<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TGIPF Tragedi Kanjuruhan Target Laporkan Hasil Kerja ke Jokowi dalam 3 Minggu</title><description>TGIPF Tragedi Kanjuruhan Target Laporkan Hasil Kerja ke Jokowi dalam 3 Minggu</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/05/337/2680826/tgipf-tragedi-kanjuruhan-target-laporkan-hasil-kerja-ke-jokowi-dalam-3-minggu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/05/337/2680826/tgipf-tragedi-kanjuruhan-target-laporkan-hasil-kerja-ke-jokowi-dalam-3-minggu"/><item><title>TGIPF Tragedi Kanjuruhan Target Laporkan Hasil Kerja ke Jokowi dalam 3 Minggu</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/05/337/2680826/tgipf-tragedi-kanjuruhan-target-laporkan-hasil-kerja-ke-jokowi-dalam-3-minggu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/05/337/2680826/tgipf-tragedi-kanjuruhan-target-laporkan-hasil-kerja-ke-jokowi-dalam-3-minggu</guid><pubDate>Rabu 05 Oktober 2022 07:36 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/05/337/2680826/tgipf-tragedi-kanjuruhan-target-laporkan-hasil-kerja-ke-jokowi-dalam-3-minggu-yrgqgzLTYa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">TGIPF Tragedi Kanjuruhan target laporkan hasil kerja ke Presiden Jokowi dalam 3 minggu. (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/05/337/2680826/tgipf-tragedi-kanjuruhan-target-laporkan-hasil-kerja-ke-jokowi-dalam-3-minggu-yrgqgzLTYa.jpg</image><title>TGIPF Tragedi Kanjuruhan target laporkan hasil kerja ke Presiden Jokowi dalam 3 minggu. (Ist)</title></images><description>JAKARTA - Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan menargetkan dalam waktu 3 pekan akan melaporkan hasil kerja ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD yang memimpin TGIPF setelah mengikuti rapat perdana soal Tragedi Kanjuruhan, Selasa (4/10/2022).

'Insya Allah dalam tiga minggu tim ini sudah dapat menyampaikan hasil kerjanya kepada Presiden. diharapkan bisa bisa lebih cepat dari target itu,&quot; ujar Mahfud dalam keterangannya, dikutip pada Rabu (5/10/2022).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wNC8xLzE1NDI5Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


Nantinya, TGIPF Tragedi Kanjuruhan akan memberikan sejumlah rekomendasi seperti penjatuhan sanksi bagi pihak yang melakukan pelanggaran dalam insiden kerusuhan pasca laga Arema melawan Persebaya, Sabtu (1/10/2022) malam.

BACA JUGA:Kisah Pilu Orangtua Kehilangan Anak Satu-Satunya dalam Tragedi Kanjuruhan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Selain itu, tim tersebut akan merekomendasikan sinkronisasi regulasi FIFA dengan peraturan perundang-undangan. Mahfud menyatakan seluruh pihak harus memahaki aturan itu.


&quot;Tim akan merekomendasikan sinkronisasi regulasi baik regulasi FIFA dan peraturan perundangan kita, dan tentu sosialisasi serta pemahaman kepada seluruh stakeholder sepakbola, aparat keamanan, supporter, offical, dan sebagainya. Semua pihak terlibat harus memahami peraturan ini,&quot; terangnya.

&quot;Untuk hal-hal yang sifatnya teknis, tim ini akan terus bekerja sesuai rencana yang sedang disusun, yang teknisnya akan diatur dalam bentuk koordinasi berkesinambungan oleh Bapak Nur Rochmad, sekretaris tim ini,&quot; tutur Mahfud.

</description><content:encoded>JAKARTA - Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan menargetkan dalam waktu 3 pekan akan melaporkan hasil kerja ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD yang memimpin TGIPF setelah mengikuti rapat perdana soal Tragedi Kanjuruhan, Selasa (4/10/2022).

'Insya Allah dalam tiga minggu tim ini sudah dapat menyampaikan hasil kerjanya kepada Presiden. diharapkan bisa bisa lebih cepat dari target itu,&quot; ujar Mahfud dalam keterangannya, dikutip pada Rabu (5/10/2022).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMC8wNC8xLzE1NDI5Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


Nantinya, TGIPF Tragedi Kanjuruhan akan memberikan sejumlah rekomendasi seperti penjatuhan sanksi bagi pihak yang melakukan pelanggaran dalam insiden kerusuhan pasca laga Arema melawan Persebaya, Sabtu (1/10/2022) malam.

BACA JUGA:Kisah Pilu Orangtua Kehilangan Anak Satu-Satunya dalam Tragedi Kanjuruhan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Selain itu, tim tersebut akan merekomendasikan sinkronisasi regulasi FIFA dengan peraturan perundang-undangan. Mahfud menyatakan seluruh pihak harus memahaki aturan itu.


&quot;Tim akan merekomendasikan sinkronisasi regulasi baik regulasi FIFA dan peraturan perundangan kita, dan tentu sosialisasi serta pemahaman kepada seluruh stakeholder sepakbola, aparat keamanan, supporter, offical, dan sebagainya. Semua pihak terlibat harus memahami peraturan ini,&quot; terangnya.

&quot;Untuk hal-hal yang sifatnya teknis, tim ini akan terus bekerja sesuai rencana yang sedang disusun, yang teknisnya akan diatur dalam bentuk koordinasi berkesinambungan oleh Bapak Nur Rochmad, sekretaris tim ini,&quot; tutur Mahfud.

</content:encoded></item></channel></rss>
