<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>30 Korban Tragedi Kanjuruhan Masih Dirawat di RSSA</title><description>Sebanyak 30 korban Tragedi Kanjuruhan masih dirawat di RSSA Malang.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/04/519/2680234/30-korban-tragedi-kanjuruhan-masih-dirawat-di-rssa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/04/519/2680234/30-korban-tragedi-kanjuruhan-masih-dirawat-di-rssa"/><item><title>30 Korban Tragedi Kanjuruhan Masih Dirawat di RSSA</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/04/519/2680234/30-korban-tragedi-kanjuruhan-masih-dirawat-di-rssa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/04/519/2680234/30-korban-tragedi-kanjuruhan-masih-dirawat-di-rssa</guid><pubDate>Selasa 04 Oktober 2022 11:46 WIB</pubDate><dc:creator>Deni Irwansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/04/519/2680234/30-korban-tragedi-kanjuruhan-masih-dirawat-di-rssa-6uYlX79oao.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sebanyak 30 korban Tragedi Kanjuruhan masih dirawat di RSSA Malang. (iNews/Deni Irwansyah)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/04/519/2680234/30-korban-tragedi-kanjuruhan-masih-dirawat-di-rssa-6uYlX79oao.jpg</image><title>Sebanyak 30 korban Tragedi Kanjuruhan masih dirawat di RSSA Malang. (iNews/Deni Irwansyah)</title></images><description>MALANG &amp;ndash; Sebanyak 30 korban tragedi Kanjuruhan, Malang, masih dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA), Jawa Timur, Selasa (4/10/2022). Dari jumlah tersebut, beberapa di antaranya kondisinya kritis.

Kepala IGD RSSA Malang, Dokter Dwi Wardoyo menyebutkan, jumlah korban susulan yang datang ke rumah sakit bertambah. Hingga saat ini sebanyak 30 orang masih dirawat. Sementara 7 korban lain kondisinya tidak sadarkan diri (kritis).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wNC8xLzE1NDIzMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


Saat ini dokter tengah mendalami penyebab selain benturan. Itu termasuk kandungan zat kandungan gas air mata di dalam otak yang menyebabkan korban tidak sadarkan diri.
Sebelumnya, RSSA merawat 56 pasien luka-luka. Sebanyak 26 di antaranya sudah diperbolehkan pulang. Sementara 30 korban Tragedi Kanjuruhan lainnya masih dirawat.

BACA JUGA:Tragedi Kanjuruhan, Ini Kesaksian Aremania Bertahan 30 Menit Antara Hidup dan Mati di Stadion

Sebagaimana diketahui, peristiwa nahas ini terjadi usai pertandingan Arema Vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). Usai pertandingan, terjadi kericuhan sehingga akhirnya petugas menembakkan gas air mata ke arah tribun. Dalam kejadian ini, Polri menyatakan 125 orang tewas.
</description><content:encoded>MALANG &amp;ndash; Sebanyak 30 korban tragedi Kanjuruhan, Malang, masih dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA), Jawa Timur, Selasa (4/10/2022). Dari jumlah tersebut, beberapa di antaranya kondisinya kritis.

Kepala IGD RSSA Malang, Dokter Dwi Wardoyo menyebutkan, jumlah korban susulan yang datang ke rumah sakit bertambah. Hingga saat ini sebanyak 30 orang masih dirawat. Sementara 7 korban lain kondisinya tidak sadarkan diri (kritis).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wNC8xLzE1NDIzMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


Saat ini dokter tengah mendalami penyebab selain benturan. Itu termasuk kandungan zat kandungan gas air mata di dalam otak yang menyebabkan korban tidak sadarkan diri.
Sebelumnya, RSSA merawat 56 pasien luka-luka. Sebanyak 26 di antaranya sudah diperbolehkan pulang. Sementara 30 korban Tragedi Kanjuruhan lainnya masih dirawat.

BACA JUGA:Tragedi Kanjuruhan, Ini Kesaksian Aremania Bertahan 30 Menit Antara Hidup dan Mati di Stadion

Sebagaimana diketahui, peristiwa nahas ini terjadi usai pertandingan Arema Vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). Usai pertandingan, terjadi kericuhan sehingga akhirnya petugas menembakkan gas air mata ke arah tribun. Dalam kejadian ini, Polri menyatakan 125 orang tewas.
</content:encoded></item></channel></rss>
