<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sumedang Diguncang Gempa, BMKG Ungkap Akibat Sesar Cileunyi-Tanjungsari</title><description>Gempa bumi tektonik dengan kekuatan Magnitudo 2,7 terjadi pukul 13:51:58 WIB.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/02/525/2679186/sumedang-diguncang-gempa-bmkg-ungkap-akibat-sesar-cileunyi-tanjungsari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/02/525/2679186/sumedang-diguncang-gempa-bmkg-ungkap-akibat-sesar-cileunyi-tanjungsari"/><item><title>Sumedang Diguncang Gempa, BMKG Ungkap Akibat Sesar Cileunyi-Tanjungsari</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/02/525/2679186/sumedang-diguncang-gempa-bmkg-ungkap-akibat-sesar-cileunyi-tanjungsari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/02/525/2679186/sumedang-diguncang-gempa-bmkg-ungkap-akibat-sesar-cileunyi-tanjungsari</guid><pubDate>Minggu 02 Oktober 2022 16:40 WIB</pubDate><dc:creator>Arif Budianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/02/525/2679186/sumedang-diguncang-gempa-bmkg-ungkap-akibat-sesar-cileunyi-tanjungsari-TN2CsWtd8L.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/02/525/2679186/sumedang-diguncang-gempa-bmkg-ungkap-akibat-sesar-cileunyi-tanjungsari-TN2CsWtd8L.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone.com)</title></images><description>BANDUNG - Gempa bumi langka terjadi di Sumedang. Gempa bumi tektonik dengan kekuatan Magnitudo 2,7 terjadi pukul 13:51:58 WIB, Minggu (2/10/2022). Episenter terletak pada koordinat 6.83 LS dan 107.92 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 3 km Utara Sumedang&amp;nbsp; pada kedalaman 16 kilometer.&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hartanto mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Cileunyi-Tanjungsari.
Baca juga:&amp;nbsp;Gempa M2,7 Guncang Sumedang
Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat adalah dirasakan&amp;nbsp; di wilayah Sumedang dengan Skala Intensitas II - III MMI. Pada skala ini, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang - Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.&amp;nbsp;
&quot;Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut,&quot; ujar dia.&amp;nbsp;Hingga pukul 16:15 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan. Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.</description><content:encoded>BANDUNG - Gempa bumi langka terjadi di Sumedang. Gempa bumi tektonik dengan kekuatan Magnitudo 2,7 terjadi pukul 13:51:58 WIB, Minggu (2/10/2022). Episenter terletak pada koordinat 6.83 LS dan 107.92 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 3 km Utara Sumedang&amp;nbsp; pada kedalaman 16 kilometer.&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hartanto mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Cileunyi-Tanjungsari.
Baca juga:&amp;nbsp;Gempa M2,7 Guncang Sumedang
Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat adalah dirasakan&amp;nbsp; di wilayah Sumedang dengan Skala Intensitas II - III MMI. Pada skala ini, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang - Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.&amp;nbsp;
&quot;Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut,&quot; ujar dia.&amp;nbsp;Hingga pukul 16:15 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan. Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.</content:encoded></item></channel></rss>
