<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Gegara Kesal, Pemuda Ini Tusuk Petani hingga Tewas   </title><description>Seorang petani bernama Diriansyah (35) di Desa Air Limau, Kabupaten Lahat, tewas ditusuk rekannya Edo Agus (20).
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/05/610/2681321/gegara-kesal-pemuda-ini-tusuk-petani-hingga-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/05/610/2681321/gegara-kesal-pemuda-ini-tusuk-petani-hingga-tewas"/><item><title> Gegara Kesal, Pemuda Ini Tusuk Petani hingga Tewas   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/05/610/2681321/gegara-kesal-pemuda-ini-tusuk-petani-hingga-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/05/610/2681321/gegara-kesal-pemuda-ini-tusuk-petani-hingga-tewas</guid><pubDate>Rabu 05 Oktober 2022 18:29 WIB</pubDate><dc:creator>Era Neizma Wedya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/05/610/2681321/gegara-kesal-pemuda-ini-tusuk-petani-hingga-tewas-EwMjGVOHL2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: freepick)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/05/610/2681321/gegara-kesal-pemuda-ini-tusuk-petani-hingga-tewas-EwMjGVOHL2.jpg</image><title>Illustrasi (foto: freepick)</title></images><description>LAHAT - Seorang petani bernama Diriansyah (35) di Desa Air Limau, Kabupaten Lahat, tewas ditusuk rekannya Edo Agus (20).

Kapolres Lahat, AKBP Eko Sumaryanto, melalui Kasubsi Penmas Humas, Aiptu Lispono, mengatakan pelaku penikaman sudah diamankan polisi.

&quot;Kasus ini bermula dari petugas mendapatkan laporan penemuan korban yang bersimbah darah di pondok kebunnya,&quot; katanya, Rabu (5/10/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Buntut Penusukan Aparat Desa, Kapolsek Nyalindung Kena Bacok saat Redam Amukan Massa
Kemudian, anggota Polsek Tanjung Sakti melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi. Termasuk Edo, yang datang untuk memenuhi panggilan pemeriksaan.

&quot;Awalnya Edo ini tidak mau mengakui perbuatannya,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Pelaku Penusukan Ibu dan Anak di Bekasi Pakai Kaos Polisi, Kapolsek: Masih Kita LidikNamun setelah petugas melakukan interogasi lebih lanjut, Edo lalu menangis dan mengaku kalau dirinya lah yang telah menikam korban hingga tewas.

&quot;Dari pengakuan Edo, peristiwa itu terjadi Jumat (30/9/2022)&amp;rdquo; katanya.

Adapun motifnya karena Edo dendam dan kesal kepada korban yang sering kedapatan mencuri barang-barang dari pondok kebunnya. Seperti; beras, rokok, gegaji, dan cangkul.

&quot;Saat itu korban kepergok mencuri, sehingga pelaku Edo langsung mengejar dan menikam perut korban menggunakan pisau hingga tewas. Lalu Edo melarikan diri,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>LAHAT - Seorang petani bernama Diriansyah (35) di Desa Air Limau, Kabupaten Lahat, tewas ditusuk rekannya Edo Agus (20).

Kapolres Lahat, AKBP Eko Sumaryanto, melalui Kasubsi Penmas Humas, Aiptu Lispono, mengatakan pelaku penikaman sudah diamankan polisi.

&quot;Kasus ini bermula dari petugas mendapatkan laporan penemuan korban yang bersimbah darah di pondok kebunnya,&quot; katanya, Rabu (5/10/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Buntut Penusukan Aparat Desa, Kapolsek Nyalindung Kena Bacok saat Redam Amukan Massa
Kemudian, anggota Polsek Tanjung Sakti melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi. Termasuk Edo, yang datang untuk memenuhi panggilan pemeriksaan.

&quot;Awalnya Edo ini tidak mau mengakui perbuatannya,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Pelaku Penusukan Ibu dan Anak di Bekasi Pakai Kaos Polisi, Kapolsek: Masih Kita LidikNamun setelah petugas melakukan interogasi lebih lanjut, Edo lalu menangis dan mengaku kalau dirinya lah yang telah menikam korban hingga tewas.

&quot;Dari pengakuan Edo, peristiwa itu terjadi Jumat (30/9/2022)&amp;rdquo; katanya.

Adapun motifnya karena Edo dendam dan kesal kepada korban yang sering kedapatan mencuri barang-barang dari pondok kebunnya. Seperti; beras, rokok, gegaji, dan cangkul.

&quot;Saat itu korban kepergok mencuri, sehingga pelaku Edo langsung mengejar dan menikam perut korban menggunakan pisau hingga tewas. Lalu Edo melarikan diri,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
