<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragedi Kanjuruhan Tewaskan Ratusan Orang, Aremania Ini Ungkap Detik-Detik Kejadian</title><description>Korban meninggal sementara berjumlah 125 orang. Sementara jumlah korban luka 323 orang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/03/337/2679225/tragedi-kanjuruhan-tewaskan-ratusan-orang-aremania-ini-ungkap-detik-detik-kejadian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/03/337/2679225/tragedi-kanjuruhan-tewaskan-ratusan-orang-aremania-ini-ungkap-detik-detik-kejadian"/><item><title>Tragedi Kanjuruhan Tewaskan Ratusan Orang, Aremania Ini Ungkap Detik-Detik Kejadian</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/03/337/2679225/tragedi-kanjuruhan-tewaskan-ratusan-orang-aremania-ini-ungkap-detik-detik-kejadian</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/03/337/2679225/tragedi-kanjuruhan-tewaskan-ratusan-orang-aremania-ini-ungkap-detik-detik-kejadian</guid><pubDate>Senin 03 Oktober 2022 05:34 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/02/337/2679225/tragedi-kanjuruhan-tewaskan-ratusan-orang-aremania-ini-ungkap-detik-detik-kejadian-jXqj8VMluF.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan sebelum terjadinya tragedi desak-desakan menewaskan ratusan orang. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/02/337/2679225/tragedi-kanjuruhan-tewaskan-ratusan-orang-aremania-ini-ungkap-detik-detik-kejadian-jXqj8VMluF.jpeg</image><title>Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan sebelum terjadinya tragedi desak-desakan menewaskan ratusan orang. (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp;- Dunia sepak bola Indonesia jadi sorotan di seantero dunia. Kericuhan di Stadion Kanjuruhan Malang berujung tewasnya ratusan orang akibat sesak napas dan terinjak-injak. Para penonton laga Arema FC dan Persebaya Surabaya itu berdesak-desakan keluar dari stadion usai polisi menembakkan gas air mata.

Data terbaru dari Polri Minggu 2 Oktober 2022 sore, korban meninggal sementara berjumlah 125 orang. Sementara jumlah korban luka 323 orang.

Kericuhan tersebut dipicu karena kekalahan Arema di kandangnya sendiri oleh Persebaya dengan skor 2-3.
Salah satu Aremania (suporter Arema FC), Rezki Wahyu membeberkan kronologi tragedi kelam sepanjang sejarah sepak bola Indonesia tersebut lewat akun Twitternya @RezqiWahyu.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wMi8xLzE1NDEzOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;Assalamu'alaikum, Sebelumnya saya turut berduka cita sedalam-dalamnya terhadap korban insiden yang terjadi di stadion Kanjuruhan pertandingan Arema vs Persebaya. Yang kedua syukur alhamdulillah, saya diberi keselamatan sampai dirumah dan bisa menceritakan kronologi versi saya pribadi disini,&quot; tulis dalam postingannya yang dilansir MNC Portal Indonesia, Minggu (2/10).&amp;nbsp;Dalam postingan, Rezki mengatakan dari awal masuk stadion kondisi pemain sedang pemanasan. Semua berjalan tertib hingga kick off pukul 20.00 WIB.

Baca berita selengkapnya di sini:&amp;nbsp;Aremania Beberkan Kronologi Lengkap Bentrokan yang Tewaskan 127 Orang di Kanjuruhan</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp;- Dunia sepak bola Indonesia jadi sorotan di seantero dunia. Kericuhan di Stadion Kanjuruhan Malang berujung tewasnya ratusan orang akibat sesak napas dan terinjak-injak. Para penonton laga Arema FC dan Persebaya Surabaya itu berdesak-desakan keluar dari stadion usai polisi menembakkan gas air mata.

Data terbaru dari Polri Minggu 2 Oktober 2022 sore, korban meninggal sementara berjumlah 125 orang. Sementara jumlah korban luka 323 orang.

Kericuhan tersebut dipicu karena kekalahan Arema di kandangnya sendiri oleh Persebaya dengan skor 2-3.
Salah satu Aremania (suporter Arema FC), Rezki Wahyu membeberkan kronologi tragedi kelam sepanjang sejarah sepak bola Indonesia tersebut lewat akun Twitternya @RezqiWahyu.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wMi8xLzE1NDEzOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;Assalamu'alaikum, Sebelumnya saya turut berduka cita sedalam-dalamnya terhadap korban insiden yang terjadi di stadion Kanjuruhan pertandingan Arema vs Persebaya. Yang kedua syukur alhamdulillah, saya diberi keselamatan sampai dirumah dan bisa menceritakan kronologi versi saya pribadi disini,&quot; tulis dalam postingannya yang dilansir MNC Portal Indonesia, Minggu (2/10).&amp;nbsp;Dalam postingan, Rezki mengatakan dari awal masuk stadion kondisi pemain sedang pemanasan. Semua berjalan tertib hingga kick off pukul 20.00 WIB.

Baca berita selengkapnya di sini:&amp;nbsp;Aremania Beberkan Kronologi Lengkap Bentrokan yang Tewaskan 127 Orang di Kanjuruhan</content:encoded></item></channel></rss>
