<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Prajurit TNI Diperiksa Terkait Tragedi Kanjuruhan, Panglima: 4 Orang Akui Lakukan Kekerasan   </title><description>Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa mengungkapkan, pihaknya telah memeriksa lima prajuritnya yang diduga melakukan tindakan kekerasan&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/05/337/2681014/5-prajurit-tni-diperiksa-terkait-tragedi-kanjuruhan-panglima-4-orang-akui-lakukan-kekerasan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/05/337/2681014/5-prajurit-tni-diperiksa-terkait-tragedi-kanjuruhan-panglima-4-orang-akui-lakukan-kekerasan"/><item><title>5 Prajurit TNI Diperiksa Terkait Tragedi Kanjuruhan, Panglima: 4 Orang Akui Lakukan Kekerasan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/05/337/2681014/5-prajurit-tni-diperiksa-terkait-tragedi-kanjuruhan-panglima-4-orang-akui-lakukan-kekerasan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/05/337/2681014/5-prajurit-tni-diperiksa-terkait-tragedi-kanjuruhan-panglima-4-orang-akui-lakukan-kekerasan</guid><pubDate>Rabu 05 Oktober 2022 12:13 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/05/337/2681014/5-prajurit-tni-diperiksa-terkait-tragedi-kanjuruhan-panglima-4-orang-akui-lakukan-kekerasan-fVOTuYXfWo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Panglima TNI, Jenderal Andika Prakasa (foto: dok Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/05/337/2681014/5-prajurit-tni-diperiksa-terkait-tragedi-kanjuruhan-panglima-4-orang-akui-lakukan-kekerasan-fVOTuYXfWo.jpg</image><title>Panglima TNI, Jenderal Andika Prakasa (foto: dok Okezone.com)</title></images><description>

JAKARTA - Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa mengungkapkan, pihaknya telah memeriksa lima prajuritnya yang diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap suporter Arema Malang di Stadion Kanjuruhan Malang.

&quot;Sejauh ini yang prajurit kita periksa ada lima. periksa ini karena sudah ada bukti awal,&quot; ujar Andika Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/10/2022).

Andika menyebut, bahwa dari 5 prajurit yang telah diperiksa tersebut, empat diantaranya mengakui melakukan tindakan kekerasan.
&amp;nbsp;BACA JUGA: Jokowi Akan Temui Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan di Malang
&quot;Dari 5 ini, 4 sudah mengakui, tapi 1 belum. Tapi kami engga menyerah. Kami terus minta info dari siapapun juga. Siapapun yang punya video,&quot; jelasnya.

Selain prajurit, Andika juga memerintahkan agar juga turut memeriksa unsur pimpinan yang memberikan arahan di lapangan. Pemeriksaan pimpinan, kata Andika, diperiksa sampai tingkat komandan batalyon.

&quot;Kita juga sedang memeriksa unsur pimpinan. Karena mereka ini kan sersan dua ada empat orang dan prajurit I satu orang. Kita memeriksa juga yang lebih atasnya. prosedur apa kah yang mereka lakukan? apakah mereka sudah mengingatkan ? dan ini sampai dengan tingkat komandan batalyon nya yang ada juga di situ,&quot; kata Andika.
&amp;nbsp;BACA JUGA: Bahas Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Telepon Presiden FIFA
Andika berharap kejadian di Kanjuruhan bisa menjadi evaluasi bagi seluruh anggota TNI khususnya pimpinan dalam memberikan arahan anak buahnya di lapangan.

&quot;Ini juga sebagai bentuk evaluasi. Karena ga boleh terjadi. Berarti kan briefing, penekanan tentang batas kewenangan TNI dalam bertindak, walau pun kita hanya BKO, itu berarti tidak berjalan,&quot; ungkapnya.

</description><content:encoded>

JAKARTA - Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa mengungkapkan, pihaknya telah memeriksa lima prajuritnya yang diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap suporter Arema Malang di Stadion Kanjuruhan Malang.

&quot;Sejauh ini yang prajurit kita periksa ada lima. periksa ini karena sudah ada bukti awal,&quot; ujar Andika Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/10/2022).

Andika menyebut, bahwa dari 5 prajurit yang telah diperiksa tersebut, empat diantaranya mengakui melakukan tindakan kekerasan.
&amp;nbsp;BACA JUGA: Jokowi Akan Temui Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan di Malang
&quot;Dari 5 ini, 4 sudah mengakui, tapi 1 belum. Tapi kami engga menyerah. Kami terus minta info dari siapapun juga. Siapapun yang punya video,&quot; jelasnya.

Selain prajurit, Andika juga memerintahkan agar juga turut memeriksa unsur pimpinan yang memberikan arahan di lapangan. Pemeriksaan pimpinan, kata Andika, diperiksa sampai tingkat komandan batalyon.

&quot;Kita juga sedang memeriksa unsur pimpinan. Karena mereka ini kan sersan dua ada empat orang dan prajurit I satu orang. Kita memeriksa juga yang lebih atasnya. prosedur apa kah yang mereka lakukan? apakah mereka sudah mengingatkan ? dan ini sampai dengan tingkat komandan batalyon nya yang ada juga di situ,&quot; kata Andika.
&amp;nbsp;BACA JUGA: Bahas Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Telepon Presiden FIFA
Andika berharap kejadian di Kanjuruhan bisa menjadi evaluasi bagi seluruh anggota TNI khususnya pimpinan dalam memberikan arahan anak buahnya di lapangan.

&quot;Ini juga sebagai bentuk evaluasi. Karena ga boleh terjadi. Berarti kan briefing, penekanan tentang batas kewenangan TNI dalam bertindak, walau pun kita hanya BKO, itu berarti tidak berjalan,&quot; ungkapnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
