<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragedi Kanjuruhan, KH Said Aqil Ajak Semua Pihak Introspeksi Diri   </title><description>Menurutnya, kejadian tersebut merupakan peringatan dari Allah SWT.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/03/337/2679990/tragedi-kanjuruhan-kh-said-aqil-ajak-semua-pihak-introspeksi-diri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/03/337/2679990/tragedi-kanjuruhan-kh-said-aqil-ajak-semua-pihak-introspeksi-diri"/><item><title>Tragedi Kanjuruhan, KH Said Aqil Ajak Semua Pihak Introspeksi Diri   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/03/337/2679990/tragedi-kanjuruhan-kh-said-aqil-ajak-semua-pihak-introspeksi-diri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/03/337/2679990/tragedi-kanjuruhan-kh-said-aqil-ajak-semua-pihak-introspeksi-diri</guid><pubDate>Senin 03 Oktober 2022 19:33 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/03/337/2679990/tragedi-kanjuruhan-kh-said-aqil-ajak-semua-pihak-instropeksi-diri-Ga2I4cq58f.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KH Said Aqil Siradj. (Foto: Dok Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/03/337/2679990/tragedi-kanjuruhan-kh-said-aqil-ajak-semua-pihak-instropeksi-diri-Ga2I4cq58f.jpg</image><title>KH Said Aqil Siradj. (Foto: Dok Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Matan Ketum PBNU, KH Said Aqil Siradj mengajak semua pihak untuk instrospeksi diri atas tragedi Kanjuruhan dan berbagai musibah yang dialami. Menurutnya, kejadian tersebut merupakan peringatan dari Allah SWT.
Menurut Said Aqil, Allah memberikan peringatan karena manusia sudah terlalu matrialis mengeksplorasi alam secara berlebihan.
&quot;Tragedi bertubi-tubi menimpa kita. Itu peringatan dari Allah karena kita terlalu matrialis mengeksplorasi alam dengan berlebihan untuk memperkaya segelintir orang ,&quot; ucap Said Aqil dalam keterangan tertulis, Senin (3/10/2022).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Tragedi Kanjuruhan, Khofifah Ajak Warga Sholat Gaib untuk Korban
&quot;Allah yang menciptakan, yang memiliki alam Indonesia yang kaya raya ini murka. Apakah kita masih membiarkan hal ini?  Mari kita sadar, kita introspeksi telah banyak kita melakukan kezaliman penyimpangan dari  kebenaran,&quot; lanjutnya.

Said Aqil menambahkan, banyak manusia sudah kehilangan sifat jujur, amanah dan bisa dipercaya. Dia pun mengajak masyarakat Indonesia untuk bertaubat secara nasional.
&quot;Semoga Allah memaafkan kesalahan kita semua. Amin,&quot; tutupnya.Diketahui, peristiwa di Stadion Kanjuruhan, Malang, berawal ketika sejumlah suporter Arema FC atau Aremania turun ke lapangan ketika timnya dikalahkan Persebaya dengan skor 2-3, Sabtu 1 Oktober 2022.
Polisi kemudian menembakkan gas air mata untuk mengatasi kerusuhan. Akibatnya penonton baik yang di lapangan maupun di tribun panik sehingga berusaha keluar stadion. Peristiwa desak-desakan itu berujung tragedi yang menewaskan ratusan orang.</description><content:encoded>JAKARTA - Matan Ketum PBNU, KH Said Aqil Siradj mengajak semua pihak untuk instrospeksi diri atas tragedi Kanjuruhan dan berbagai musibah yang dialami. Menurutnya, kejadian tersebut merupakan peringatan dari Allah SWT.
Menurut Said Aqil, Allah memberikan peringatan karena manusia sudah terlalu matrialis mengeksplorasi alam secara berlebihan.
&quot;Tragedi bertubi-tubi menimpa kita. Itu peringatan dari Allah karena kita terlalu matrialis mengeksplorasi alam dengan berlebihan untuk memperkaya segelintir orang ,&quot; ucap Said Aqil dalam keterangan tertulis, Senin (3/10/2022).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Tragedi Kanjuruhan, Khofifah Ajak Warga Sholat Gaib untuk Korban
&quot;Allah yang menciptakan, yang memiliki alam Indonesia yang kaya raya ini murka. Apakah kita masih membiarkan hal ini?  Mari kita sadar, kita introspeksi telah banyak kita melakukan kezaliman penyimpangan dari  kebenaran,&quot; lanjutnya.

Said Aqil menambahkan, banyak manusia sudah kehilangan sifat jujur, amanah dan bisa dipercaya. Dia pun mengajak masyarakat Indonesia untuk bertaubat secara nasional.
&quot;Semoga Allah memaafkan kesalahan kita semua. Amin,&quot; tutupnya.Diketahui, peristiwa di Stadion Kanjuruhan, Malang, berawal ketika sejumlah suporter Arema FC atau Aremania turun ke lapangan ketika timnya dikalahkan Persebaya dengan skor 2-3, Sabtu 1 Oktober 2022.
Polisi kemudian menembakkan gas air mata untuk mengatasi kerusuhan. Akibatnya penonton baik yang di lapangan maupun di tribun panik sehingga berusaha keluar stadion. Peristiwa desak-desakan itu berujung tragedi yang menewaskan ratusan orang.</content:encoded></item></channel></rss>
