-tewas-dalam-tragedi-kanjuruhan-gubernur-jatim-kami-fokus-penanganan-korban</guid><pubDate>Minggu 02 Oktober 2022 11:38 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/02/519/2679071/ratusan-tewas-dalam-tragedi-kanjuruhan-gubernur-jatim-kami-fokus-penanganan-korban-E1ODMFQNPG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Situasi di rumah sakit tempat para korban Tragedi Kanjuruhan dirawat. (Foto: Avirista Midaada)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/02/519/2679071/ratusan-tewas-dalam-tragedi-kanjuruhan-gubernur-jatim-kami-fokus-penanganan-korban-E1ODMFQNPG.jpg</image><title>Situasi di rumah sakit tempat para korban Tragedi Kanjuruhan dirawat. (Foto: Avirista Midaada)</title></images><description>MALANG - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan ada tambahan korban jiwa dari tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang. Total hingga Minggu (2/10/2022) pukul 09.00 WIB, ada total 129 korban tewas akibat tragedi ini.

&quot;Jadi habis yang terkonfirmasi 129 korban dinyatakan meninggal dunia,&quot; kata Khofifah ditemui wartawan di Mapolres Malang, pada Minggu pagi (2/10/2022).
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wMi8xLzE1NDEyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Mayoritas korban saat ini masih tersebar di beberapa rumah sakit di Kota Malang dan Kepanjen, Kabupaten Malang. Namun dari laporan diterima Khofifah, 18 jasad berada di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) milik Pemprov Jawa Timur.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kerusuhan Kanjuruhan, Jokowi: Saya Harap Ini Tragedi Terakhir
&quot;Sementara itu ada 18 yang ada di RSSA, tapi Pak Dirut menyampaikan katanya akan ada pengiriman kembali yang belum ditemukan identitasnya. Insya Allah kami semua bekerja mengkoordinasikan dengan seluruh stakeholder Insya Allah kami kerja keras, kerja profesional terukur,&quot; terangnya.Saat ini Pemprov bersinergi dengan Pemkab Malang dan Pemkot Malang berupaya memberikan layanan kesehatan bagi para korban yang masih menjalani perawatan. Termasuk mengidentifikasi dengan mengirimkan tim DVI dari Pemprov Jatim untuk korban-korban jiwa yang belum teridentifikasi.

&quot;Kami akan fokus pada penanganan korban, baik yang mereka membutuhkan tim DVI, yang membutuhkan tindakan luka berat maupun luka ringan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>MALANG - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan ada tambahan korban jiwa dari tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang. Total hingga Minggu (2/10/2022) pukul 09.00 WIB, ada total 129 korban tewas akibat tragedi ini.

&quot;Jadi habis yang terkonfirmasi 129 korban dinyatakan meninggal dunia,&quot; kata Khofifah ditemui wartawan di Mapolres Malang, pada Minggu pagi (2/10/2022).
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wMi8xLzE1NDEyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Mayoritas korban saat ini masih tersebar di beberapa rumah sakit di Kota Malang dan Kepanjen, Kabupaten Malang. Namun dari laporan diterima Khofifah, 18 jasad berada di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) milik Pemprov Jawa Timur.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kerusuhan Kanjuruhan, Jokowi: Saya Harap Ini Tragedi Terakhir
&quot;Sementara itu ada 18 yang ada di RSSA, tapi Pak Dirut menyampaikan katanya akan ada pengiriman kembali yang belum ditemukan identitasnya. Insya Allah kami semua bekerja mengkoordinasikan dengan seluruh stakeholder Insya Allah kami kerja keras, kerja profesional terukur,&quot; terangnya.Saat ini Pemprov bersinergi dengan Pemkab Malang dan Pemkot Malang berupaya memberikan layanan kesehatan bagi para korban yang masih menjalani perawatan. Termasuk mengidentifikasi dengan mengirimkan tim DVI dari Pemprov Jatim untuk korban-korban jiwa yang belum teridentifikasi.

&quot;Kami akan fokus pada penanganan korban, baik yang mereka membutuhkan tim DVI, yang membutuhkan tindakan luka berat maupun luka ringan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
