<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Selain CCTV, Polri Juga Periksa HP Korban Tragedi Kanjuruhan</title><description>Polri memeriksa 32 rekaman CCTV di sekitar Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/03/337/2679713/selain-cctv-polri-juga-periksa-hp-korban-tragedi-kanjuruhan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/03/337/2679713/selain-cctv-polri-juga-periksa-hp-korban-tragedi-kanjuruhan"/><item><title>Selain CCTV, Polri Juga Periksa HP Korban Tragedi Kanjuruhan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/03/337/2679713/selain-cctv-polri-juga-periksa-hp-korban-tragedi-kanjuruhan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/03/337/2679713/selain-cctv-polri-juga-periksa-hp-korban-tragedi-kanjuruhan</guid><pubDate>Senin 03 Oktober 2022 15:02 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/03/337/2679713/selain-cctv-polri-juga-periksa-hp-korban-tragedi-kanjuruhan-WEWt2L5VjM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabid Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/03/337/2679713/selain-cctv-polri-juga-periksa-hp-korban-tragedi-kanjuruhan-WEWt2L5VjM.jpg</image><title>Kabid Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Polri memeriksa 32 rekaman CCTV di sekitar Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Hal itu dilakukan untuk mengusut pelaku kerusuhan yang menewaskan ratusan orang itu.
&quot;Kemudian, tim inafis juga nanti bekerja sama dengan Labfor, setelah kita berhasil menganalisa dari seluruh CCTV, tim DVI akan melakukan identifikasi terkait terduga pelaku pengrusakan, baik di dalam stadion maupun di luar stadion,&quot; kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, dalam jumpa pers di Malang, Senin (3/10/2022).
BACA JUGA: Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM Sebut Hanya 2 Pintu Keluar yang Terbuka saat Kerusuhan
&amp;nbsp; &amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wMy8xLzE1NDE4Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Selain memeriksa CCTV, Polri juga memeriksa dan menganalisa enam unit handphone (HP). Nantinya, gawai itu akan dilakukan pemeriksaan tim Laboratorium Forensik (Labfor).

&quot;Dari 6 buah handphone tersebut berhasil diidentifikasi adalah 3 handphone milik korban, dan 3 handphone lagi masih diproses karena 3 handphone tersebut di password jadi agak sulit, nanti akan didalami juga oleh Tim labfor,&quot; ujar Dedi.
BACA JUGA: Tragedi Kanjuruhan, 18 Anggota Polisi Diperiksa Propam&amp;nbsp;
Peristiwa Kanjuruhan berawal ketika sejumlah suporter Arema FC atau Aremania turun ke lapangan ketika timnya dikalahkan Persebaya dengan skor 2-3, Sabtu 1 Oktober 2022 malam. Data terakhir, kejadian itu menewaskan 125 orang.
</description><content:encoded>JAKARTA - Polri memeriksa 32 rekaman CCTV di sekitar Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Hal itu dilakukan untuk mengusut pelaku kerusuhan yang menewaskan ratusan orang itu.
&quot;Kemudian, tim inafis juga nanti bekerja sama dengan Labfor, setelah kita berhasil menganalisa dari seluruh CCTV, tim DVI akan melakukan identifikasi terkait terduga pelaku pengrusakan, baik di dalam stadion maupun di luar stadion,&quot; kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, dalam jumpa pers di Malang, Senin (3/10/2022).
BACA JUGA: Tragedi Kanjuruhan, Komnas HAM Sebut Hanya 2 Pintu Keluar yang Terbuka saat Kerusuhan
&amp;nbsp; &amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wMy8xLzE1NDE4Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Selain memeriksa CCTV, Polri juga memeriksa dan menganalisa enam unit handphone (HP). Nantinya, gawai itu akan dilakukan pemeriksaan tim Laboratorium Forensik (Labfor).

&quot;Dari 6 buah handphone tersebut berhasil diidentifikasi adalah 3 handphone milik korban, dan 3 handphone lagi masih diproses karena 3 handphone tersebut di password jadi agak sulit, nanti akan didalami juga oleh Tim labfor,&quot; ujar Dedi.
BACA JUGA: Tragedi Kanjuruhan, 18 Anggota Polisi Diperiksa Propam&amp;nbsp;
Peristiwa Kanjuruhan berawal ketika sejumlah suporter Arema FC atau Aremania turun ke lapangan ketika timnya dikalahkan Persebaya dengan skor 2-3, Sabtu 1 Oktober 2022 malam. Data terakhir, kejadian itu menewaskan 125 orang.
</content:encoded></item></channel></rss>
