<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Mobilisasi Militer, Presiden Ukraina Desak Warga Rusia Berjuang untuk Diri Sendiri</title><description>Pengumuman ini menyebabkan protes anti-perang yang jarang terjadi di Rusia dan eksodus besar-besaran para pria usia militer.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/08/18/2683090/soal-mobilisasi-militer-presiden-ukraina-desak-warga-rusia-berjuang-untuk-diri-sendiri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/10/08/18/2683090/soal-mobilisasi-militer-presiden-ukraina-desak-warga-rusia-berjuang-untuk-diri-sendiri"/><item><title>Soal Mobilisasi Militer, Presiden Ukraina Desak Warga Rusia Berjuang untuk Diri Sendiri</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/10/08/18/2683090/soal-mobilisasi-militer-presiden-ukraina-desak-warga-rusia-berjuang-untuk-diri-sendiri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/10/08/18/2683090/soal-mobilisasi-militer-presiden-ukraina-desak-warga-rusia-berjuang-untuk-diri-sendiri</guid><pubDate>Sabtu 08 Oktober 2022 11:16 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/10/08/18/2683090/soal-mobilisasi-militer-presiden-ukraina-desak-warga-rusia-berjuang-untuk-diri-sendiri-wCn3Jt4KzT.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky angkat bicara soal mobilisasi militer Rusia (Foto: Reuters) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/10/08/18/2683090/soal-mobilisasi-militer-presiden-ukraina-desak-warga-rusia-berjuang-untuk-diri-sendiri-wCn3Jt4KzT.jpeg</image><title>Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky angkat bicara soal mobilisasi militer Rusia (Foto: Reuters) </title></images><description>UKRAINA &amp;ndash; Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky angkat bicara terkait mobilisasi militer Rusia. Seperti diketahui, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan mobilisasi militer parsial beberapa pekan lalu. Disebut-sebut sekitar 300.000 orang akan dimobilisasi untuk dikirim ke perang Ukraina.
Pengumuman ini menyebabkan protes anti-perang yang jarang terjadi di Rusia dan eksodus besar-besaran para pria usia militer.
Zelensky pun mendesak warga Rusia untuk berjuang untuk diri mereka sendiri. Yakni untuk tubuh, hak dan jiwa mereka.
Baca juga:&amp;nbsp;Mobilisasi Militer Putin, Kremlin Bantah 700.000 Orang Tinggalkan Rusia karena Takut 'Disuruh' Perang
&quot;Anak-anak yang dimobilisasi sekarang, mereka datang tanpa apa-apa. Tanpa senjata atau baju besi. Mereka dilemparkan ke sini seperti umpan meriam. Jika mereka mau menjadi kebab - baiklah, biarkan mereka datang, tetapi jika mereka adalah manusia dan berpikir bahwa ini adalah hidup mereka, mereka harus berjuang,&amp;rdquo; terangnya, dikutip BBC.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Hindari Wamil, 2 Warga Rusia Nekat Kabur ke AS Naik Perahu Cari Suaka
&quot;Semua yang ditakuti Putin, dan itu bukan serangan nuklir, dia takut pada komunitasnya,&quot; katanya.
&amp;ldquo;Dia takut pada rakyatnya. Karena hanya orang-orang itu yang mampu menggantikannya saat ini. Singkirkan kekuatannya. Berikan pada orang lain,&amp;rdquo; lanjutnya.
Ditanya apakah Putin dapat bertahan dalam kemenangan Ukraina pada akhirnya dalam perang, dia berkata: &quot;Saya tidak peduli.&quot;

Sementara itu, terkait dengan kesiapan Ukraina melanjutkan perang, Zelensky mengatakan tentara Ukraina telah membuat kemajuan signifikan di timur dan selatan, merebut kembali kota-kota dan desa-desa bahkan di daerah-daerah yang diklaim Kremlin sekarang menjadi bagian dari Rusia. Hal ini terkait dengan pasokan senjata canggih dari negara Barat.

Zelensky mengatakan pasukan Rusia melakukan &quot;pertarungan yang cukup baik&quot;, dan Ukraina telah menerima pasokan senjata.

&quot;Saya tidak akan mengatakan kita memiliki cukup senjata sekarang dan tentara termotivasi untuk maju,&amp;rdquo; ujarnya.

Di sisi lain, kemunduran militer Rusia, yang sangat memalukan bagi Putin, telah memicu kritik yang tidak biasa terhadap militer negara itu.





</description><content:encoded>UKRAINA &amp;ndash; Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky angkat bicara terkait mobilisasi militer Rusia. Seperti diketahui, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan mobilisasi militer parsial beberapa pekan lalu. Disebut-sebut sekitar 300.000 orang akan dimobilisasi untuk dikirim ke perang Ukraina.
Pengumuman ini menyebabkan protes anti-perang yang jarang terjadi di Rusia dan eksodus besar-besaran para pria usia militer.
Zelensky pun mendesak warga Rusia untuk berjuang untuk diri mereka sendiri. Yakni untuk tubuh, hak dan jiwa mereka.
Baca juga:&amp;nbsp;Mobilisasi Militer Putin, Kremlin Bantah 700.000 Orang Tinggalkan Rusia karena Takut 'Disuruh' Perang
&quot;Anak-anak yang dimobilisasi sekarang, mereka datang tanpa apa-apa. Tanpa senjata atau baju besi. Mereka dilemparkan ke sini seperti umpan meriam. Jika mereka mau menjadi kebab - baiklah, biarkan mereka datang, tetapi jika mereka adalah manusia dan berpikir bahwa ini adalah hidup mereka, mereka harus berjuang,&amp;rdquo; terangnya, dikutip BBC.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Hindari Wamil, 2 Warga Rusia Nekat Kabur ke AS Naik Perahu Cari Suaka
&quot;Semua yang ditakuti Putin, dan itu bukan serangan nuklir, dia takut pada komunitasnya,&quot; katanya.
&amp;ldquo;Dia takut pada rakyatnya. Karena hanya orang-orang itu yang mampu menggantikannya saat ini. Singkirkan kekuatannya. Berikan pada orang lain,&amp;rdquo; lanjutnya.
Ditanya apakah Putin dapat bertahan dalam kemenangan Ukraina pada akhirnya dalam perang, dia berkata: &quot;Saya tidak peduli.&quot;

Sementara itu, terkait dengan kesiapan Ukraina melanjutkan perang, Zelensky mengatakan tentara Ukraina telah membuat kemajuan signifikan di timur dan selatan, merebut kembali kota-kota dan desa-desa bahkan di daerah-daerah yang diklaim Kremlin sekarang menjadi bagian dari Rusia. Hal ini terkait dengan pasokan senjata canggih dari negara Barat.

Zelensky mengatakan pasukan Rusia melakukan &quot;pertarungan yang cukup baik&quot;, dan Ukraina telah menerima pasokan senjata.

&quot;Saya tidak akan mengatakan kita memiliki cukup senjata sekarang dan tentara termotivasi untuk maju,&amp;rdquo; ujarnya.

Di sisi lain, kemunduran militer Rusia, yang sangat memalukan bagi Putin, telah memicu kritik yang tidak biasa terhadap militer negara itu.





</content:encoded></item></channel></rss>
