<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Usut Tragedi Kanjuruhan, Polisi Periksa 32 Rekaman CCTV di Stadion</title><description>Jajarannya pun langsung melakukan pendalaman terhadap kejadian itu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/03/337/2679698/usut-tragedi-kanjuruhan-polisi-periksa-32-rekaman-cctv-di-stadion</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/03/337/2679698/usut-tragedi-kanjuruhan-polisi-periksa-32-rekaman-cctv-di-stadion"/><item><title>Usut Tragedi Kanjuruhan, Polisi Periksa 32 Rekaman CCTV di Stadion</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/03/337/2679698/usut-tragedi-kanjuruhan-polisi-periksa-32-rekaman-cctv-di-stadion</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/03/337/2679698/usut-tragedi-kanjuruhan-polisi-periksa-32-rekaman-cctv-di-stadion</guid><pubDate>Senin 03 Oktober 2022 14:45 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/03/337/2679698/usut-tragedi-kanjuruhan-polisi-periksa-32-rekaman-cctv-di-stadion-cTTC3Eb7sh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Potret kerusuhan di Stadion Kanjuruhan. (Foto: Dok Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/03/337/2679698/usut-tragedi-kanjuruhan-polisi-periksa-32-rekaman-cctv-di-stadion-cTTC3Eb7sh.jpg</image><title>Potret kerusuhan di Stadion Kanjuruhan. (Foto: Dok Ist)</title></images><description>JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan mengusut tuntas peristiwa yang terjadi Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Jajarannya pun langsung melakukan pendalaman terhadap kejadian itu.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah rekaman CCTV yang berada di Stadion Kanjuruhan.

&quot;Kemudian dari labfor juga mulai tadi malam dan hari ini juga masih bekerja mendalami dan menganalisa 32 titik CCTV yang ada di sekitar Kanjuruhan dan beberapa lokasi,&quot; kata Dedi dalam jumpa pers di Malang, Jawa Timur, Senin (3/10/2022).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Tragedi Kanjuruhan, Direktur LIB hingga Ketua Panitia Diperiksa Bareskrim
Tak hanya itu, Dedi menyatakan, timnya juga melakukan pemeriksaan dan menganalisa enam unit handphone. Nantinya, gawai itu akan dilakukan pemeriksaan tim Laboratorium Forensik (Labfor).
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wMy8xLzE1NDE4Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Dari 6 buah handphone tersebut berhasil diidentifikasi adalah 3 handphone milik korban, dan 3 handphone lagi masih diproses karena 3 handphone tersebut di password jadi agak sulit, nanti akan didalami juga oleh Tim labfor,&quot; ujar Dedi.Diketahui, peristiwa Kanjuruhan berawal ketika sejumlah suporter Arema FC atau Aremania turun ke lapangan ketika timnya dikalahkan Persebaya dengan skor 2-3, Sabtu 1 Oktober 2022.

Polisi kemudian menembakkan gas air mata untuk mengatasi kerusuhan. Akibatnya penonton baik yang di lapangan maupun di tribun panik sehingga berusaha keluar stadion. Peristiwa desak-desakan itu berujung tragedi yang menewaskan ratusan orang.
</description><content:encoded>JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan mengusut tuntas peristiwa yang terjadi Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Jajarannya pun langsung melakukan pendalaman terhadap kejadian itu.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah rekaman CCTV yang berada di Stadion Kanjuruhan.

&quot;Kemudian dari labfor juga mulai tadi malam dan hari ini juga masih bekerja mendalami dan menganalisa 32 titik CCTV yang ada di sekitar Kanjuruhan dan beberapa lokasi,&quot; kata Dedi dalam jumpa pers di Malang, Jawa Timur, Senin (3/10/2022).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Tragedi Kanjuruhan, Direktur LIB hingga Ketua Panitia Diperiksa Bareskrim
Tak hanya itu, Dedi menyatakan, timnya juga melakukan pemeriksaan dan menganalisa enam unit handphone. Nantinya, gawai itu akan dilakukan pemeriksaan tim Laboratorium Forensik (Labfor).
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wMy8xLzE1NDE4Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Dari 6 buah handphone tersebut berhasil diidentifikasi adalah 3 handphone milik korban, dan 3 handphone lagi masih diproses karena 3 handphone tersebut di password jadi agak sulit, nanti akan didalami juga oleh Tim labfor,&quot; ujar Dedi.Diketahui, peristiwa Kanjuruhan berawal ketika sejumlah suporter Arema FC atau Aremania turun ke lapangan ketika timnya dikalahkan Persebaya dengan skor 2-3, Sabtu 1 Oktober 2022.

Polisi kemudian menembakkan gas air mata untuk mengatasi kerusuhan. Akibatnya penonton baik yang di lapangan maupun di tribun panik sehingga berusaha keluar stadion. Peristiwa desak-desakan itu berujung tragedi yang menewaskan ratusan orang.
</content:encoded></item></channel></rss>
