<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres Maruf Amiun: Percepatan Penurunan Stunting Perlu Libatkan Penyuluh Agama</title><description>Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mendorong pelibatan penyuluh agama, da&amp;rsquo;i, dan da&amp;rsquo;iyah untuk percepat penurunan stunting di Indonesia.
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/06/337/2681706/wapres-maruf-amiun-percepatan-penurunan-stunting-perlu-libatkan-penyuluh-agama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/06/337/2681706/wapres-maruf-amiun-percepatan-penurunan-stunting-perlu-libatkan-penyuluh-agama"/><item><title>Wapres Maruf Amiun: Percepatan Penurunan Stunting Perlu Libatkan Penyuluh Agama</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/06/337/2681706/wapres-maruf-amiun-percepatan-penurunan-stunting-perlu-libatkan-penyuluh-agama</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/06/337/2681706/wapres-maruf-amiun-percepatan-penurunan-stunting-perlu-libatkan-penyuluh-agama</guid><pubDate>Kamis 06 Oktober 2022 11:17 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/06/337/2681706/wapres-maruf-amiun-percepatan-penurunan-stunting-perlu-libatkan-penyuluh-agama-d0ETRXOAIG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Presiden Maruf Amin (Foto: Satwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/06/337/2681706/wapres-maruf-amiun-percepatan-penurunan-stunting-perlu-libatkan-penyuluh-agama-d0ETRXOAIG.jpg</image><title>Wakil Presiden Maruf Amin (Foto: Satwapres)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mendorong pelibatan penyuluh agama, da&amp;rsquo;i, dan da&amp;rsquo;iyah untuk percepat penurunan stunting di Indonesia.

Mengingat, pemerintah saat ini secara agresif telah mengambil langkah penanganan stunting dan menargetkan agar stunting turun 14% pada 2024.

&amp;ldquo;Dibutuhkan kerja cepat, kerja cerdas, dan yang terpenting, kerja kolaborasi semua pihak, termasuk partisipasi aktif penyuluh agama, da&amp;rsquo;i, dan da&amp;rsquo;iyah,&amp;rdquo; ungkap Wapres dalam keterangannya saat menghadiri Halaqoh Nasional &amp;ldquo;Pelibatan Penyuluh Agama, Da&amp;rsquo;i, dan Da&amp;rsquo;iyah untuk Mendukung Percepatan Penurunan Stunting&amp;rdquo; di Istana Wapres, Kamis (6/10/2022).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8xNi8xLzE1MTk5OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Apalagi, kata Wapres, stunting berpotensi mendatangkan impak berlipat. Stunting ini, katanya, bukan sekadar isu kesehatan, melainkan juga problem kemanusiaan, bahkan dapat menghambat perekonomian dan masa depan pembangunan negara.

BACA JUGA:Hindari Pernikahan Dini, Turunkan Angka Stunting

Wapres pun mengatakan penyuluh agama, da&amp;rsquo;i, dan da&amp;rsquo;iyah sangat strategis juga vital dalam menurunkan stunting karena mereka hadir langsung di tengah komunitas.


&amp;ldquo;Khotbah, ceramah, dan tausiah dapat menjadi media tarbiah yang efektif untuk meneruskan pesan-pesan kebaikan kepada umat, termasuk edukasi bahaya stunting dan cara mencegahnya.&amp;rdquo;

&amp;ldquo;Saudara-saudara adalah penyampai nilai-nilai dan pesan keagamaan di masyarakat, sekaligus menjadi sumber ilmu (manbaul &amp;lsquo;ulum), pendidik (murabbi), penggerak (muharrik), dan teladan (uswatun hasanah) bagi umat,&amp;rdquo; tambahnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mendorong pelibatan penyuluh agama, da&amp;rsquo;i, dan da&amp;rsquo;iyah untuk percepat penurunan stunting di Indonesia.

Mengingat, pemerintah saat ini secara agresif telah mengambil langkah penanganan stunting dan menargetkan agar stunting turun 14% pada 2024.

&amp;ldquo;Dibutuhkan kerja cepat, kerja cerdas, dan yang terpenting, kerja kolaborasi semua pihak, termasuk partisipasi aktif penyuluh agama, da&amp;rsquo;i, dan da&amp;rsquo;iyah,&amp;rdquo; ungkap Wapres dalam keterangannya saat menghadiri Halaqoh Nasional &amp;ldquo;Pelibatan Penyuluh Agama, Da&amp;rsquo;i, dan Da&amp;rsquo;iyah untuk Mendukung Percepatan Penurunan Stunting&amp;rdquo; di Istana Wapres, Kamis (6/10/2022).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wOC8xNi8xLzE1MTk5OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Apalagi, kata Wapres, stunting berpotensi mendatangkan impak berlipat. Stunting ini, katanya, bukan sekadar isu kesehatan, melainkan juga problem kemanusiaan, bahkan dapat menghambat perekonomian dan masa depan pembangunan negara.

BACA JUGA:Hindari Pernikahan Dini, Turunkan Angka Stunting

Wapres pun mengatakan penyuluh agama, da&amp;rsquo;i, dan da&amp;rsquo;iyah sangat strategis juga vital dalam menurunkan stunting karena mereka hadir langsung di tengah komunitas.


&amp;ldquo;Khotbah, ceramah, dan tausiah dapat menjadi media tarbiah yang efektif untuk meneruskan pesan-pesan kebaikan kepada umat, termasuk edukasi bahaya stunting dan cara mencegahnya.&amp;rdquo;

&amp;ldquo;Saudara-saudara adalah penyampai nilai-nilai dan pesan keagamaan di masyarakat, sekaligus menjadi sumber ilmu (manbaul &amp;lsquo;ulum), pendidik (murabbi), penggerak (muharrik), dan teladan (uswatun hasanah) bagi umat,&amp;rdquo; tambahnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
