<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penembakan Day Care Thailand Tewaskan 37 Orang, Sebagian Besar Korban Anak-Anak</title><description>Pelaku membunuh istri dan anaknya sebelum bunuh diri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/07/18/2682356/penembakan-day-care-thailand-tewaskan-37-orang-sebagian-besar-korban-anak-anak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/07/18/2682356/penembakan-day-care-thailand-tewaskan-37-orang-sebagian-besar-korban-anak-anak"/><item><title>Penembakan Day Care Thailand Tewaskan 37 Orang, Sebagian Besar Korban Anak-Anak</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/07/18/2682356/penembakan-day-care-thailand-tewaskan-37-orang-sebagian-besar-korban-anak-anak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/07/18/2682356/penembakan-day-care-thailand-tewaskan-37-orang-sebagian-besar-korban-anak-anak</guid><pubDate>Jum'at 07 Oktober 2022 08:39 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/07/18/2682356/penembakan-day-care-thailand-tewaskan-37-orang-sebagian-besar-korban-anak-anak-AQD1nT9irl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Panya Kamrab, pelaku penembakan massa di day care di timur laut Thailand. (Foto: Twitter)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/07/18/2682356/penembakan-day-care-thailand-tewaskan-37-orang-sebagian-besar-korban-anak-anak-AQD1nT9irl.jpg</image><title>Panya Kamrab, pelaku penembakan massa di day care di timur laut Thailand. (Foto: Twitter)</title></images><description>BANGKOK &amp;ndash; Jumlah korban tewas dalam penembakan massal di pusat day care di timur laut Thailand telah bertambah menjadi 37 orang. Sebagian besar korban adalah anak-anak.&amp;nbsp;
BACA JUGA:&amp;nbsp;Penembakan Massal 34 Orang di Tempat Penitipan Anak Thailand, Pelaku Dilaporkan Bunuh Diri

Pelaku yang diidentifikasi sebagai  Panya Kamrab, seorang mantan polisi berusia 34 tahun, menembak dan menusuk anak-anak dan staf dewasa di day care di Provinsi Nong Bua Lamphu. Berbekal senapan, pistol, dan pisau, dia menyerbu day care sekira pukul 12:30 waktu setempat menewaskan 23 anak dan 11 orang dewasa, serta melukasi belasan lainnya.&amp;nbsp;
Kamrab kemudian melarikan diri dari lokasi kejadian kembali ke rumahnya, membunuh istri dan anaknya sebelum melakukan bunuh diri, demikian dilaporkan BBC.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Penembakan Massal di Day Care Thailand, Pelaku Terlihat Kabur dengan Toyota Pikap

Menurut keterangan polisi, Kamrab dipecat dari kesatuan pada Juni karena penggunaan narkoba. Beberapa laporan menyebutkan Kamrab dalam pengaruh obat-obatan saat melakukan aksi kejamnya.
Sejauh ini masih belum jelas motif dari serangan itu.Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha menggambarkan insiden itu sebagai &quot;peristiwa yang mengejutkan&quot;.
Penembakan massal di Thailand jarang terjadi, meskipun tingkat kepemilikan senjata relatif tinggi untuk wilayah tersebut. Senjata ilegal juga umum di negara Asia Tenggara, menurut kantor berita Reuters.
Serangan di day care itu terjadi kurang dari sebulan setelah seorang perwira militer menembak mati dua rekannya di sebuah pangkalan di Bangkok.</description><content:encoded>BANGKOK &amp;ndash; Jumlah korban tewas dalam penembakan massal di pusat day care di timur laut Thailand telah bertambah menjadi 37 orang. Sebagian besar korban adalah anak-anak.&amp;nbsp;
BACA JUGA:&amp;nbsp;Penembakan Massal 34 Orang di Tempat Penitipan Anak Thailand, Pelaku Dilaporkan Bunuh Diri

Pelaku yang diidentifikasi sebagai  Panya Kamrab, seorang mantan polisi berusia 34 tahun, menembak dan menusuk anak-anak dan staf dewasa di day care di Provinsi Nong Bua Lamphu. Berbekal senapan, pistol, dan pisau, dia menyerbu day care sekira pukul 12:30 waktu setempat menewaskan 23 anak dan 11 orang dewasa, serta melukasi belasan lainnya.&amp;nbsp;
Kamrab kemudian melarikan diri dari lokasi kejadian kembali ke rumahnya, membunuh istri dan anaknya sebelum melakukan bunuh diri, demikian dilaporkan BBC.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Penembakan Massal di Day Care Thailand, Pelaku Terlihat Kabur dengan Toyota Pikap

Menurut keterangan polisi, Kamrab dipecat dari kesatuan pada Juni karena penggunaan narkoba. Beberapa laporan menyebutkan Kamrab dalam pengaruh obat-obatan saat melakukan aksi kejamnya.
Sejauh ini masih belum jelas motif dari serangan itu.Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha menggambarkan insiden itu sebagai &quot;peristiwa yang mengejutkan&quot;.
Penembakan massal di Thailand jarang terjadi, meskipun tingkat kepemilikan senjata relatif tinggi untuk wilayah tersebut. Senjata ilegal juga umum di negara Asia Tenggara, menurut kantor berita Reuters.
Serangan di day care itu terjadi kurang dari sebulan setelah seorang perwira militer menembak mati dua rekannya di sebuah pangkalan di Bangkok.</content:encoded></item></channel></rss>
